Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT

View through CrossRef
Tanaman edamame (Glycine max (L.) Merill) merupakan tanaman multiguna yang memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia. Optimalisasi lahan gambut untuk areal produksi kedelai edamame dapat dilakukan dengan penambahan biochar yang memiliki sifat khelat yang dapat mengikat asam – asam organik yang bersifat racun bagi tanaman dan dapat meningkatkan ketersedian P. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh interaksi biochar sekam padi dan pupuk P dan mengetahui berapa dosis biochar sekam padi dan pupuk P yang terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai edamame di tanah gambut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan RAL yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu biochar sekam padi (b) sebagai petak utama yang terdiri dari 3 taraf perlakuan dan faktor kedua yaitu pupuk P (p) sebagai anak petak yang terdiri dari 3 taraf perlakuan. Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel. Jumlah keseluruhan tanaman terdapat 108 petak percobaan. Perlakuan tersebut terdiri dari b1p1 = biochar sekam padi 80 g/polybag + pupuk P 0,8 g/polybag, b1p2 = biochar sekam padi 80 g/polybag + pupuk P 1,2 g/polybag, b1p3 = biochar sekam padi 80 g/polybag + pupuk P 1,6 g/polybag, b2p1 = biochar sekam padi 120 g/polybag + pupuk P 0,8 g/polybag, b2p2 = biochar sekam padi 120 g/polybag + pupuk P 1,2 g/polybag, b2p3 = biochar sekam padi 120 g/polybag + pupuk P 1,6 g/polybag, b3p1 = biochar sekam padi 160 g/polybag + pupuk P 0,8 g/polybag, b3p2= biochar sekam padi 160 g/polybag + pupuk P 1,2 g/polybag, b3p3 = biochar sekam padi 160 g/polybag + pupuk P 1,6 g/polybag. Variabel pengamatan meliputi : tinggi tanaman (cm), volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), jumlah polong per tanaman (buah), berat polong per tanaman (g), dan berat polong isi per tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biochar sekam padi 20 ton/ha dan pupuk P 150 kg/ha dapat meningkatkan jumlah polong yaitu 24,44 buah/tanaman, berat polong yaitu 75,61 g/tanaman, dan berat polong isi 67,58 g/tanaman.Kata kunci : Biochar, Gambut, Kedelai Edamame, Pupuk P.
Title: RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
Description:
Tanaman edamame (Glycine max (L.
) Merill) merupakan tanaman multiguna yang memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia.
Optimalisasi lahan gambut untuk areal produksi kedelai edamame dapat dilakukan dengan penambahan biochar yang memiliki sifat khelat yang dapat mengikat asam – asam organik yang bersifat racun bagi tanaman dan dapat meningkatkan ketersedian P.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh interaksi biochar sekam padi dan pupuk P dan mengetahui berapa dosis biochar sekam padi dan pupuk P yang terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai edamame di tanah gambut.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan RAL yang terdiri dari 2 faktor perlakuan.
Faktor pertama yaitu biochar sekam padi (b) sebagai petak utama yang terdiri dari 3 taraf perlakuan dan faktor kedua yaitu pupuk P (p) sebagai anak petak yang terdiri dari 3 taraf perlakuan.
Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel.
Jumlah keseluruhan tanaman terdapat 108 petak percobaan.
Perlakuan tersebut terdiri dari b1p1 = biochar sekam padi 80 g/polybag + pupuk P 0,8 g/polybag, b1p2 = biochar sekam padi 80 g/polybag + pupuk P 1,2 g/polybag, b1p3 = biochar sekam padi 80 g/polybag + pupuk P 1,6 g/polybag, b2p1 = biochar sekam padi 120 g/polybag + pupuk P 0,8 g/polybag, b2p2 = biochar sekam padi 120 g/polybag + pupuk P 1,2 g/polybag, b2p3 = biochar sekam padi 120 g/polybag + pupuk P 1,6 g/polybag, b3p1 = biochar sekam padi 160 g/polybag + pupuk P 0,8 g/polybag, b3p2= biochar sekam padi 160 g/polybag + pupuk P 1,2 g/polybag, b3p3 = biochar sekam padi 160 g/polybag + pupuk P 1,6 g/polybag.
Variabel pengamatan meliputi : tinggi tanaman (cm), volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), jumlah polong per tanaman (buah), berat polong per tanaman (g), dan berat polong isi per tanaman (g).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biochar sekam padi 20 ton/ha dan pupuk P 150 kg/ha dapat meningkatkan jumlah polong yaitu 24,44 buah/tanaman, berat polong yaitu 75,61 g/tanaman, dan berat polong isi 67,58 g/tanaman.
Kata kunci : Biochar, Gambut, Kedelai Edamame, Pupuk P.

Related Results

PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan untuk konsumsi nasional, sebagai sumber peng...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
Pengembangan jagung semi memiliki prospek yang baik karena permintaan pasar yang tinggi namun tidak didukung oleh produksinya. Upaya untuk memenuhi permintaan jagung semi yang teru...
PENGARUH TEPUNG CANGKANG TELUR DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH TEPUNG CANGKANG TELUR DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH GAMBUT
Kedelai edamame (Glycine max (L) Merill.) termasuk salah satu jenis tanaman kacang-kacangan yang sangat potensial sebagai sumber protein nabati. Pertumbuhan, perkembangan dan hasil...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
Respon Pertumbuhan Tanaman Bawang Merah (Allium cepa) di Lahan Berpasir dengan Pengaplikasian Biochar Sekam Padi Kaya Pleurotus ostreatus
Respon Pertumbuhan Tanaman Bawang Merah (Allium cepa) di Lahan Berpasir dengan Pengaplikasian Biochar Sekam Padi Kaya Pleurotus ostreatus
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bawang merah dilahan berpasir dengan pengaplikasian biochar sekam padi kaya Pleurotus ostrearus. Penelitian ini dilaksa...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA TANAH GAMBUT
Peningkatan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat pada tanah gambut dengan pengaplikasian pupuk hayati dan pupuk fosfat yang dapat membantu dalam meningkatkan kualitas tanah secar...
KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman Fungi Mikoriza Arbuskula(FMA) lahan gambut konversi hutan alam menjadi perkebunan kelapa sawit diKotawaringin Timur. Penelit...
PENGARUH MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN ANAKAN NEPENTHES MIRABILIS
PENGARUH MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN ANAKAN NEPENTHES MIRABILIS
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan media tanam terbaik untuk pertumbuhan anakan Nepenthes mirabilis. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap,...

Back to Top