Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Stigma terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual

View through CrossRef
Stigma terhadap perempuan yang mengalami kekerasan seksual tidak hanya menimbulkan penderitaan fisik, namun juga berdampak negatif pada gangguan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman perempuan yang mengalami kekerasan seksual di Desa Danosari Desa Pulosari. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi tiga topik, yaitu pengalaman terkait stigma terhadap identitas perempuan korban kekerasan seksual; Gangguan psikologis akibat stigma terhadap perempuan korban kekerasan seksual dan cara mengatasi stigma dan gangguan psikologis. Peserta dianggap sebagai perempuan yang tercemar, tidak mampu menjaga harkat dan martabat perempuan dan keluarganya. Pengalaman stigma telah mempengaruhi kondisi psikologis perempuan korban kekerasan seksual, yaitu perasaan rendah diri, trauma, dan keinginan untuk bunuh diri. Dalam menangani gangguan psikologis akibat stigma dan upaya mengatasinya, para partisipan dalam penelitian ini menerapkan strategi untuk menjaga rasa positif identitas sebagai perempuan korban kekerasan seksual, antara lain: menafsirkan kembali peristiwa yang menimpa mereka dengan lebih positif, menghindari situasi yang menimbulkan stigma, dan menerima apa yang menimpa dirinya sebagai takdir Tuhan.
Title: Stigma terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual
Description:
Stigma terhadap perempuan yang mengalami kekerasan seksual tidak hanya menimbulkan penderitaan fisik, namun juga berdampak negatif pada gangguan psikologis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman perempuan yang mengalami kekerasan seksual di Desa Danosari Desa Pulosari.
Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur.
Penelitian ini berhasil mengidentifikasi tiga topik, yaitu pengalaman terkait stigma terhadap identitas perempuan korban kekerasan seksual; Gangguan psikologis akibat stigma terhadap perempuan korban kekerasan seksual dan cara mengatasi stigma dan gangguan psikologis.
Peserta dianggap sebagai perempuan yang tercemar, tidak mampu menjaga harkat dan martabat perempuan dan keluarganya.
Pengalaman stigma telah mempengaruhi kondisi psikologis perempuan korban kekerasan seksual, yaitu perasaan rendah diri, trauma, dan keinginan untuk bunuh diri.
Dalam menangani gangguan psikologis akibat stigma dan upaya mengatasinya, para partisipan dalam penelitian ini menerapkan strategi untuk menjaga rasa positif identitas sebagai perempuan korban kekerasan seksual, antara lain: menafsirkan kembali peristiwa yang menimpa mereka dengan lebih positif, menghindari situasi yang menimbulkan stigma, dan menerima apa yang menimpa dirinya sebagai takdir Tuhan.

Related Results

Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Berbagai motif kejahatan seksual berkembang dalam dua dekade ini. Berkembangnya teknologi informasi serta arus globalisasi menambah kembali deretan modus operandi baru dalam kejaha...
MENGATASI DAN MENCEGAH TINDAK KEKERASAN SEKSUAL PADA PEREMPUAN DENGAN PELATIHAN ASERTIF
MENGATASI DAN MENCEGAH TINDAK KEKERASAN SEKSUAL PADA PEREMPUAN DENGAN PELATIHAN ASERTIF
Tindak kekerasan seksual yang dialami oleh kaum perempuan di Indonesia masih menunjukan angka yang tinggi. Angka tersebut hanya segelintir dari banyaknya kasus kekerasan seksual se...
BENTUK PELINDUNGAN TERHADAP KORBAN, PENDAMPING KORBAN, DAN SAKSI KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI
BENTUK PELINDUNGAN TERHADAP KORBAN, PENDAMPING KORBAN, DAN SAKSI KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI
Kekerasan seksual banyak terjadi di dunia Pendidikan, salah satunya pada jenjang Pendidikan tinggi. Banyak korban kekerasan seksual di lingkungan pergurusan tinggi tidak berani me...
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL YANG BERBASIS MANIPULASI PSIKOLOGIS
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL YANG BERBASIS MANIPULASI PSIKOLOGIS
BSTRAKKekerasan seksual, yang dapat diartikan sebagai segala perbuatan yangmemenuhi unsur tindak pidana dan perbuatan kekerasan seksual lainnya yang mencakupberbagai jenis tindakan...
Perlindungan Perempuan Dan Anak Dalam Merehabilitasi Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual Melalui Media Online
Perlindungan Perempuan Dan Anak Dalam Merehabilitasi Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual Melalui Media Online
ABSTRACT The development of digital technology has both positive and negative impacts on society. One of the most common negative impacts is sexual violence, targeting women and ch...
Makna Tanda Kekerasan Seksual terhadap Perempuan
Makna Tanda Kekerasan Seksual terhadap Perempuan
Abstract. Cases of sexual violence in Indonesia occupy the highest position with a total of 11,236 cases recorded, in which the majority of victims are women with various statuses....

Back to Top