Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Nalar Saintifik Sebagai Konstruksi Penerjemahan Al-Qur'an

View through CrossRef
Agus Purwanto adalah seorang ilmuwan pada bidang fisika teori yang memiliki gelar D.Sc (Doctor of Science). Ia berupaya menghidupkan kembali pemahaman saintifik Al-Qur’an di tengah dominasi pendekatan teologis. Melalui karyanya “Ayat-Ayat Semesta” dan “Nalar Ayat-Ayat Semesta”, ia mengonstruksi pemahaman Al-Qur’an secara saintifik dengan fokus pada ayat-ayat kauniyah yang disusun secara tematik. Dari berbagai tema yang dibahas, ia memberikan terjemahan alternatif pada tiga ayat: QS. al-Ḥadīd ayat 25 yang berfokus pada diksi kata anzalnā dalam tema “Besi dan Evolusi Bintang”, QS. aṭ-Ṭāriq ayat 12 yang berfokus pada diksi kata aṣ-ṣadʻi dalam tema “Struktur Interior Bumi”, dan QS. an-Naml ayat 18 yang berfokus pada diksi kata an-namlah dalam tema “Sang Ratu Semut”. Terjemahan alternatif ini didasarkan pada analisis harfiah yang dikorelasikan dengan teori sains. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis data secara induktif dan deskriptif. Data primer bersumber dari buku “Nalar Ayat-Ayat Semesta” dan didukung berbagai literatur sekunder seperti buku, kitab, artikel jurnal, dan skripsi. Proses pengolahan data meliputi deskripsi, identifikasi, penyajian hasil, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya Purwanto tidak hanya mencerminkan pergeseran dari nalar teologis ke nalar saintifik dalam memahami Al-Qur'an, tetapi juga membuktikan bahwa pendekatan saintifik dapat menjadi kritik terhadap pemahaman teologis, sebagaimana terlihat dari terjemahan alternatifnya yang mengkritisi terjemahan konvensional. Kata Kunci: ayat-ayat semesta, nalar saintifik, terjemah alternatif.
Institut Agama Islam Al-Qur'an Al-Ittifaqiah Indralaya
Title: Nalar Saintifik Sebagai Konstruksi Penerjemahan Al-Qur'an
Description:
Agus Purwanto adalah seorang ilmuwan pada bidang fisika teori yang memiliki gelar D.
Sc (Doctor of Science).
Ia berupaya menghidupkan kembali pemahaman saintifik Al-Qur’an di tengah dominasi pendekatan teologis.
Melalui karyanya “Ayat-Ayat Semesta” dan “Nalar Ayat-Ayat Semesta”, ia mengonstruksi pemahaman Al-Qur’an secara saintifik dengan fokus pada ayat-ayat kauniyah yang disusun secara tematik.
Dari berbagai tema yang dibahas, ia memberikan terjemahan alternatif pada tiga ayat: QS.
al-Ḥadīd ayat 25 yang berfokus pada diksi kata anzalnā dalam tema “Besi dan Evolusi Bintang”, QS.
aṭ-Ṭāriq ayat 12 yang berfokus pada diksi kata aṣ-ṣadʻi dalam tema “Struktur Interior Bumi”, dan QS.
an-Naml ayat 18 yang berfokus pada diksi kata an-namlah dalam tema “Sang Ratu Semut”.
Terjemahan alternatif ini didasarkan pada analisis harfiah yang dikorelasikan dengan teori sains.
Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis data secara induktif dan deskriptif.
Data primer bersumber dari buku “Nalar Ayat-Ayat Semesta” dan didukung berbagai literatur sekunder seperti buku, kitab, artikel jurnal, dan skripsi.
Proses pengolahan data meliputi deskripsi, identifikasi, penyajian hasil, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya Purwanto tidak hanya mencerminkan pergeseran dari nalar teologis ke nalar saintifik dalam memahami Al-Qur'an, tetapi juga membuktikan bahwa pendekatan saintifik dapat menjadi kritik terhadap pemahaman teologis, sebagaimana terlihat dari terjemahan alternatifnya yang mengkritisi terjemahan konvensional.
Kata Kunci: ayat-ayat semesta, nalar saintifik, terjemah alternatif.

Related Results

PENERJEMAHAN IDIOMATIS PETER NEWMARK DAN MILDRED LARSON
PENERJEMAHAN IDIOMATIS PETER NEWMARK DAN MILDRED LARSON
Abstrak Bidang penerjemahan pada era globalisasi ini merupakan pengetahuan yang sangat bermanfaat untuk dikuasai. Melalui penguasaan teori penerjemahan berbagai kajian terjem...
Kajian Penerjemahan Berbasis Korpus
Kajian Penerjemahan Berbasis Korpus
Kehadiran linguistik korpus telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai penelitian yang mengkaji bahasa, tak terkecuali kajian penerjemahan. Dampak dari linguistik ko...
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
  Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
Analisis Metode Penerjemahan Subtitle Film Animasi White Snake
Analisis Metode Penerjemahan Subtitle Film Animasi White Snake
Terjemahan adalah mentransfer arti atau makna dari satu bahasa ke bahasa lain. Namun makna yang disampaikan tidak boleh melenceng agar terjemahannya dapat dipahami dan berterima. D...
Penerjemahan Drama Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya: Sebuah Kajian Penerjemahan Teatrikal
Penerjemahan Drama Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya: Sebuah Kajian Penerjemahan Teatrikal
Kajian penerjemahan terapan memberikan peluang kolaborasi antara ilmu penerjemahan dan disiplin ilmu lain. Kolaborasi kajian penerjemahan dan ilmu sastra, khususnya teaterologi, me...
STRATEGI PENERJEMAHAN PUISI-PUISI CHAIRIL ANWAR OLEH RAFFEL DALAM BUKU THE COMPLETE PROSE AND POETRY OF CHAIRIL ANWAR
STRATEGI PENERJEMAHAN PUISI-PUISI CHAIRIL ANWAR OLEH RAFFEL DALAM BUKU THE COMPLETE PROSE AND POETRY OF CHAIRIL ANWAR
This article discusses Indonesian—Poetry translation. The purpose of this article is to describe the strategies of translating poetry of Chairil Anwar by Raffel Raffel in “The Comp...
Teknik dan Ideologi Penerjemahan Pada Puisi Terjemahan ‘Huesca’ Karya Chairil Anwar
Teknik dan Ideologi Penerjemahan Pada Puisi Terjemahan ‘Huesca’ Karya Chairil Anwar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik dan ideologi  penerjemahan yang diterapkan oleh Chairil Anwar dalam menerjemahkan kata, frasa, dan klausa pada puisi teks sumb...

Back to Top