Javascript must be enabled to continue!
Analisis pemanfaatan limbah beton ready mix dari PT X berlokasi di Surabaya sebagai substitusi agregat kasar terhadap kuat tekan beton
View through CrossRef
Beton adalah bahan konstruksi utama yang paling umum digunakan, sehingga meningkatnya permintaan bahan baku dapat mendorong penambangan agregat kasar secara terus-menerus, yang berisiko menimbulkan kelangkaan sumber daya alam dan kerusakan lingkungan seperti tanah longsor. Dengan demikian, Diperlukan material alternatif yang masih jarang dimanfaatkan namun sesuai standar yang berlaku. Berdasarkan hal tersebut, penulis berinisiatif memanfaatkan limbah beton sebagai substitusi agregat kasar dalam pembuatan beton baru. Limbah beton yang digunakan berasal dari benda uji ready mix PT X berlokasi di surabaya, yang setiap bulannya menghasilkan sekitar 8m³ limbah benda uji yang dibuang. Kontribusi dalam penelitian ini adalah untuk mengurangi limbah beton yang mencemari lingkungan dan mengevaluasi apakah limbah beton dengan mutu serupa dapat melampaui kuat tekan beton normal. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan batu limbah beton ready mix dari PT X yang berlokasi di Surabaya sebagai material pengganti agregat kasar dalam campuran beton dengan fokus pada pengaruhnya terhadap kuat tekan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui pengujian di laboratorium dengan sampel beton berbentuk silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm, sebanyak 36 sampel. Sampel-sampel tersebut akan digunakan untuk uji kuat tekan beton pada umur 7, 14, dan 28 hari. Terdapat dua variasi substitusi, yaitu 0% dan 100%, serta dua mutu rencana yakni Fc 25 MPa untuk campuran dengan substitusi limbah beton mutu K-300, dan Fc 30 MPa untuk campuran dengan substitusi limbah beton mutu K-400. Nilai kuat tekan optimum untuk mutu rencana f'c 25 diperoleh sebesar 21.26 MPa dengan substitusi agregat kasar 0%, yang mana nilai tersebut 4.78% lebih tinggi dibandingkan dengan substitusi agregat kasar 100%. Sementara itu, untuk mutu rencana f'c 30, nilai optimum tercatat sebesar 24.59 MPa dengan substitusi agregat kasar 0%, yang mana nilai tersebut 10.9% lebih tinggi dibandingkan dengan substitusi agregat kasar 100%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kuat tekan yang diperoleh belum mampu mencapai target kuat tekan yang direncanakan dan juga penggunaan batu limbah beton sebagai pengganti agregat kasar sangat tidak disarankan.
Title: Analisis pemanfaatan limbah beton ready mix dari PT X berlokasi di Surabaya sebagai substitusi agregat kasar terhadap kuat tekan beton
Description:
Beton adalah bahan konstruksi utama yang paling umum digunakan, sehingga meningkatnya permintaan bahan baku dapat mendorong penambangan agregat kasar secara terus-menerus, yang berisiko menimbulkan kelangkaan sumber daya alam dan kerusakan lingkungan seperti tanah longsor.
Dengan demikian, Diperlukan material alternatif yang masih jarang dimanfaatkan namun sesuai standar yang berlaku.
Berdasarkan hal tersebut, penulis berinisiatif memanfaatkan limbah beton sebagai substitusi agregat kasar dalam pembuatan beton baru.
Limbah beton yang digunakan berasal dari benda uji ready mix PT X berlokasi di surabaya, yang setiap bulannya menghasilkan sekitar 8m³ limbah benda uji yang dibuang.
Kontribusi dalam penelitian ini adalah untuk mengurangi limbah beton yang mencemari lingkungan dan mengevaluasi apakah limbah beton dengan mutu serupa dapat melampaui kuat tekan beton normal.
Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan batu limbah beton ready mix dari PT X yang berlokasi di Surabaya sebagai material pengganti agregat kasar dalam campuran beton dengan fokus pada pengaruhnya terhadap kuat tekan.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui pengujian di laboratorium dengan sampel beton berbentuk silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm, sebanyak 36 sampel.
Sampel-sampel tersebut akan digunakan untuk uji kuat tekan beton pada umur 7, 14, dan 28 hari.
Terdapat dua variasi substitusi, yaitu 0% dan 100%, serta dua mutu rencana yakni Fc 25 MPa untuk campuran dengan substitusi limbah beton mutu K-300, dan Fc 30 MPa untuk campuran dengan substitusi limbah beton mutu K-400.
Nilai kuat tekan optimum untuk mutu rencana f'c 25 diperoleh sebesar 21.
26 MPa dengan substitusi agregat kasar 0%, yang mana nilai tersebut 4.
78% lebih tinggi dibandingkan dengan substitusi agregat kasar 100%.
Sementara itu, untuk mutu rencana f'c 30, nilai optimum tercatat sebesar 24.
59 MPa dengan substitusi agregat kasar 0%, yang mana nilai tersebut 10.
9% lebih tinggi dibandingkan dengan substitusi agregat kasar 100%.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa kuat tekan yang diperoleh belum mampu mencapai target kuat tekan yang direncanakan dan juga penggunaan batu limbah beton sebagai pengganti agregat kasar sangat tidak disarankan.
Related Results
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mem...
PEMANFAATAN LIMBAH SANDAL KARET SEBAGAI MATERIAL SUBSTITUSI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON
PEMANFAATAN LIMBAH SANDAL KARET SEBAGAI MATERIAL SUBSTITUSI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON
ABSTRAK: Beton sebagai bahan konstruksi pada masa sekarang ini masih banyak digunakan, mengingat sifat beton yang mudah dibentuk dan harga yang relatif masih lebih murah jika diban...
ANALISIS SUBSTITUSI AGGREGAT KASAR MENGGUNAKAN LIMBAH KERAMIK TERHADAP KUAT TEKAN BETON
ANALISIS SUBSTITUSI AGGREGAT KASAR MENGGUNAKAN LIMBAH KERAMIK TERHADAP KUAT TEKAN BETON
Limbah keramik merupakan salah satu limbah yang dihasilkan dari perenovasian rumah maupun gedung di Kota Bukittinggi yang tidak dimanfaatkan. Pemanfaatan kembali limbah keramik men...
PENGARUH CANGKANG KEMIRI SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON
PENGARUH CANGKANG KEMIRI SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON
Teknologi konstruksi beton diarahkan bersifat berkelanjutan dan ramah lingkungan. Limbah cangkang kemiri sebagai pengganti agregat kasar campuran beton diketahui bahwa cangkang kem...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
PENGARUH SUBSTITUSI CANGKANG SAWIT TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI
PENGARUH SUBSTITUSI CANGKANG SAWIT TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI
Beton merupakan campuran dari agregat kasar, agregat halus, semen sebagai pengikat zat tambah dan air. Agregat kasar yang dipakai dalam campuran beton bisa berupa batu kerikil alam...
SUBSTITUSI AGREGAT KASAR MENGGUNAKAN PECAHAN TEMPURUNG KELAPA PADA CAMPURAN BETON NORMAL
SUBSTITUSI AGREGAT KASAR MENGGUNAKAN PECAHAN TEMPURUNG KELAPA PADA CAMPURAN BETON NORMAL
Abstrak. Penelitian eksperimental ini adalah pembuatan campuran beton dengan menggunakan pecahan tempurung kelapa sebagai pengganti sebagian agregat kasar. Tempurung kelapa yang di...
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
Air laut memiliki kandungan garam yang tinggi yang dapat menggerogoti kekuatan dan keawetan beton. Hal ini disebabkan klorida yang terdapat pada air laut yang merupakan garam yang ...

