Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENERJEMAHAN IDIOMATIS PETER NEWMARK DAN MILDRED LARSON

View through CrossRef
Abstrak Bidang penerjemahan pada era globalisasi ini merupakan pengetahuan yang sangat bermanfaat untuk dikuasai. Melalui penguasaan teori penerjemahan berbagai kajian terjemahan dapat dilakukan. Tulisan ini akan membicarakan dua penulis teori penerjemahan, yaitu Mildred Larson dan Peter Newmark. Kedua penulis ini membahas teori penerjemahan yang sering dirujuk pada mata kuliah penerjemahan oleh mahasiswa fakultas Sastra UKI. Dalam teorinya, ditemukan bahwa mereka menggunakan istilah yang sama, yaitu penerjemahan idiomatis. Istilah yang sama ini tidak secara serta merta dipahami mempunyai maksud yang sama, oleh karena itu perlu dikaji lebih dalam untuk mengetahui makna dari istilah tersebut. Apa yang dimaksud Larson dengan penerjemahan idiomatis dan yang dimaksud Newmark tidaklah    sama.  Tulisan ini dimaksudkan menguraikan istilah penerjemahan idiomatis oleh Newmark dan Larson dalam metode penerjemahan mereka. Menurut Larson, penerjemahan idiomatis adalah penerjemahan yang menggunakan bentuk gramatikal dan leksikal yang natural dari bahasa sasaran. Selain itu penerjemahan idiomatis merupakan penerjemahan yang harus dicapai oleh seorang penerjemah. Sementara itu, menurut Newmark penerjemahan idiomatis bukanlah   tujuan yang harus dicapai oleh seorang penerjemah karena penerjemahan ini menggunakan kata-kata sehari-hari dalam terjemahannya dan juga menggunakan idiom-idiom yang tidak ditemukan pada teks sumber.   Kata kunci: penerjemahan, teori penerjemahan, penerjemahan idiomatis, metode penerjemahan, jenis-jenis penerjemahan.   Abstract   The field of translation in this globalization era is a very useful knowledge to be mastered. By mastering the translation theory, various translation studies can be carried out. This paper will discuss two authors of translation theory, namely Mildred Larson and Peter Newmark. These two authors discuss translation theory, often referred to in translation classes, in the Faculty of Letters of UKI. Both of them use the same term, namely idiomatic translation. This same term should not be automatically understood as to have the same purpose; therefore, it is necessary to understand the meaning of the term. What Larson meant by idiomatic translation and what Newmark meant were not equally the same. This paper is intended to describe the term idiomatic translation by Newmark and Larson in their translation theory. According to Larson, idiomatic translation is a translation that uses the natural grammatical and lexical forms of the target language. Besides, idiomatic translation is a goal that a translator must achieve. Meanwhile, for Newmark, since this method uses colloquialisms and idioms that are not found in the original text, the idiomatic translation is not the translation's goal.   Keywords: translation, translation theory, idiomatic translation, translation methods, kinds of translation.
Title: PENERJEMAHAN IDIOMATIS PETER NEWMARK DAN MILDRED LARSON
Description:
Abstrak Bidang penerjemahan pada era globalisasi ini merupakan pengetahuan yang sangat bermanfaat untuk dikuasai.
Melalui penguasaan teori penerjemahan berbagai kajian terjemahan dapat dilakukan.
Tulisan ini akan membicarakan dua penulis teori penerjemahan, yaitu Mildred Larson dan Peter Newmark.
Kedua penulis ini membahas teori penerjemahan yang sering dirujuk pada mata kuliah penerjemahan oleh mahasiswa fakultas Sastra UKI.
Dalam teorinya, ditemukan bahwa mereka menggunakan istilah yang sama, yaitu penerjemahan idiomatis.
Istilah yang sama ini tidak secara serta merta dipahami mempunyai maksud yang sama, oleh karena itu perlu dikaji lebih dalam untuk mengetahui makna dari istilah tersebut.
Apa yang dimaksud Larson dengan penerjemahan idiomatis dan yang dimaksud Newmark tidaklah    sama.
 Tulisan ini dimaksudkan menguraikan istilah penerjemahan idiomatis oleh Newmark dan Larson dalam metode penerjemahan mereka.
Menurut Larson, penerjemahan idiomatis adalah penerjemahan yang menggunakan bentuk gramatikal dan leksikal yang natural dari bahasa sasaran.
Selain itu penerjemahan idiomatis merupakan penerjemahan yang harus dicapai oleh seorang penerjemah.
Sementara itu, menurut Newmark penerjemahan idiomatis bukanlah   tujuan yang harus dicapai oleh seorang penerjemah karena penerjemahan ini menggunakan kata-kata sehari-hari dalam terjemahannya dan juga menggunakan idiom-idiom yang tidak ditemukan pada teks sumber.
  Kata kunci: penerjemahan, teori penerjemahan, penerjemahan idiomatis, metode penerjemahan, jenis-jenis penerjemahan.
  Abstract   The field of translation in this globalization era is a very useful knowledge to be mastered.
By mastering the translation theory, various translation studies can be carried out.
This paper will discuss two authors of translation theory, namely Mildred Larson and Peter Newmark.
These two authors discuss translation theory, often referred to in translation classes, in the Faculty of Letters of UKI.
Both of them use the same term, namely idiomatic translation.
This same term should not be automatically understood as to have the same purpose; therefore, it is necessary to understand the meaning of the term.
What Larson meant by idiomatic translation and what Newmark meant were not equally the same.
This paper is intended to describe the term idiomatic translation by Newmark and Larson in their translation theory.
According to Larson, idiomatic translation is a translation that uses the natural grammatical and lexical forms of the target language.
Besides, idiomatic translation is a goal that a translator must achieve.
Meanwhile, for Newmark, since this method uses colloquialisms and idioms that are not found in the original text, the idiomatic translation is not the translation's goal.
  Keywords: translation, translation theory, idiomatic translation, translation methods, kinds of translation.

