Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peran Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi dalam Mengembangkan Taman Sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Medan

View through CrossRef
Taman Sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) memiliki banyak manfaat seperti mengurangi dampak permasalahan lingkungan, memperindah lingkungan kota, dan cadangan oksigen. Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi sebagai instansi di memiliki tugas dan kewajiban dalam melakukan pengembangan taman terkait minimnya RTH di Kota Medan. Adapun permasalahan yang muncul berkaitan dengan Peran Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi dalam mengembangkan taman sebagai RTH masih kurangnya taman sebagai Ruang Terbuka Hijau. Maka dari itu, Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi berperan dalam pengembangan taman sebagai ruang terbuka hijau Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam meneliti, peneliti melakukan wawancara kepada informan dari Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi Kota Medan. Peneliti juga melakukan wawancara bersama masyarakat Kota Medan. Kemudian juga dilakukan observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan di Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi Kota Medan untuk menjawab permasalahan penelitian. Data analisis kualitatif dengan menggunakan indikator peran menurut Siagian yaitu peran sebagai stabilisator, inovator, modernisator, pelopor, dan pelaksana sendiri. Hasil temuan di lapangan penelitian menyimpulkan bahwa Peran Dinas Sumber Daya Air Bina marga Bina Konstruksi Kota Medan Dalam Pengembangan Taman Sebagai Ruang Terbuka Hijau Di Kota Medan sudah melakukan tugasnya dengan baik walaupun belum maksimal karena dibutuhkannya waktu dan lahan untuk mengembangkan dan memperluas RTH yang masih kurang, peran dinas sudah dilakukan dengan semestinya dengan melakukan perawatan taman, Pembangunan taman, pembibitan dan juga menyediakan sarana prasarana walaupun hasil yang didapat masih belum memuaskan dikarenakan beberapa taman belum dikelola dengan maksimal.
Title: Peran Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi dalam Mengembangkan Taman Sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Medan
Description:
Taman Sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) memiliki banyak manfaat seperti mengurangi dampak permasalahan lingkungan, memperindah lingkungan kota, dan cadangan oksigen.
Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi sebagai instansi di memiliki tugas dan kewajiban dalam melakukan pengembangan taman terkait minimnya RTH di Kota Medan.
Adapun permasalahan yang muncul berkaitan dengan Peran Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi dalam mengembangkan taman sebagai RTH masih kurangnya taman sebagai Ruang Terbuka Hijau.
Maka dari itu, Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi berperan dalam pengembangan taman sebagai ruang terbuka hijau Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Dalam meneliti, peneliti melakukan wawancara kepada informan dari Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi Kota Medan.
Peneliti juga melakukan wawancara bersama masyarakat Kota Medan.
Kemudian juga dilakukan observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan di Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi Kota Medan untuk menjawab permasalahan penelitian.
Data analisis kualitatif dengan menggunakan indikator peran menurut Siagian yaitu peran sebagai stabilisator, inovator, modernisator, pelopor, dan pelaksana sendiri.
Hasil temuan di lapangan penelitian menyimpulkan bahwa Peran Dinas Sumber Daya Air Bina marga Bina Konstruksi Kota Medan Dalam Pengembangan Taman Sebagai Ruang Terbuka Hijau Di Kota Medan sudah melakukan tugasnya dengan baik walaupun belum maksimal karena dibutuhkannya waktu dan lahan untuk mengembangkan dan memperluas RTH yang masih kurang, peran dinas sudah dilakukan dengan semestinya dengan melakukan perawatan taman, Pembangunan taman, pembibitan dan juga menyediakan sarana prasarana walaupun hasil yang didapat masih belum memuaskan dikarenakan beberapa taman belum dikelola dengan maksimal.

Related Results

PERSEPSI  MASYARAKAT TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PALEMBANG
PERSEPSI  MASYARAKAT TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PALEMBANG
Ruang Terbuka Hijau (RTH) dapat didefinisikan sebagai ruang terbuka, dimana merupakan tempat tumbuh tanaman, baik tanaman yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja ditanam. Ru...
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi yang ada di lapangan (eksisting) ruang terbuka hijau di Kota Langsa, melihat perubahan ruang terbuka hijau di Kota Langsa ...
EVALUASI KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU TERHADAP PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA DI KOTA KUPANG
EVALUASI KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU TERHADAP PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA DI KOTA KUPANG
Kota Kupang merupakan ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan luas wilayah sebesar 180,27 km². Letak Kota Kupang yang strategis, sebagai Ibukota Propinsi NTT menjadi daya...
IDENTIFIKASI JEJARING EKOLOGI RUANG TERBUKA HIJAU KOTA BANDUNG
IDENTIFIKASI JEJARING EKOLOGI RUANG TERBUKA HIJAU KOTA BANDUNG
Kota Bandung merupakan kota terbesar ke tiga di Indonesia. Pesatnya pembangunan menyebabkan tingginya kompetisi antara kebutuhan ruang untuk produktivitas dan ruang hijau yang memi...
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
ABSTRAKRuang terbuka hijau (RTH) merupakan area yang wajib disediakan untuk wilayah kota dan perkotaan dengan proporsi sebesar 30% dari total wilayah. Fakta di lapangan menunjukkan...
Pemanfaatan Sempadan Sungai Sebagai Ruang Terbuka Hijau
Pemanfaatan Sempadan Sungai Sebagai Ruang Terbuka Hijau
Kabupaten Garut merupakan daerah dengan kondisi alam yang mendasar, sungai yang melalui daerah tersebut salah satunya adalah Sungai Cimanuk yang mengalir melalui pusat kota dan mem...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...

Back to Top