Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
View through CrossRef
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mempunyai banyak kelebihan antara lain, mudah dikerjakan dengan cara mencampur semen, agregat halus, agregat kasar, air, dan bahan tambahan lain bila diperlukan dengan perbandingan tertentu. Untuk itu bahan konstruksi ini dianggap sangat penting untuk terus dikembangkan, salah satu inovasi adalah penggantian agregat kasar sebagai salah satu bahan penyusun beton, yakni menggunakan kembali limbah pecahan beton untuk penggunaan beton baru, menjadi alternatif bahan beton yang menguntungkan, karena agregat yang digunakan adalah agregat yang telah dibuang. Pemanfaatan kembali limbah pecahan beton akan meningkatkan umur penggunaan material dari limbah itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui kuat tarik belah beton normal dengan beton memakai bahan limbah pecahan beton dengan variasi 10%, 20%,dan 30% sebagai pengganti agregat kasar dalam campuran mutu beton rencana K 250, benda uji di cetak dengan menggunakan silinder beton dengan umur 7, 14, 21, dan 28 hari. Dari hasil uji kuat tarik belah beton yaitu pada beton normal dengan umur 14, 21, dan 28 hari didapat kuat tarik belah beton diatas kuat tarik belah beton rencana 4,82 N/mm2. Kuat tarik belah beton yang dicapai oleh beton dengan menggunakan limbah pecahan beton 10% dengan umur 7, 14, 21, dan 28 hari didapat kuat tarik belah beton diatas kuat tarik belah beton rencana 4,82 N/mm2. Kuat tarik belah beton yang dicapai oleh beton dengan menggunakan limbah pecahan beton 20% dengan umur 21, dan 28 hari didapat kuat tarik belah beton diatas kuat tarik belah beton rencana 4,82 N/mm2. Kuat tarik belah beton yang dicapai oleh beton dengan menggunakan limbah pecahan beton 30% dengan umur 21, dan 28 hari didapat kuat tarik belah beton diatas kuat tarik belah beton rencana 4,82 N/mm2.
Title: ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
Description:
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan.
Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mempunyai banyak kelebihan antara lain, mudah dikerjakan dengan cara mencampur semen, agregat halus, agregat kasar, air, dan bahan tambahan lain bila diperlukan dengan perbandingan tertentu.
Untuk itu bahan konstruksi ini dianggap sangat penting untuk terus dikembangkan, salah satu inovasi adalah penggantian agregat kasar sebagai salah satu bahan penyusun beton, yakni menggunakan kembali limbah pecahan beton untuk penggunaan beton baru, menjadi alternatif bahan beton yang menguntungkan, karena agregat yang digunakan adalah agregat yang telah dibuang.
Pemanfaatan kembali limbah pecahan beton akan meningkatkan umur penggunaan material dari limbah itu sendiri.
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui kuat tarik belah beton normal dengan beton memakai bahan limbah pecahan beton dengan variasi 10%, 20%,dan 30% sebagai pengganti agregat kasar dalam campuran mutu beton rencana K 250, benda uji di cetak dengan menggunakan silinder beton dengan umur 7, 14, 21, dan 28 hari.
Dari hasil uji kuat tarik belah beton yaitu pada beton normal dengan umur 14, 21, dan 28 hari didapat kuat tarik belah beton diatas kuat tarik belah beton rencana 4,82 N/mm2.
Kuat tarik belah beton yang dicapai oleh beton dengan menggunakan limbah pecahan beton 10% dengan umur 7, 14, 21, dan 28 hari didapat kuat tarik belah beton diatas kuat tarik belah beton rencana 4,82 N/mm2.
Kuat tarik belah beton yang dicapai oleh beton dengan menggunakan limbah pecahan beton 20% dengan umur 21, dan 28 hari didapat kuat tarik belah beton diatas kuat tarik belah beton rencana 4,82 N/mm2.
Kuat tarik belah beton yang dicapai oleh beton dengan menggunakan limbah pecahan beton 30% dengan umur 21, dan 28 hari didapat kuat tarik belah beton diatas kuat tarik belah beton rencana 4,82 N/mm2.
Related Results
PENGARUH CANGKANG KEMIRI SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON
PENGARUH CANGKANG KEMIRI SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON
Teknologi konstruksi beton diarahkan bersifat berkelanjutan dan ramah lingkungan. Limbah cangkang kemiri sebagai pengganti agregat kasar campuran beton diketahui bahwa cangkang kem...
Analisis pemanfaatan limbah beton ready mix dari PT X berlokasi di Surabaya sebagai substitusi agregat kasar terhadap kuat tekan beton
Analisis pemanfaatan limbah beton ready mix dari PT X berlokasi di Surabaya sebagai substitusi agregat kasar terhadap kuat tekan beton
Beton adalah bahan konstruksi utama yang paling umum digunakan, sehingga meningkatnya permintaan bahan baku dapat mendorong penambangan agregat kasar secara terus-menerus, yang ber...
SUBSTITUSI AGREGAT KASAR MENGGUNAKAN PECAHAN TEMPURUNG KELAPA PADA CAMPURAN BETON NORMAL
SUBSTITUSI AGREGAT KASAR MENGGUNAKAN PECAHAN TEMPURUNG KELAPA PADA CAMPURAN BETON NORMAL
Abstrak. Penelitian eksperimental ini adalah pembuatan campuran beton dengan menggunakan pecahan tempurung kelapa sebagai pengganti sebagian agregat kasar. Tempurung kelapa yang di...
PEMANFAATAN LIMBAH SANDAL KARET SEBAGAI MATERIAL SUBSTITUSI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON
PEMANFAATAN LIMBAH SANDAL KARET SEBAGAI MATERIAL SUBSTITUSI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON
ABSTRAK: Beton sebagai bahan konstruksi pada masa sekarang ini masih banyak digunakan, mengingat sifat beton yang mudah dibentuk dan harga yang relatif masih lebih murah jika diban...
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT PANTAI TERHADAP KUAT TEKAN DAN TARIK BELAH BETON - MRK
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT PANTAI TERHADAP KUAT TEKAN DAN TARIK BELAH BETON - MRK
Akibat melimpahnya pasir Pantai di Desa Serang yang pada dasarnya secara geografis berada di dekat Pantai,menyebabkan banyak Masyarakat Serang yang memanfaatkan agregat pasir Panta...
KAJIAN KUAT TEKAN, MODULUS ELASTISITAS, KUAT LEKAT DAN KUAT TARIK BETON MEMADAT SENDIRI TERHADAP BETON NORMAL
KAJIAN KUAT TEKAN, MODULUS ELASTISITAS, KUAT LEKAT DAN KUAT TARIK BETON MEMADAT SENDIRI TERHADAP BETON NORMAL
<p><strong>Abstrak</strong></p><p>Beton memadat sendiri merupakan sebuah perkembangan teknologi dari beton normal. Kemudahan dalam pekerjaan Beton mem...
PENGARUH SERAT LIMBAH KALENG ALUMINIUM PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KARAKTERISTIK MEKANIS BETON
PENGARUH SERAT LIMBAH KALENG ALUMINIUM PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KARAKTERISTIK MEKANIS BETON
Sampah merupakan limbah padat yang memiliki potensi untuk dapat diolah kembali, sehingga memiliki nilai ekonomis. Sampah dengan konsentrasi dan kuantitas yang tinggi tentunya akan ...
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
Air laut memiliki kandungan garam yang tinggi yang dapat menggerogoti kekuatan dan keawetan beton. Hal ini disebabkan klorida yang terdapat pada air laut yang merupakan garam yang ...

