Javascript must be enabled to continue!
Optimalisasi Kuat Tekan Bata Merah dengan Penambahan Fly Ash dan Abu Sekam Padi
View through CrossRef
Bata merah merupakan jenis batu bata yang umum digunakan di Indonesia untuk pembuatan rumah, pagar. Kelebihan dari bata merah adalah tahan cuaca dan tahan asam, polusi dan api. Sementara dari segi kuat tekan, bata merah cenderung memiliki kuat tekan yang rendah daripada bata ringan. Oleh karena itu, perlu adanya inovasi baru untuk mengembangkan bata merah yang lebih kuat tekan. Metode yang digunakan pada penelitian adalah metode eksperimental, dengan pembuatan benda uji berbentuk balok dengan ukuran 23×11,5×5 atau seperti bentuk bata merah konvensional dengan variasi yang dilakukan prosentase penambahan fly ash dan abu sekam padi yaitu 4%, 8%, 12% dan 18% dari berat bahan utama yaitu tanah. Pada setiap prosentase terdapat 5 benda uji, sehingga terdapat 20 sampel yang diuji. Dari komposisi campuran bata merah diatas, menghasilkan nilai kuat tekan tertinggi pada campuran fly ash kadar 16% sebesar 18,90 kg/cm² sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kuat tekan yang akan digunakan untuk pasangan dinding pada bangunan rumah, gedung, pagar saluran dan pondasi
Universitas Muhammadiyah Malang
Title: Optimalisasi Kuat Tekan Bata Merah dengan Penambahan Fly Ash dan Abu Sekam Padi
Description:
Bata merah merupakan jenis batu bata yang umum digunakan di Indonesia untuk pembuatan rumah, pagar.
Kelebihan dari bata merah adalah tahan cuaca dan tahan asam, polusi dan api.
Sementara dari segi kuat tekan, bata merah cenderung memiliki kuat tekan yang rendah daripada bata ringan.
Oleh karena itu, perlu adanya inovasi baru untuk mengembangkan bata merah yang lebih kuat tekan.
Metode yang digunakan pada penelitian adalah metode eksperimental, dengan pembuatan benda uji berbentuk balok dengan ukuran 23×11,5×5 atau seperti bentuk bata merah konvensional dengan variasi yang dilakukan prosentase penambahan fly ash dan abu sekam padi yaitu 4%, 8%, 12% dan 18% dari berat bahan utama yaitu tanah.
Pada setiap prosentase terdapat 5 benda uji, sehingga terdapat 20 sampel yang diuji.
Dari komposisi campuran bata merah diatas, menghasilkan nilai kuat tekan tertinggi pada campuran fly ash kadar 16% sebesar 18,90 kg/cm² sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kuat tekan yang akan digunakan untuk pasangan dinding pada bangunan rumah, gedung, pagar saluran dan pondasi.
Related Results
Pemanfaatan dan Pengaruh Fly Ash Batu Bara Sebagai Substitusi Sebagian Semen Terhadap Nilai Kuat Tekan Bata Ringan Jenis Cellular Lightweight Concrete (CLC)
Pemanfaatan dan Pengaruh Fly Ash Batu Bara Sebagai Substitusi Sebagian Semen Terhadap Nilai Kuat Tekan Bata Ringan Jenis Cellular Lightweight Concrete (CLC)
Bata ringan berdimensi seragam dan berukuran lebih besar daripada bata merah, bata ringan memiliki ketahanan sekuat beton dan bobot bata ringan juga lebih ringan daripada bata mera...
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
Tanaman edamame (Glycine max (L.) Merill) merupakan tanaman multiguna yang memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia. Optimalisasi lahan gambut untuk areal produ...
Pengaruh Pelapukan Tanah Liat Terhadap Kuat Tekan Bata Merah Di Dataran Tapus Kabupaten Rejang Lebong
Pengaruh Pelapukan Tanah Liat Terhadap Kuat Tekan Bata Merah Di Dataran Tapus Kabupaten Rejang Lebong
Bata merah merupakan material konstruksi yang banyak digunakan masyarakat Dataran Tapus Kabupaten Rejang Lebong. Kualitas bata merah sangat dipengaruhi oleh sifat tanah liat sebaga...
Studi Karakteristik Kuat Tekan Beton Geopolimer Berbahan Dasar Abu Sekam Padi
Studi Karakteristik Kuat Tekan Beton Geopolimer Berbahan Dasar Abu Sekam Padi
Beton geopolimer menjadikan alternatif ramah lingkungan bagi beton konvensional karena memiliki potensi untuk mengurangi emisi karbon. Abu sekam padi yang merupakan limbah pertania...
Pemanfaatan Serat Polypropylene untuk Meningkatkan Kuat Tekan Mortar dan Kuat Tekan Pasangan Bata
Pemanfaatan Serat Polypropylene untuk Meningkatkan Kuat Tekan Mortar dan Kuat Tekan Pasangan Bata
Kuat tekan mortar merupakan parameter utama untuk menentukan kualitas mortar. Kuat tekan didefinisikan sebagai perbandingan antara beban yang diberikan dan luas penampang sampel mo...
Pengaruh Jarak Antara Elemen Batang Tekan Ganda Terhadap Kuat Tekan
Pengaruh Jarak Antara Elemen Batang Tekan Ganda Terhadap Kuat Tekan
Kayu sering digunakan sebagai batang tekan pada kuda-kuda dan kolom. Untuk mendukung bebanbesar dibutuhkan dimensi batang tekan tunggal cukup besar. Batang tekan tunggal dapat diga...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengaruh Nilai Abrasi Limbah Beton (Recycle) pada Pembuatan Beton Normal
Pengaruh Nilai Abrasi Limbah Beton (Recycle) pada Pembuatan Beton Normal
Beton merupakan material konstruksi yang saat ini banyak digunakan dalam berbagai bagian bangunan yang kita temui selama proses pembangunan, seperti pada gedung, jalan, dan jembata...

