Javascript must be enabled to continue!
Jalan Menjadi Waliyullah dalam Kitab Hadis Arbain Nawawi Hadis Ke-38
View through CrossRef
AbstractThe problems of a person's life in the world often make him depressed and hopeless. Not infrequently who have to end his life by drinking poison. That's why God gives guidance so that his heart is always calm despite the thousands of problems he faces. Provision is none other than being a waliyullah. This is where the Prophet Muhammad through his teachings laid the foundations that a Muslim must take to become a Waliyullah (beloved of Allah) so that the life of a Muslim is more peaceful and directed. The guidance is contained in the 38th hadith of the Book of Arba'in Nawawi. This study uses a qualitative research library methodology. The author tries to explore as many sources as possible in his writings. With a literature review, the author tries to examinethe 39th Book of Arba'in Nawawi hadith combined with existing references to support the success of the research. From this study the author concludes, if someone wants to be a lover of Allah, one must believe in Allah, fear Him and carry out sunnah practices that can draw closer to Him. If this has been done, Allah will be present in his every breath, as his guardian and protector.Keywords: Waliyullah, Arba'in Nawawi Hadith, provision for becoming.AbstrakPermasalan hidup seorang di dunia seringkali membuat dia tertekan dan putus asa. Tidak jarang yang harus mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun. Karena itulah Allah memberikan tuntunan agar hatinya senantiasa tenang meski ribuan permasalahan yang dihadapinya. Bekal itu tidak lain adalah menjadi waliyullah. Di sinilah Nabi Muhammad melalui ajarannya meletakkan dasar-dasar yang harus ditempuh seorang muslim untuk menjadi Waliyullah (kekasih Allah) agar hidup seorang muslim lebih tentram dan terarah. Tuntunan itu tertuang dalam hadis ke-38 Kitab Arba’in Nawawi. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif library riset. Penulis berusaha menggali sebanyak mungkin sumber buku dalam tulisannya.Dengan kajian pustaka penulis berusaha menelaah Kitab Arba’in Nawawi hadis ke-39 dipadukan dengan referensi yang ada untuk mendukung keberhasilan penelitian. Dari penelitian ini penulis berkesimpulan, jika seorang ingin menjadi kekasih Allah haruslah mengimani Allah, bertakwa kepada-Nya dan menjalankan amalan-amalan sunnah yang dapat mendekatkan diri kepada-Nya. Jika ini telah dilaksanakan, Allah akan hadir dalam setiap hembusan napasnya, sebagai penjaga dan pelindungnya.Kata kunci: Waliyullah, Hadis Arba’in Nawawi,Tuntunan Muslim.
Centre for Research and Community Development - Islamic University of Nahdlatul Ulama Jepara
Title: Jalan Menjadi Waliyullah dalam Kitab Hadis Arbain Nawawi Hadis Ke-38
Description:
AbstractThe problems of a person's life in the world often make him depressed and hopeless.
Not infrequently who have to end his life by drinking poison.
That's why God gives guidance so that his heart is always calm despite the thousands of problems he faces.
Provision is none other than being a waliyullah.
This is where the Prophet Muhammad through his teachings laid the foundations that a Muslim must take to become a Waliyullah (beloved of Allah) so that the life of a Muslim is more peaceful and directed.
The guidance is contained in the 38th hadith of the Book of Arba'in Nawawi.
This study uses a qualitative research library methodology.
The author tries to explore as many sources as possible in his writings.
With a literature review, the author tries to examinethe 39th Book of Arba'in Nawawi hadith combined with existing references to support the success of the research.
From this study the author concludes, if someone wants to be a lover of Allah, one must believe in Allah, fear Him and carry out sunnah practices that can draw closer to Him.
If this has been done, Allah will be present in his every breath, as his guardian and protector.
Keywords: Waliyullah, Arba'in Nawawi Hadith, provision for becoming.
AbstrakPermasalan hidup seorang di dunia seringkali membuat dia tertekan dan putus asa.
Tidak jarang yang harus mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun.
Karena itulah Allah memberikan tuntunan agar hatinya senantiasa tenang meski ribuan permasalahan yang dihadapinya.
Bekal itu tidak lain adalah menjadi waliyullah.
Di sinilah Nabi Muhammad melalui ajarannya meletakkan dasar-dasar yang harus ditempuh seorang muslim untuk menjadi Waliyullah (kekasih Allah) agar hidup seorang muslim lebih tentram dan terarah.
Tuntunan itu tertuang dalam hadis ke-38 Kitab Arba’in Nawawi.
Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif library riset.
Penulis berusaha menggali sebanyak mungkin sumber buku dalam tulisannya.
Dengan kajian pustaka penulis berusaha menelaah Kitab Arba’in Nawawi hadis ke-39 dipadukan dengan referensi yang ada untuk mendukung keberhasilan penelitian.
Dari penelitian ini penulis berkesimpulan, jika seorang ingin menjadi kekasih Allah haruslah mengimani Allah, bertakwa kepada-Nya dan menjalankan amalan-amalan sunnah yang dapat mendekatkan diri kepada-Nya.
Jika ini telah dilaksanakan, Allah akan hadir dalam setiap hembusan napasnya, sebagai penjaga dan pelindungnya.
Kata kunci: Waliyullah, Hadis Arba’in Nawawi,Tuntunan Muslim.
Related Results
MANHAJ AHMAD LUTFI FATHULLAH DALAM HADIS-HADIS LEMAH DAN PALSU DALAM KITAB DURRATUN NASIHIN
MANHAJ AHMAD LUTFI FATHULLAH DALAM HADIS-HADIS LEMAH DAN PALSU DALAM KITAB DURRATUN NASIHIN
Kitab Durratun Nashihin merupakan salah satu kitab yang bercorak targhib dan tarhib, banyak digunakan oleh masyarakat muslim khususnya di Indonesia. Ternyata di dalamnya banyak mem...
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
Sunan Abu Dawud merupakan salah satu dari enam kitab hadis utama dalam tradisi hadis Sunni. Kitab ini disusun oleh Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Ash'ath al-Sijistani pada abad ke-...
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
KRITIK TERHADAP KITAB SHAHIH AL-BUKHARI DAN SHAHIH MUSLIM
KRITIK TERHADAP KITAB SHAHIH AL-BUKHARI DAN SHAHIH MUSLIM
Para ulama telah sepakat tentang keautentikan hadis-hadis yang termuat dalam kitab Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim. Namun sekarang, sebagian ulama sudah mulai melakukan kritik ...
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
<p>Artikel ini akan membahas tentang kontribusi Ali Mustafa Yaqub dalam dinamika kajian hadis di Indonesia. Ia adalah salah seorang pakar di bidang hadis. Hadis-hadis yang di...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...
Peran Hadratus Syaikh Kh. Hasyim Asyari dalam Pengembangan Hadis di Indonesia
Peran Hadratus Syaikh Kh. Hasyim Asyari dalam Pengembangan Hadis di Indonesia
Sebagai negara yang penduduknya mayoritas Muslim, perkembangan hadis tentunya masuk ke Indonesia, menjadi menarik untuk dibahas karena sebagian besar penikmat ilmu hadis sendiri be...
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
Abstract
The quality of road services includes the performance of road infrastructure components, which include road pavement structures, road geometry, road complementary buil...

