Javascript must be enabled to continue!
Analisis Yuridis Tindak Pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga yang Mengakibatkan Kematian
View through CrossRef
ABSTRACT- The family is the smallest social unit in society that plays a very large role and influences the social development and personality development of each family member. Tension and conflict between husband and wife as well as parents and children is a natural thing in a family or household, but it becomes unnatural to resolve the conflict using violence. Such behavior can be said in acts of domestic violence (KDRT). Indonesia actually already has regulations governing this matter in Law Number 23 of 2004. Crimes of domestic violence generally occur frequently in Indonesia due to low legal awareness. This case appears in all walks of life. This is due to economic factors and infidelity factors that cause harm to the victim. The number of Crimes of Domestic Violence that occurred in the Republic of Indonesia has increased, especially now that there are more and more victims of Domestic Violence. Thesis writing uses normative juridical research methods and qualitative normative analysis methods. The approach method used in this research is normative juridical. The specification of the research used is analytical descriptive. The research stage uses library research, namely data collection techniques obtained using library media with primary and secondary legal materials. The results of this study indicate that the application of Article 44 paragraph (3) of the Law on the Elimination of Domestic Violence in the judge's decision in case Number.722/Pid.Sus/2021/Pn Bdg is not in accordance with the applicable laws and regulations and in imposing a criminal verdict the judge has not given considerations in accordance with the facts revealed in court both material and formal criminal considerations so that the defendant is not subject to maximum criminal sanctions.
ABSTRAK-Keluarga adalah unit sosial terkecil dalam masyarakat yang berperan dan berpengaruh sangat besar terhadap perkembangan sosial dan perkembangan kepribadian setiap anggota keluarga. Ketegangan maupun konflik antara suami dan istri maupun orang tua dengan anak merupakan hal yang wajar dalam sebuah keluarga atau rumah tangga, akan tetapi hal tersebut menjadi tidak wajar apabila menyelesaikan konfliknya menggunakan kekerasan. Perilaku seperti itu dapat dikatakan pada tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Indonesiapun sebetulnya telah memiliki regulasi yang mengatur mengenai hal tersebut dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004. Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga umumnya sering terjadi di Negara Indonesia disebabkan kesadaran hukumnya rendah. Kasus ini muncul pada semua kalangan masyarakat. Hal ini diakibatkan faktor ekonomi dan faktor perselingkuhan yang menimbulkan kerugian bagi korban. Jumlah Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang terjadi di Negara Republik Indonesia mengalami peningkatan, apalagi sekarang semakin beragam korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Penulisan skripsi menggunakan metode penelitian yurudis normatif dan metode analisis normatif kualitatif. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Tahap penelitian menggunakan studi kepustakaan yaitu teknik pengumpulan data yang diperoleh menggunakan media kepustakaan dengan bahan hukum primer dan sekunder. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Pasal 44 ayat (3) Undang Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dalam putusan hakim dalam perkara Nomor.722/Pid.Sus/2021/Pn Bdg belum sesuai dengan perundang - undangan yang berlaku dan dalam menjatuhkan vonis pidana hakim belum memberikan pertimbangan-pertimbangan sesuai dengan fakta yang terungkap di persidangan baik itu pertimbangan dari segi pidana materil maupun formil sehingga terdakwa tidak dijatuhi sanksi pidana maksimal.
Title: Analisis Yuridis Tindak Pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga yang Mengakibatkan Kematian
Description:
ABSTRACT- The family is the smallest social unit in society that plays a very large role and influences the social development and personality development of each family member.
Tension and conflict between husband and wife as well as parents and children is a natural thing in a family or household, but it becomes unnatural to resolve the conflict using violence.
Such behavior can be said in acts of domestic violence (KDRT).
Indonesia actually already has regulations governing this matter in Law Number 23 of 2004.
Crimes of domestic violence generally occur frequently in Indonesia due to low legal awareness.
This case appears in all walks of life.
This is due to economic factors and infidelity factors that cause harm to the victim.
The number of Crimes of Domestic Violence that occurred in the Republic of Indonesia has increased, especially now that there are more and more victims of Domestic Violence.
Thesis writing uses normative juridical research methods and qualitative normative analysis methods.
The approach method used in this research is normative juridical.
The specification of the research used is analytical descriptive.
The research stage uses library research, namely data collection techniques obtained using library media with primary and secondary legal materials.
