Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara

View through CrossRef
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh seluruh warga kota. Taman kota juga merupakan bagian dari ruang terbuka hijau (RTH), yang dapat meningkatkan kualitas hidup lingkungan perkotaan dengan berbagai fungsi sebagai atraksi, fungsi estetika, fungsi ekologis, dan nilai pendidikan. Saat ini, taman kota di Kota Bogor sedang dikembangkan, salah satunya, di Kecamatan Bogor Utara. Berdasarkan intensitas taman kota, taman terbagi menjadi taman aktif dan pasif. Dengan bertambahnya jumlah pengunjung, perlu dilakukan pemeliharaan, pengelolaan,dan evaluasi untuk mencegah penurunan kualitas dan fungsi taman. Penelitian ini dilaksanakan selama enam bulan dan berlokasi di dua taman kota di Kecamatan Bogor Utara, yaitu Taman Palupuh, dan Taman Corat-Coret. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kesesuaian elemen taman terhadap tujuan pembangun Taman Palupuh, dan Taman Corat-Coret. Tahapan yang digunakan dalam penelitian adalah persiapan, inventarisasi/pengumpulan data, analisis data, sintesis,dan rekomendasi penyesuaian elemen taman dengan tujuan taman. Hasil akhir penelitian ini berupa rekomendasi yang diberikan pada masing-masing taman yang akan dijadikan acuan bagi pemerintah daerah dan pihak terkait, dalam pemeliharaan fasilitas dan vegetasi pada taman kota. Berdasarkan hasil penilaian terhadap vegetasi, Taman Palupuh memiliki skor kesesuaian 373 %, sedangkan Taman Corat-Coret memiliki skor kesesuaian 349%. Maka vegetasi pada kedua taman ini di nilai cukup sesuai. Selanjutnya, penilaian terhadap fasilitas, Taman Palupuh memiliki 12 fasilitas yang tersedia, lima diantaranya tidak berfungsi dengan baik (rusak). Taman Corat-Coret memiliki 9 fasilitas dan semua berfungsi dengan baik. Maka fasilitas yang terdapat pada kedua taman dinilai cukup sesuai, namun perlu perawatan yang intens agar semua fasilitas dapat berfungsi dan digunakan oleh pengunjung.
CABI Publishing
Title: Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Description:
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan.
Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh seluruh warga kota.
Taman kota juga merupakan bagian dari ruang terbuka hijau (RTH), yang dapat meningkatkan kualitas hidup lingkungan perkotaan dengan berbagai fungsi sebagai atraksi, fungsi estetika, fungsi ekologis, dan nilai pendidikan.
Saat ini, taman kota di Kota Bogor sedang dikembangkan, salah satunya, di Kecamatan Bogor Utara.
Berdasarkan intensitas taman kota, taman terbagi menjadi taman aktif dan pasif.
Dengan bertambahnya jumlah pengunjung, perlu dilakukan pemeliharaan, pengelolaan,dan evaluasi untuk mencegah penurunan kualitas dan fungsi taman.
Penelitian ini dilaksanakan selama enam bulan dan berlokasi di dua taman kota di Kecamatan Bogor Utara, yaitu Taman Palupuh, dan Taman Corat-Coret.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kesesuaian elemen taman terhadap tujuan pembangun Taman Palupuh, dan Taman Corat-Coret.
Tahapan yang digunakan dalam penelitian adalah persiapan, inventarisasi/pengumpulan data, analisis data, sintesis,dan rekomendasi penyesuaian elemen taman dengan tujuan taman.
Hasil akhir penelitian ini berupa rekomendasi yang diberikan pada masing-masing taman yang akan dijadikan acuan bagi pemerintah daerah dan pihak terkait, dalam pemeliharaan fasilitas dan vegetasi pada taman kota.
Berdasarkan hasil penilaian terhadap vegetasi, Taman Palupuh memiliki skor kesesuaian 373 %, sedangkan Taman Corat-Coret memiliki skor kesesuaian 349%.
Maka vegetasi pada kedua taman ini di nilai cukup sesuai.
Selanjutnya, penilaian terhadap fasilitas, Taman Palupuh memiliki 12 fasilitas yang tersedia, lima diantaranya tidak berfungsi dengan baik (rusak).
Taman Corat-Coret memiliki 9 fasilitas dan semua berfungsi dengan baik.
Maka fasilitas yang terdapat pada kedua taman dinilai cukup sesuai, namun perlu perawatan yang intens agar semua fasilitas dapat berfungsi dan digunakan oleh pengunjung.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
Sejak dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2012 lalu, Taman Krucuk yang berada di jalan Lohbener, Kesenden, Kejaksan, kota Cirebon, Jawa Barat belum kunjung sele...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
ABSTRAK Pertumbuhan penduduk di perkotaan meningkatkan kebutuhan akan lahan. Kabupaten Bogor melalui RTRW 2016-2036 mengembangkan pusat-pusat kegiatan. Kecamatan Cigudeg mempunyai...
PEMBANGUNAN HUKUM YANG BERKELANJUTAN: USAHA MENCAPAI PEMBANGUNAN NASIONAL YANG BERKELANJUTAN
PEMBANGUNAN HUKUM YANG BERKELANJUTAN: USAHA MENCAPAI PEMBANGUNAN NASIONAL YANG BERKELANJUTAN
Pembangunan merupakan usaha sadar dari masyarakat untuk mencapai kesejahteraannya adalah hal yang wajar dilakukan oleh masyarakat untuk mencapai kesejahteraannya sendiri. Sayangnya...
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
Dalam sebuah proses pembelajaran komponen yang turut menentukan keberhasilan sebuah proses adalah evaluasi. Melalui evaluasi orang akan mengetahui sampai sejauh mana penyampaian pe...
Sistem Evaluasi Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Sistem Evaluasi Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
<h1 align="center"><strong>Abstrak</strong></h1><p>Sekolah merupakan lembaga pendidikan yang memiliki data dan informasi yang harus dikelola, kabupate...
Pengawasan Taman Nasional Tesso Nilo Oleh Balai Taman Nasional Tesso Nilo Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan
Pengawasan Taman Nasional Tesso Nilo Oleh Balai Taman Nasional Tesso Nilo Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan
Penelitian ini mengkaji mengenai pengawasan taman nasional tesso nilo oleh balai taman nasional tesso nilo kecamatan ukui kabupaten pelalawan, dengan rumusan masalah tentang bagaim...

Back to Top