Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

OPTIMALISASI KUAT TEKAN BETON GEOPOLIMER MENGGUNAKAN FLY ASH DAN ABU SEKAM PADI

View through CrossRef
Beton merupakan material konstruksi yang banyak digunakan, namun dampak lingkungan yang ditimbulkan, terutama dalam hal emisi CO?, mendorong pencarian alternatif yang lebih ramah lingkungan. Beton geopolimer, yang memanfaatkan fly ash dan abu sekam padi sebagai bahan pengikat, dapat menjadi solusi yang menjanjikan untuk menggantikan beton konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi komposisi fly ash dan abu sekam padi terhadap sifat mekanis dan workability beton geopolimer. Variasi campuran yang digunakan terdiri dari proporsi fly ash dan abu sekam padi sebesar 100:0, 80:20, 70:30, dan 50:50, dengan larutan alkali aktivator NaOH 12M dan Na?SiO? dengan rasio 1:2,5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran dengan 100% fly ash menghasilkan kuat tekan tertinggi, yaitu 23,13 MPa, dan nilai slump 8,0 cm, yang mengindikasikan kinerja beton yang baik dalam hal kekuatan dan workability. Sebaliknya, peningkatan proporsi abu sekam padi menyebabkan penurunan kuat tekan dan slump, dengan nilai terendah pada campuran 50% abu sekam padi, yang menghasilkan kuat tekan 17,20 MPa dan nilai slump 5,5 cm. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa fly ash tetap menjadi bahan pengikat utama yang lebih baik untuk beton geopolimer, sementara abu sekam padi dapat digunakan dalam proporsi terkendali untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi penggunaan bahan tambahan lainnya dan melakukan analisis mikrostruktur untuk meningkatkan performa beton geopolimer.
Title: OPTIMALISASI KUAT TEKAN BETON GEOPOLIMER MENGGUNAKAN FLY ASH DAN ABU SEKAM PADI
Description:
Beton merupakan material konstruksi yang banyak digunakan, namun dampak lingkungan yang ditimbulkan, terutama dalam hal emisi CO?, mendorong pencarian alternatif yang lebih ramah lingkungan.
Beton geopolimer, yang memanfaatkan fly ash dan abu sekam padi sebagai bahan pengikat, dapat menjadi solusi yang menjanjikan untuk menggantikan beton konvensional.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi komposisi fly ash dan abu sekam padi terhadap sifat mekanis dan workability beton geopolimer.
Variasi campuran yang digunakan terdiri dari proporsi fly ash dan abu sekam padi sebesar 100:0, 80:20, 70:30, dan 50:50, dengan larutan alkali aktivator NaOH 12M dan Na?SiO? dengan rasio 1:2,5.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran dengan 100% fly ash menghasilkan kuat tekan tertinggi, yaitu 23,13 MPa, dan nilai slump 8,0 cm, yang mengindikasikan kinerja beton yang baik dalam hal kekuatan dan workability.
Sebaliknya, peningkatan proporsi abu sekam padi menyebabkan penurunan kuat tekan dan slump, dengan nilai terendah pada campuran 50% abu sekam padi, yang menghasilkan kuat tekan 17,20 MPa dan nilai slump 5,5 cm.
Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa fly ash tetap menjadi bahan pengikat utama yang lebih baik untuk beton geopolimer, sementara abu sekam padi dapat digunakan dalam proporsi terkendali untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.
Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi penggunaan bahan tambahan lainnya dan melakukan analisis mikrostruktur untuk meningkatkan performa beton geopolimer.

Related Results

Studi Karakteristik Kuat Tekan Beton Geopolimer Berbahan Dasar Abu Sekam Padi
Studi Karakteristik Kuat Tekan Beton Geopolimer Berbahan Dasar Abu Sekam Padi
Beton geopolimer menjadikan alternatif ramah lingkungan bagi beton konvensional karena memiliki potensi untuk mengurangi emisi karbon. Abu sekam padi yang merupakan limbah pertania...
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
Air laut memiliki kandungan garam yang tinggi yang dapat menggerogoti kekuatan dan keawetan beton. Hal ini disebabkan klorida yang terdapat pada air laut yang merupakan garam yang ...
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mem...
EFEK PERAWATAN TERHADAP KARAKTERISTIK BETON GEOPOLIMER
EFEK PERAWATAN TERHADAP KARAKTERISTIK BETON GEOPOLIMER
Geopolymer concrete is a kind of concrete that does not use portland cement as binder but utilizes natural material that contents silica as fly ash, rice husk ash, etcetera.The use...
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Beton merupakan material konstruksi yang bersifat getas. Kombinasinya dengan baja pada material beton bertulang menjadikan material beton yang getas getas menjadi daktail. Pada bet...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
Tanaman edamame (Glycine max (L.) Merill) merupakan tanaman multiguna yang memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia. Optimalisasi lahan gambut untuk areal produ...
Pengaruh Nilai Abrasi Limbah Beton (Recycle) pada Pembuatan Beton Normal
Pengaruh Nilai Abrasi Limbah Beton (Recycle) pada Pembuatan Beton Normal
Beton merupakan material konstruksi yang saat ini banyak digunakan dalam berbagai bagian bangunan yang kita temui selama proses pembangunan, seperti pada gedung, jalan, dan jembata...

Back to Top