Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN ANAKAN NEPENTHES MIRABILIS

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan media tanam terbaik untuk pertumbuhan anakan Nepenthes mirabilis. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau dengan ketinggian tempat 10-1000 m di atas permukaan laut dan berlangsung pada tanggal Januari – Maret 2023 atau selama 4 bulan. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan faktor perlakuan yaitu kombinasi media tanam (P) yang terdiri dari 8 tingkat perlakuan dan 4 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 3 sampel tanaman sehingga jumlah keseluruhan tanaman yaitu 96 polibag. Kombinasi media tanam yang dimaksud adalah A : Tanah gambut, B : Tanah gambut + Pupuk kotoran ayam 1 : 1 (v:v), C : Tanah gambut + Arang sekam 1:1 (v:v), D : Tanah gambut + Pupuk kotoran ayam + Arang sekam 1:1:1 (v:v), E : Tanah aluvial, F : Tanah aluvial + Pupuk kotoran ayam 1:1 (v:v), G : Tanah aluvial + Arang sekam 1:1 (v :v) dan H : Tanah aluvial + Pupuk kotoran ayam + Arang sekam 1:1:1 (v:v). Variabel pengamatan meliputi: pengamatan persentase tanaman yang hidup (%), pertambahan tinggi tanaman (cm), pertambahan jumlah daun (helai) dan pertambahan jumlah kantong yang terbentuk pertanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam Tanah gambut + Pupuk kotoran ayam + Arang sekam 1:1:1 merupakan media tanam terbaik terhadap pertumbuhan anakan Nepenthes mirabilis dan semua media variabel tinggi tanaman 12 MST, pertambahan jumlah daun 4-16 MST, dan pertambahan jumlah kantong 4 dan 16 MST bisa menggantikan tanah gambut.
Title: PENGARUH MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN ANAKAN NEPENTHES MIRABILIS
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan media tanam terbaik untuk pertumbuhan anakan Nepenthes mirabilis.
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau dengan ketinggian tempat 10-1000 m di atas permukaan laut dan berlangsung pada tanggal Januari – Maret 2023 atau selama 4 bulan.
Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan faktor perlakuan yaitu kombinasi media tanam (P) yang terdiri dari 8 tingkat perlakuan dan 4 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 3 sampel tanaman sehingga jumlah keseluruhan tanaman yaitu 96 polibag.
Kombinasi media tanam yang dimaksud adalah A : Tanah gambut, B : Tanah gambut + Pupuk kotoran ayam 1 : 1 (v:v), C : Tanah gambut + Arang sekam 1:1 (v:v), D : Tanah gambut + Pupuk kotoran ayam + Arang sekam 1:1:1 (v:v), E : Tanah aluvial, F : Tanah aluvial + Pupuk kotoran ayam 1:1 (v:v), G : Tanah aluvial + Arang sekam 1:1 (v :v) dan H : Tanah aluvial + Pupuk kotoran ayam + Arang sekam 1:1:1 (v:v).
Variabel pengamatan meliputi: pengamatan persentase tanaman yang hidup (%), pertambahan tinggi tanaman (cm), pertambahan jumlah daun (helai) dan pertambahan jumlah kantong yang terbentuk pertanaman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam Tanah gambut + Pupuk kotoran ayam + Arang sekam 1:1:1 merupakan media tanam terbaik terhadap pertumbuhan anakan Nepenthes mirabilis dan semua media variabel tinggi tanaman 12 MST, pertambahan jumlah daun 4-16 MST, dan pertambahan jumlah kantong 4 dan 16 MST bisa menggantikan tanah gambut.

Related Results

KEANEKARAGAMAN NEPENTHES DI KAWASAN BUKIT PERASAK KABUPATEN SAMBAS KALIMANTAN BARAT
KEANEKARAGAMAN NEPENTHES DI KAWASAN BUKIT PERASAK KABUPATEN SAMBAS KALIMANTAN BARAT
Nepenthes memiliki peranan penting dalam suatu ekosistem, di antaranya dapat  mengendalikan populasi serangga serta mengurangi konsentrasi CO2 di udara karena laju fotosintesisnya ...
MORPHOLOGICAL CHARACTERISTICS OF NEPENTHES IN PEAT SWAMP AREA OF TULUNG SELAPAN, SOUTH SUMATERA
MORPHOLOGICAL CHARACTERISTICS OF NEPENTHES IN PEAT SWAMP AREA OF TULUNG SELAPAN, SOUTH SUMATERA
This study is aimed to recognise the morphological characteristics of Nepenthes mirabilis and Nepenthes gracilis in peat swamp area including stem, leaf, tendril, pitcher, flower, ...
PENGARUH ZPT DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK JAMBU KRISTAL
PENGARUH ZPT DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK JAMBU KRISTAL
Perbanyakan jambu kristal secara vegetatif dapat dilakukan dengan cara setek. Perbanyakan jambu kristal menggunakan setek menemukan beberapa kendala dimana akarnya sulit untuk tumb...
POPULASI, SEBARAN DAN POTENSI EKONOMI SEDIAAN ANAKAN JENIS DIPTEROKARPA DI HUTAN CIGERENDENG
POPULASI, SEBARAN DAN POTENSI EKONOMI SEDIAAN ANAKAN JENIS DIPTEROKARPA DI HUTAN CIGERENDENG
Regenerasi alami tanaman dipterokarpa di Hutan Cigerendeng adalah bentuk usaha tumbuhan menjaga kelangsungan hidup agar tidak mengalami kepunahan. Penelitian ini bertujuan untuk me...
Distribusi Nepenthes spp. di Hutan Kalampangan
Distribusi Nepenthes spp. di Hutan Kalampangan
Kalampangan peat swamp forests in Central Kalimantan is home for Nepenthes spp. However, the number of Nephentes has been reduced due to massive forest fires and land conversion fo...
Kultur Jaringan Kantong Semar (Nepenthes mirabilis)
Kultur Jaringan Kantong Semar (Nepenthes mirabilis)
<p>ABSTRACT</p><p><br />This research was about in vitro propagation of Pitcher Plant Nepenthes mirabilis. The aims of this research were to determine: 1) t...

Back to Top