Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Karakteristik Kuat Tekan Beton Geopolimer Berbahan Dasar Abu Sekam Padi

View through CrossRef
Beton geopolimer menjadikan alternatif ramah lingkungan bagi beton konvensional karena memiliki potensi untuk mengurangi emisi karbon. Abu sekam padi yang merupakan limbah pertanian, digunakan sebagai sumber silika dan alumina dalam proses geopolimerisasi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui berapa nilai kuat tekan beton geopolimer pada masing-masing variasi serta pengunaan rasio alkali aktivator antara Na2SiO3 dan NaOH dengan perbandingan 1:2, 2:2, dan 3:2. Pada studi karateristik kuat tekan beton teknik yang digunakan dengan metode eksperimen. Hasil studi karakteristik kuat tekan beton geopolimer berbahan dasar abu sekam padi menghasilkan beton normal pada umur 28 hari memiliki kuat tekan sebesar 368 kg/cm2, sedangkan pada beton geopolimer ke-1 di umur 28 hari didapatkan kuat tekan senilai 349 kg/cm2 hal ini menunjukan bahwa kuat tekan beton geopolimer  ke-1 mengalami penurunan 5% dari beton normal, pada beton geopolimer ke-2 di umur 28 hari diperoleh nilai kuat tekan sebesar 475 kg/cm2 yang arti nya kuat tekan beton geopolimer ke-2 mengalami kenaikan sebesar 29% dari kuat tekan beton normal. Hal ini menunjukkan studi karakteristik pada nilai kuat tekan beton geopolimer yang paling optimal yaitu beton geopolimer ke-2 dengan sebesar 475 kg/cm2.
Title: Studi Karakteristik Kuat Tekan Beton Geopolimer Berbahan Dasar Abu Sekam Padi
Description:
Beton geopolimer menjadikan alternatif ramah lingkungan bagi beton konvensional karena memiliki potensi untuk mengurangi emisi karbon.
Abu sekam padi yang merupakan limbah pertanian, digunakan sebagai sumber silika dan alumina dalam proses geopolimerisasi.
Studi ini bertujuan untuk mengetahui berapa nilai kuat tekan beton geopolimer pada masing-masing variasi serta pengunaan rasio alkali aktivator antara Na2SiO3 dan NaOH dengan perbandingan 1:2, 2:2, dan 3:2.
Pada studi karateristik kuat tekan beton teknik yang digunakan dengan metode eksperimen.
Hasil studi karakteristik kuat tekan beton geopolimer berbahan dasar abu sekam padi menghasilkan beton normal pada umur 28 hari memiliki kuat tekan sebesar 368 kg/cm2, sedangkan pada beton geopolimer ke-1 di umur 28 hari didapatkan kuat tekan senilai 349 kg/cm2 hal ini menunjukan bahwa kuat tekan beton geopolimer  ke-1 mengalami penurunan 5% dari beton normal, pada beton geopolimer ke-2 di umur 28 hari diperoleh nilai kuat tekan sebesar 475 kg/cm2 yang arti nya kuat tekan beton geopolimer ke-2 mengalami kenaikan sebesar 29% dari kuat tekan beton normal.
Hal ini menunjukkan studi karakteristik pada nilai kuat tekan beton geopolimer yang paling optimal yaitu beton geopolimer ke-2 dengan sebesar 475 kg/cm2.

Related Results

ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
Air laut memiliki kandungan garam yang tinggi yang dapat menggerogoti kekuatan dan keawetan beton. Hal ini disebabkan klorida yang terdapat pada air laut yang merupakan garam yang ...
OPTIMALISASI KUAT TEKAN BETON GEOPOLIMER MENGGUNAKAN FLY ASH DAN ABU SEKAM PADI
OPTIMALISASI KUAT TEKAN BETON GEOPOLIMER MENGGUNAKAN FLY ASH DAN ABU SEKAM PADI
Beton merupakan material konstruksi yang banyak digunakan, namun dampak lingkungan yang ditimbulkan, terutama dalam hal emisi CO?, mendorong pencarian alternatif yang lebih ramah l...
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mem...
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Beton merupakan material konstruksi yang bersifat getas. Kombinasinya dengan baja pada material beton bertulang menjadikan material beton yang getas getas menjadi daktail. Pada bet...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
Pengaruh Nilai Abrasi Limbah Beton (Recycle) pada Pembuatan Beton Normal
Pengaruh Nilai Abrasi Limbah Beton (Recycle) pada Pembuatan Beton Normal
Beton merupakan material konstruksi yang saat ini banyak digunakan dalam berbagai bagian bangunan yang kita temui selama proses pembangunan, seperti pada gedung, jalan, dan jembata...
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
Tanaman edamame (Glycine max (L.) Merill) merupakan tanaman multiguna yang memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia. Optimalisasi lahan gambut untuk areal produ...
PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI PH AIR TERHDAPA KUAT TEKAN BETON NORMAL
PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI PH AIR TERHDAPA KUAT TEKAN BETON NORMAL
Dalam pembuatan betonair sangat diperlukan untuk memicu proses kimiawi semen, membasahi agregat halus, dan memberikan kemudahan dalam pekerjaan beton. Pada dasarnya air yang diguna...

Back to Top