Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Teknik Penerjemahan dalam Antologi Puisi Kidung Saka Bandungan

View through CrossRef
Penerjemahan puisi relatif lebih sulit dibandingkan penerjemahan karya sastra yang lain, karena penerjemah dituntut untuk dapat menyampaikan pesan tanpa mengurangi nilai estetika dari sebuah puisi. Untuk itu, penerjemah seharusnya sangat menguasai bahasa sumber dan bahasa sasaran. Selain itu, penerjemah juga dituntut untuk menggunakan berbagai teknik dalam penerjemahan. Oleh karena itu, penelitian ini berisi analisis mengenai teknik penerjemahan antologi puisi Kidung Saka Bandungan. Tujuan penelitian ini adalah (1) memberikan gambaran dan penjelasan mengenai penerjemahan puisi, khususnya puisi berbahasa Jawa yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, dan (2) memberikan referensi kepada praktisi di bidang penerjemahan untuk mengatasi masalah dalam menerjemahkan puisi, terutama mengenai teknik menerjemahkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerjemah menggunakan berbagai teknik dalam menerjemahkan, yaitu penambahan, pengurangan, pergeseran bentuk, pergeseran makna,  padanan budaya, dan pemungutan. Kata kunci: puisi, penerjemahan, teknik penerjemahan.
Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia
Title: Teknik Penerjemahan dalam Antologi Puisi Kidung Saka Bandungan
Description:
Penerjemahan puisi relatif lebih sulit dibandingkan penerjemahan karya sastra yang lain, karena penerjemah dituntut untuk dapat menyampaikan pesan tanpa mengurangi nilai estetika dari sebuah puisi.
Untuk itu, penerjemah seharusnya sangat menguasai bahasa sumber dan bahasa sasaran.
Selain itu, penerjemah juga dituntut untuk menggunakan berbagai teknik dalam penerjemahan.
Oleh karena itu, penelitian ini berisi analisis mengenai teknik penerjemahan antologi puisi Kidung Saka Bandungan.
Tujuan penelitian ini adalah (1) memberikan gambaran dan penjelasan mengenai penerjemahan puisi, khususnya puisi berbahasa Jawa yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, dan (2) memberikan referensi kepada praktisi di bidang penerjemahan untuk mengatasi masalah dalam menerjemahkan puisi, terutama mengenai teknik menerjemahkan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif.
Hasil analisis menunjukkan bahwa penerjemah menggunakan berbagai teknik dalam menerjemahkan, yaitu penambahan, pengurangan, pergeseran bentuk, pergeseran makna,  padanan budaya, dan pemungutan.
Kata kunci: puisi, penerjemahan, teknik penerjemahan.

Related Results

PENERJEMAHAN IDIOMATIS PETER NEWMARK DAN MILDRED LARSON
PENERJEMAHAN IDIOMATIS PETER NEWMARK DAN MILDRED LARSON
Abstrak Bidang penerjemahan pada era globalisasi ini merupakan pengetahuan yang sangat bermanfaat untuk dikuasai. Melalui penguasaan teori penerjemahan berbagai kajian terjem...
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
Memahami puisi dan memahami prosa ada bedanya. Ini disebabkan karena bahasa yang digunakan dalam puisi berbeda dengan yang dipakai prosa. Memahami puisi mungkin sedikit lebih rumit...
Kajian Penerjemahan Berbasis Korpus
Kajian Penerjemahan Berbasis Korpus
Kehadiran linguistik korpus telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai penelitian yang mengkaji bahasa, tak terkecuali kajian penerjemahan. Dampak dari linguistik ko...
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini. Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan ...
Membaca Puisi
Membaca Puisi
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra. Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa Yunani poeima yang berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan, dalam bahasa I...
Analisis Metode Penerjemahan Subtitle Film Animasi White Snake
Analisis Metode Penerjemahan Subtitle Film Animasi White Snake
Terjemahan adalah mentransfer arti atau makna dari satu bahasa ke bahasa lain. Namun makna yang disampaikan tidak boleh melenceng agar terjemahannya dapat dipahami dan berterima. D...

Back to Top