Related Results

Analisis Metode Penerjemahan Subtitle Film Animasi White Snake
Analisis Metode Penerjemahan Subtitle Film Animasi White Snake
Terjemahan adalah mentransfer arti atau makna dari satu bahasa ke bahasa lain. Namun makna yang disampaikan tidak boleh melenceng agar terjemahannya dapat dipahami dan berterima. D...
Kajian Penerjemahan Berbasis Korpus
Kajian Penerjemahan Berbasis Korpus
Kehadiran linguistik korpus telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai penelitian yang mengkaji bahasa, tak terkecuali kajian penerjemahan. Dampak dari linguistik ko...
STRATEGI PENERJEMAHAN PUISI-PUISI CHAIRIL ANWAR OLEH RAFFEL DALAM BUKU THE COMPLETE PROSE AND POETRY OF CHAIRIL ANWAR
STRATEGI PENERJEMAHAN PUISI-PUISI CHAIRIL ANWAR OLEH RAFFEL DALAM BUKU THE COMPLETE PROSE AND POETRY OF CHAIRIL ANWAR
This article discusses Indonesian—Poetry translation. The purpose of this article is to describe the strategies of translating poetry of Chairil Anwar by Raffel Raffel in “The Comp...
Penerjemahan Drama Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya: Sebuah Kajian Penerjemahan Teatrikal
Penerjemahan Drama Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya: Sebuah Kajian Penerjemahan Teatrikal
Kajian penerjemahan terapan memberikan peluang kolaborasi antara ilmu penerjemahan dan disiplin ilmu lain. Kolaborasi kajian penerjemahan dan ilmu sastra, khususnya teaterologi, me...
Teknik dan Ideologi Penerjemahan Pada Puisi Terjemahan ‘Huesca’ Karya Chairil Anwar
Teknik dan Ideologi Penerjemahan Pada Puisi Terjemahan ‘Huesca’ Karya Chairil Anwar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik dan ideologi  penerjemahan yang diterapkan oleh Chairil Anwar dalam menerjemahkan kata, frasa, dan klausa pada puisi teks sumb...
HUBUNGAN KOMPETENSI PENERJEMAH DAN KUALITAS TERJEMAHAN
HUBUNGAN KOMPETENSI PENERJEMAH DAN KUALITAS TERJEMAHAN
Abstrak Kompetensi penerjemahan merupakan pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki penerjemah untuk menghasilkan terjemahan dengan kualitas yang baik. Kompetensi penerjemahan ...
Teknik Penerjemahan dalam Antologi Puisi Kidung Saka Bandungan
Teknik Penerjemahan dalam Antologi Puisi Kidung Saka Bandungan
Penerjemahan puisi relatif lebih sulit dibandingkan penerjemahan karya sastra yang lain, karena penerjemah dituntut untuk dapat menyampaikan pesan tanpa mengurangi nilai estetika d...
Teori-teori Kontemporer dalam Penerjemahan
Teori-teori Kontemporer dalam Penerjemahan
Penerjemahan sebagai salah satu bidang kajian yang menarik bagi pengajaran Bahasa serta sebagai sarana media komunikasi, penguasaan teori penerjemahan sebagai dasar pembelajaran pe...

Back to Top