Javascript must be enabled to continue!
Perlindungan Hukum Bagi Pembeli Dalam Perjanjian Jual Beli Rumah Bersubsidi Terkait Kualitas Rumah Layak Huni
View through CrossRef
AbstractHouse is a basic need for a society, on the basic of justice the goverment makes a program is called “subsidized housing” that is implemented to low-income society despite the programs have a lots of problem seems like violation of legal norms on the customer of subsidized housing sale and purchase agreements and still important protect the consument from a lots of risk (home quality) with the good regulation of law. The most important thing to do for customer is analyze the good and suitable laws and regulations for the problem (worst home quality) of law and the fact that the developer is breach of contract. Another disadvantage evidence found are the consumer has a minim option product to buy and little information was obtained. When the breach of contract becomes a reality, consumers still have justice and legal protection.Keywords: Subsidized House; Legal Protection; Breach of Contract; Agreement; Violation of Legal Norms.
AbstrakRumah adalah kebutuhan pokok bagi masyarakat, atas dasar keadilan pemerintah mengadakan program rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Namun masih ada pelanggaran pada program tersebut seperti pelanggaran norma hukum pada pembeli serta dibutuhkannya perlindungan hukum bagi pembeli dalam perjanjian jual beli rumah yang bersubsidi pada perjanjian jual beli rumah bersubsidi terkait kualitas rumah layak huni. Untuk menganalisis pelanggaran norma hukum dan bentuk perlindungan hukum pada pembeli terkait perjanjian jual beli rumah bersubsidi terkait kualitas rumah layak huni perlunya menganalisis peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk menjadi acuan penyelesaian permasalahan ini. Hasil yang ditemukan adalah developer melakukan wansprestasi. Fakta lain lemahnya posisi pembeli akan opsi produk pembelian dan kurangnya informasi yang diberikan oleh pihak terkait dalam penjualan. Bicara soal wanprestasi yang terjadi pada jual beli rumah bersubsidi terdalat beberapa bentuk perlindungan hukum yang dapat diberikan untuk pembeli rumah bersubsidi.Kata Kunci: Rumah Bersubdsidi; Perlindungan Hukum; Wanprestasi; Perjanjian; Pelanggaran Norma Hukum.
Title: Perlindungan Hukum Bagi Pembeli Dalam Perjanjian Jual Beli Rumah Bersubsidi Terkait Kualitas Rumah Layak Huni
Description:
AbstractHouse is a basic need for a society, on the basic of justice the goverment makes a program is called “subsidized housing” that is implemented to low-income society despite the programs have a lots of problem seems like violation of legal norms on the customer of subsidized housing sale and purchase agreements and still important protect the consument from a lots of risk (home quality) with the good regulation of law.
The most important thing to do for customer is analyze the good and suitable laws and regulations for the problem (worst home quality) of law and the fact that the developer is breach of contract.
Another disadvantage evidence found are the consumer has a minim option product to buy and little information was obtained.
When the breach of contract becomes a reality, consumers still have justice and legal protection.
Keywords: Subsidized House; Legal Protection; Breach of Contract; Agreement; Violation of Legal Norms.
AbstrakRumah adalah kebutuhan pokok bagi masyarakat, atas dasar keadilan pemerintah mengadakan program rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Namun masih ada pelanggaran pada program tersebut seperti pelanggaran norma hukum pada pembeli serta dibutuhkannya perlindungan hukum bagi pembeli dalam perjanjian jual beli rumah yang bersubsidi pada perjanjian jual beli rumah bersubsidi terkait kualitas rumah layak huni.
Untuk menganalisis pelanggaran norma hukum dan bentuk perlindungan hukum pada pembeli terkait perjanjian jual beli rumah bersubsidi terkait kualitas rumah layak huni perlunya menganalisis peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk menjadi acuan penyelesaian permasalahan ini.
Hasil yang ditemukan adalah developer melakukan wansprestasi.
Fakta lain lemahnya posisi pembeli akan opsi produk pembelian dan kurangnya informasi yang diberikan oleh pihak terkait dalam penjualan.
Bicara soal wanprestasi yang terjadi pada jual beli rumah bersubsidi terdalat beberapa bentuk perlindungan hukum yang dapat diberikan untuk pembeli rumah bersubsidi.
Kata Kunci: Rumah Bersubdsidi; Perlindungan Hukum; Wanprestasi; Perjanjian; Pelanggaran Norma Hukum.
Related Results
PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI HAK ATAS TANAH
PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI HAK ATAS TANAH
Perjanjian Pengikatan Jual Beli merupakan perjanjian yang lahir dari adanya sifat terbuka yang ada pada KUHPerdata Buku III. Sifat terbuka disini memberikan kebebasan yang seluaslu...
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMBELI YANG BERITIKAD BAIK DALAM PERJANJIAN JUAL BELI TANAH DI BAWAH TANGAN
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMBELI YANG BERITIKAD BAIK DALAM PERJANJIAN JUAL BELI TANAH DI BAWAH TANGAN
Perlindungan hukum bagi pembeli yang beritikad baik yang telah membeli tanah dari pihak penjual yang menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku jual beli hak atas tanah hany...
Realiasi Hukum Perjanjian Dalam Dinamika Hukum Di Indonesia
Realiasi Hukum Perjanjian Dalam Dinamika Hukum Di Indonesia
Perjanjian merupakan kebutuhan masyarakat dalam upaya meningkatkan kebutuhan di bidang ekonomi. Perjanjian termasuk salah satu hal yang sangat penting bagi masyarakat untuk melakuk...
Perlindungan Hukum Akibat Pembatalan Akta Pengikatan Jual Beli Tanah di Hadapan Notaris di Purworejo
Perlindungan Hukum Akibat Pembatalan Akta Pengikatan Jual Beli Tanah di Hadapan Notaris di Purworejo
Perjanjian pengikatan jual beli tanah dalam prakteknya sering dibuat dalam bentuk akta otentik yang dibuat dihadapan Notaris, sehingga Akta Pengikatan Jual Beli merupakan akta oten...
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERLINDUNGAN KONSUMEN PADA TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERLINDUNGAN KONSUMEN PADA TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE
Abstract:This paper purpose to find out how the consumer protection of online transactions according to positive law and review of Islamic law about consumer protection in online t...
TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TERHADAP JUAL BELI LIMBAH EMAS DI DESA KARANGANYAR KECAMATAN KANDANGHAUR KABUPATEN INDRAMAYU
TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TERHADAP JUAL BELI LIMBAH EMAS DI DESA KARANGANYAR KECAMATAN KANDANGHAUR KABUPATEN INDRAMAYU
Abstract. One of the buying and selling practices is the buying and selling of gold waste. Unlike the sale and purchase of gold in general, the sale and purchase of gold waste is t...
Peran Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Dalam Membuat Akta Jual Beli Tanah Menggunakan Cek/Bilyet Giro Sebagai Alat Pembayaran
Peran Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Dalam Membuat Akta Jual Beli Tanah Menggunakan Cek/Bilyet Giro Sebagai Alat Pembayaran
ABSTRAK Penelitian tentang “Peran Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Dalam Membuat Akta Jual Beli Tanah Menggunakan Cek/Bilyet Giro Sebagai Alat Pembayaran” bertujuan untuk menganal...
Konsep Khiyar ‘Aib dan Relevansinya dengan Garansi
Konsep Khiyar ‘Aib dan Relevansinya dengan Garansi
Salah satu dari syarat sahnya melakukan akad jual beli yaitu adanya saling ridha keduanya (penjual dan pembeli), tidak sah bagi suatu jual beli apabila salah satu dari keduanya ada...

