Javascript must be enabled to continue!
Teknik dan Ideologi Penerjemahan Pada Puisi Terjemahan ‘Huesca’ Karya Chairil Anwar
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik dan ideologi penerjemahan yang diterapkan oleh Chairil Anwar dalam menerjemahkan kata, frasa, dan klausa pada puisi teks sumber To Margot Heinemann karya John Cornford menjadi puisi terjemahan ‘Huesca’. Untuk itu, peneliti menempuh prosedur penelitian sebagai berikut: 1) Menetapkan sumber data, data, dan satuan terjemahan yang hendak dikaji; 2) Menetapkan masalah dan tujuan penelitian; 3) Membandingkan teks bahasa sumber dan teks terjemahan untuk mengidentifikasikan teknik penerjemahan apa saja yang diterapkan; 4) Mendeskripsikan frekuensi keseluruhan teknik penerjemahan yang ditemukan dalam puisi terjemahan; 5) Mempersentasekan orientasi keseluruhan teknik penerjemahan untuk mendapatkan ideologi penerjemahan; 6) Menarik kesimpulan penelitian dan mengajukan saran penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Chairil Anwar hanya menerapkan tujuh teknik penerjemahan yakni adaptasi, amplifikasi, kreasi diskursif, harfiah, modulasi, reduksi, dan transposisi; 2) berdasarkan pendeskripsian frekuensinya, ditemukan 42 kali penerapan ketujuh teknik penerjemahan; 3) berdasarkan orientasinya, hanya ada satu teknik penerjemahan yang berorientasi pada bahasa sumber (ideologi pengasingan) yakni teknik harfiah sedangkan keenam teknik lainnya berorientasi pada bahasa sasaran (ideologi domestikasi); 4) berdasarkan persentase frekuensi penerapan ketujuh teknik penerjemahan ditemukan bahwa tingkat penerapan ideologi pengasingan adalah 17 kali atau sebesar 40,4% sedangkan tingkat penerapan ideologi domestikasi adalah 25 kali atau sebesar 59,6%. Dengan demikian kecenderungan ideologi penerjemahan puisi Huesca adalah ideologi domestikasi. Jadi ternyata Chairil Anwar dalam menghasilkan puisi terjemahan berkualitas menerapkan teknik penerjemahan yang cukup variatif dan cenderung kepada ideologi domestikasi.
Kata kunci, ideologi pengasingan, ideologi domestikasi, bahasa sumber, puisi Huesca
Title: Teknik dan Ideologi Penerjemahan Pada Puisi Terjemahan ‘Huesca’ Karya Chairil Anwar
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik dan ideologi penerjemahan yang diterapkan oleh Chairil Anwar dalam menerjemahkan kata, frasa, dan klausa pada puisi teks sumber To Margot Heinemann karya John Cornford menjadi puisi terjemahan ‘Huesca’.
Untuk itu, peneliti menempuh prosedur penelitian sebagai berikut: 1) Menetapkan sumber data, data, dan satuan terjemahan yang hendak dikaji; 2) Menetapkan masalah dan tujuan penelitian; 3) Membandingkan teks bahasa sumber dan teks terjemahan untuk mengidentifikasikan teknik penerjemahan apa saja yang diterapkan; 4) Mendeskripsikan frekuensi keseluruhan teknik penerjemahan yang ditemukan dalam puisi terjemahan; 5) Mempersentasekan orientasi keseluruhan teknik penerjemahan untuk mendapatkan ideologi penerjemahan; 6) Menarik kesimpulan penelitian dan mengajukan saran penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Chairil Anwar hanya menerapkan tujuh teknik penerjemahan yakni adaptasi, amplifikasi, kreasi diskursif, harfiah, modulasi, reduksi, dan transposisi; 2) berdasarkan pendeskripsian frekuensinya, ditemukan 42 kali penerapan ketujuh teknik penerjemahan; 3) berdasarkan orientasinya, hanya ada satu teknik penerjemahan yang berorientasi pada bahasa sumber (ideologi pengasingan) yakni teknik harfiah sedangkan keenam teknik lainnya berorientasi pada bahasa sasaran (ideologi domestikasi); 4) berdasarkan persentase frekuensi penerapan ketujuh teknik penerjemahan ditemukan bahwa tingkat penerapan ideologi pengasingan adalah 17 kali atau sebesar 40,4% sedangkan tingkat penerapan ideologi domestikasi adalah 25 kali atau sebesar 59,6%.
Dengan demikian kecenderungan ideologi penerjemahan puisi Huesca adalah ideologi domestikasi.
Jadi ternyata Chairil Anwar dalam menghasilkan puisi terjemahan berkualitas menerapkan teknik penerjemahan yang cukup variatif dan cenderung kepada ideologi domestikasi.
Kata kunci, ideologi pengasingan, ideologi domestikasi, bahasa sumber, puisi Huesca.
Related Results
STRATEGI PENERJEMAHAN PUISI-PUISI CHAIRIL ANWAR OLEH RAFFEL DALAM BUKU THE COMPLETE PROSE AND POETRY OF CHAIRIL ANWAR
STRATEGI PENERJEMAHAN PUISI-PUISI CHAIRIL ANWAR OLEH RAFFEL DALAM BUKU THE COMPLETE PROSE AND POETRY OF CHAIRIL ANWAR
This article discusses Indonesian—Poetry translation. The purpose of this article is to describe the strategies of translating poetry of Chairil Anwar by Raffel Raffel in “The Comp...
EKSPRESI AMIR HAMZAH DAN CHAIRIL ANWAR DALAM PUISI-PUISI PERCINTAAN (The Expression of Amir Hamzah and Chairil Anwar in Romantic-Poetry)
EKSPRESI AMIR HAMZAH DAN CHAIRIL ANWAR DALAM PUISI-PUISI PERCINTAAN (The Expression of Amir Hamzah and Chairil Anwar in Romantic-Poetry)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kekasih dalam puisi Amir Hamzah “Dalam Matamu” dan puisi Chairil Anwar “Sajak Putih” serta konsep pengkhianatan kekasih dalam puisi...
PENERJEMAHAN IDIOMATIS PETER NEWMARK DAN MILDRED LARSON
PENERJEMAHAN IDIOMATIS PETER NEWMARK DAN MILDRED LARSON
Abstrak
Bidang penerjemahan pada era globalisasi ini merupakan pengetahuan yang sangat bermanfaat untuk dikuasai. Melalui penguasaan teori penerjemahan berbagai kajian terjem...
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini. Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan ...
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
Memahami puisi dan memahami prosa ada bedanya. Ini disebabkan karena bahasa yang digunakan dalam puisi berbeda dengan yang dipakai prosa. Memahami puisi mungkin sedikit lebih rumit...
Membaca Puisi
Membaca Puisi
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra. Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa Yunani poeima yang berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan, dalam bahasa I...
Kajian Penerjemahan Berbasis Korpus
Kajian Penerjemahan Berbasis Korpus
Kehadiran linguistik korpus telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai penelitian yang mengkaji bahasa, tak terkecuali kajian penerjemahan. Dampak dari linguistik ko...
Analisis Metode Penerjemahan Subtitle Film Animasi White Snake
Analisis Metode Penerjemahan Subtitle Film Animasi White Snake
Terjemahan adalah mentransfer arti atau makna dari satu bahasa ke bahasa lain. Namun makna yang disampaikan tidak boleh melenceng agar terjemahannya dapat dipahami dan berterima. D...

