Javascript must be enabled to continue!
Penerjemahan Drama Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya: Sebuah Kajian Penerjemahan Teatrikal
View through CrossRef
Kajian penerjemahan terapan memberikan peluang kolaborasi antara ilmu penerjemahan dan disiplin ilmu lain. Kolaborasi kajian penerjemahan dan ilmu sastra, khususnya teaterologi, menghasilkan ilmu penerjemahan teatrikal yang menjadi salah satu cabang ilmu penerjemahan terapan. Tulisan ini berusaha mengkaji penerjemahan teatrikal sebuah karya drama Bila Malam Bertambah Malam (BMBM) karya Putu Wijaya yang diterjemahkan oleh Aslam Kussatyo ke dalam bahasa Jawa. Naskah drama Galur yang merupakan terjemahan teatrikal drama BMBM dijadikan sebagai objek kajian. Dengan menggunakan pendekatan strategi penerjemahan teatrikal yang diperkenalkan oleh Susan Bassnet (1991) yang mencakupi penciutan (cut), penambahan (adding), penambahan dengan modifikasi (adding with modification), penulis berupaya mengungkap strategi penerjemahan drama BMBM. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerjemahan tahap pertama menggunakan strategi baru penerjemahan drama (belum diungkapkan oleh Bassnet) yakni penciutan dengan modifikasi yang terlacak dalam analisis dimensi akulturasi, teks gestik, playtext, dan ketertuturan (speakability). Sedangkan pada penerjemahan tahap kedua, penerjemah (sutradara dan kru pentas) menerapkan strategi penambahan dengan modifikasi pada dimensi keterpentasan (performability) dan subteks.
Kata kunci: penerjemahan teatrikal, strategi, penghilangan, penambahan
Title: Penerjemahan Drama Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya: Sebuah Kajian Penerjemahan Teatrikal
Description:
Kajian penerjemahan terapan memberikan peluang kolaborasi antara ilmu penerjemahan dan disiplin ilmu lain.
Kolaborasi kajian penerjemahan dan ilmu sastra, khususnya teaterologi, menghasilkan ilmu penerjemahan teatrikal yang menjadi salah satu cabang ilmu penerjemahan terapan.
Tulisan ini berusaha mengkaji penerjemahan teatrikal sebuah karya drama Bila Malam Bertambah Malam (BMBM) karya Putu Wijaya yang diterjemahkan oleh Aslam Kussatyo ke dalam bahasa Jawa.
Naskah drama Galur yang merupakan terjemahan teatrikal drama BMBM dijadikan sebagai objek kajian.
Dengan menggunakan pendekatan strategi penerjemahan teatrikal yang diperkenalkan oleh Susan Bassnet (1991) yang mencakupi penciutan (cut), penambahan (adding), penambahan dengan modifikasi (adding with modification), penulis berupaya mengungkap strategi penerjemahan drama BMBM.
Hasil kajian menunjukkan bahwa penerjemahan tahap pertama menggunakan strategi baru penerjemahan drama (belum diungkapkan oleh Bassnet) yakni penciutan dengan modifikasi yang terlacak dalam analisis dimensi akulturasi, teks gestik, playtext, dan ketertuturan (speakability).
Sedangkan pada penerjemahan tahap kedua, penerjemah (sutradara dan kru pentas) menerapkan strategi penambahan dengan modifikasi pada dimensi keterpentasan (performability) dan subteks.
Kata kunci: penerjemahan teatrikal, strategi, penghilangan, penambahan.
Related Results
TINJAUAN INTRINSIK DRAMA BILA MALAM BERTAMBAH MALAM DAN EDAN KARYA PUTU WIJAYA (INTRINSIC REVIEW OF BILA MALAM BERTAMBAH MALAM AND EDAN DRAMA BY PUTU WIJAYA)
TINJAUAN INTRINSIK DRAMA BILA MALAM BERTAMBAH MALAM DAN EDAN KARYA PUTU WIJAYA (INTRINSIC REVIEW OF BILA MALAM BERTAMBAH MALAM AND EDAN DRAMA BY PUTU WIJAYA)
Tinjauan Intrinsik Drama Bila Malam Bertambah Malam dan Edan karya Putu Wijaya.Penelitian ini dilakukan untuk meneliti pembaharuan yang dilakukan Putu Wijaya dalam menulislakon dra...
Kajian Penerjemahan Berbasis Korpus
Kajian Penerjemahan Berbasis Korpus
Kehadiran linguistik korpus telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai penelitian yang mengkaji bahasa, tak terkecuali kajian penerjemahan. Dampak dari linguistik ko...
PENERJEMAHAN IDIOMATIS PETER NEWMARK DAN MILDRED LARSON
PENERJEMAHAN IDIOMATIS PETER NEWMARK DAN MILDRED LARSON
Abstrak
Bidang penerjemahan pada era globalisasi ini merupakan pengetahuan yang sangat bermanfaat untuk dikuasai. Melalui penguasaan teori penerjemahan berbagai kajian terjem...
Analisis Metode Penerjemahan Subtitle Film Animasi White Snake
Analisis Metode Penerjemahan Subtitle Film Animasi White Snake
Terjemahan adalah mentransfer arti atau makna dari satu bahasa ke bahasa lain. Namun makna yang disampaikan tidak boleh melenceng agar terjemahannya dapat dipahami dan berterima. D...
Gaun Malam Futuristik
Gaun Malam Futuristik
Gaun malam adalah busana pesta malam yang mewah sepanjang mata kaki atau hampir menyentuh lantai dengan menggunakan bahan-bahan yang istimewa. Bahan dalam pembuatan gaun malam teru...
STRATEGI PENERJEMAHAN PUISI-PUISI CHAIRIL ANWAR OLEH RAFFEL DALAM BUKU THE COMPLETE PROSE AND POETRY OF CHAIRIL ANWAR
STRATEGI PENERJEMAHAN PUISI-PUISI CHAIRIL ANWAR OLEH RAFFEL DALAM BUKU THE COMPLETE PROSE AND POETRY OF CHAIRIL ANWAR
This article discusses Indonesian—Poetry translation. The purpose of this article is to describe the strategies of translating poetry of Chairil Anwar by Raffel Raffel in “The Comp...
Perihal yang Perlu Ditingkatkan pada Pasar Malam di Denpasar, Studi Kasus: Pasar Malam Kreneng
Perihal yang Perlu Ditingkatkan pada Pasar Malam di Denpasar, Studi Kasus: Pasar Malam Kreneng
Pasar malam merupakan sebuah tempat berekreasi dan melakukan transaksi jual-beli bagi masyarakat. Para pengunjung pasar malam memiliki rentang keberagaman yang sangat luas (gender,...
Teknik dan Ideologi Penerjemahan Pada Puisi Terjemahan ‘Huesca’ Karya Chairil Anwar
Teknik dan Ideologi Penerjemahan Pada Puisi Terjemahan ‘Huesca’ Karya Chairil Anwar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik dan ideologi penerjemahan yang diterapkan oleh Chairil Anwar dalam menerjemahkan kata, frasa, dan klausa pada puisi teks sumb...