The results of this study indicate that the application of Article 44 paragraph (3) of the Law on the Elimination of Domestic Violence in the judge's decision in case Number.
722/Pid.
Sus/2021/Pn Bdg is not in accordance with the applicable laws and regulations and in imposing a criminal verdict the judge has not given considerations in accordance with the facts revealed in court both material and formal criminal considerations so that the defendant is not subject to maximum criminal sanctions.
ABSTRAK-Keluarga adalah unit sosial terkecil dalam masyarakat yang berperan dan berpengaruh sangat besar terhadap perkembangan sosial dan perkembangan kepribadian setiap anggota keluarga.
Ketegangan maupun konflik antara suami dan istri maupun orang tua dengan anak merupakan hal yang wajar dalam sebuah keluarga atau rumah tangga, akan tetapi hal tersebut menjadi tidak wajar apabila menyelesaikan konfliknya menggunakan kekerasan.
Perilaku seperti itu dapat dikatakan pada tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Indonesiapun sebetulnya telah memiliki regulasi yang mengatur mengenai hal tersebut dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004.
Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga umumnya sering terjadi di Negara Indonesia disebabkan kesadaran hukumnya rendah.
Kasus ini muncul pada semua kalangan masyarakat.
Hal ini diakibatkan faktor ekonomi dan faktor perselingkuhan yang menimbulkan kerugian bagi korban.
Jumlah Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang terjadi di Negara Republik Indonesia mengalami peningkatan, apalagi sekarang semakin beragam korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
Penulisan skripsi menggunakan metode penelitian yurudis normatif dan metode analisis normatif kualitatif.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif.
Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis.
Tahap penelitian menggunakan studi kepustakaan yaitu teknik pengumpulan data yang diperoleh menggunakan media kepustakaan dengan bahan hukum primer dan sekunder.
Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Pasal 44 ayat (3) Undang Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dalam putusan hakim dalam perkara Nomor.
722/Pid.
Sus/2021/Pn Bdg belum sesuai dengan perundang - undangan yang berlaku dan dalam menjatuhkan vonis pidana hakim belum memberikan pertimbangan-pertimbangan sesuai dengan fakta yang terungkap di persidangan baik itu pertimbangan dari segi pidana materil maupun formil sehingga terdakwa tidak dijatuhi sanksi pidana maksimal.
Related Results
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Aprina Cempaka Sari TINDAK PIDANA KEKERASAN FISIK DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI SEMARANG NOMOR 594/PID.SUS/2018/PN SMG
Aprina Cempaka Sari TINDAK PIDANA KEKERASAN FISIK DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI SEMARANG NOMOR 594/PID.SUS/2018/PN SMG
Kekerasan dalam rumah tangga dapat artikan sebagai bentuk penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan (fisik, psikis, emosional, seksual, penelantaran) yang dilakuan untuk mengenda...
Efektifitas Penyelesaian Perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga Melalui Restorative Justice (Studi Di Polres Lombok Tengah )
Efektifitas Penyelesaian Perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga Melalui Restorative Justice (Studi Di Polres Lombok Tengah )
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep dan Penerapan Restorative Justice Dalam penanganan perkara tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah tangga dalam sistem peradi...
KETURUTSERTAAN DALAM TINDAK PIDANA
KETURUTSERTAAN DALAM TINDAK PIDANA
Tindak pidana yang dalam Bahasa Belanda disebut strafbaar feit, terdiri atas tiga suku kata, yaitu straf yang diartikan sebagai pidana dan hukum, baar diartikan sebagai dapat dan b...
Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga Ditinjau UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT)
Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga Ditinjau UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT)
Kekerasan yang terjadi lebih dominan kepada kekerasan dalam bentuk fisik. Faktor penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga adalah masalah keuangan dan salah paham. Kemudian ...
Pertimbangan vonis hakim terhadap tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga perspektif hukum pidana lslam
Pertimbangan vonis hakim terhadap tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga perspektif hukum pidana lslam
Domestic violence is a violation of human rights and a form of discrimination that must be eradicated. In Islam, such acts are forbidden. If this violence repeatedly occurs, it can...
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)
<p><em>Mayarakat umum khususnya wanita secara keseluruhan masih belum memahami apa saja yang tergolong kedalam tindakan kekerasan dalam rumah tangga, sehingga sampai pa...

