Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KRITIK TERHADAP KITAB SHAHIH AL-BUKHARI DAN SHAHIH MUSLIM

View through CrossRef
Para ulama telah sepakat tentang keautentikan hadis-hadis yang termuat dalam kitab Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim. Namun sekarang, sebagian ulama sudah mulai melakukan kritik dan penelitian ulang terhadap hadis-hadis yang ada dalam kedua kitab Shahih tersebut. Nama lengkap al-Bukhari adalah Abu Abdillah Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin al-Mughirah bin Bardizbah al-Ja’fi al-Bukhari. hafalan yang sangat kuat. Ia menghafal 100.000 hadis shahih dan 200.000 hadis yang tidak shahih, di samping juga menguasai berbagai ilmu, terutama yang terkait dengan hadis. Di antara buku-buku yang ditulis al-Bukhari, yang paling terkenal adalah al-Jami’ al-Shahih yang terkenal juga dengan nama Shahih al-Bukhari. Sedang nama lengkap Muslim adalah Abu al-Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi al-Naisaburi. Imam Muslim juga dikenal sebagai ahli hadis yang memiliki tingkat hafalan yang tinggi sebagaimana al-Bukhari. Dari karya-karya Muslim, yang paling terkenal adalah kitab Jami’ al-Shahih atau dikenal dengan Shahih Muslim. Dua kitab hadis shahih yang ditulis al-Bukhari dan Muslim (al-Shahihain) merupakan dua kitab hadis yang paling populer di kalangan umat Islam hingga sekarang dan diakui sebagai kitab yang paling autentik setelah al-Quran. Meskipun dua kitab hadis shahih tersebut memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan hampir semua ulama hadis sepakat akan keautentikan hadis-hadis dalam kedua kitab tersebut, ternyata kedua kitab hadis ini tidak luput dari adanya kritik. Kritik terhadap kedua kitab ini tidak hanya dilontarkan oleh para orientalis, tetapi juga dari para ulama hadis sendiri. Kritik ini terkadang diarahkan kepada penulisnya, yakni al-Bukhari dan Muslim, dan terkadang juga diarahkan kepada metode yang digunakan oleh keduanya dalam penyusunan kedua kitab tersebut. Kritik dan sorotan yang diarahkan kepada dua kitab al-Shahihain tersebut hingga kini masih muncul, terutama dalam hal matan atau isi hadisnya.
Universitas Negeri Yogyakarta
Title: KRITIK TERHADAP KITAB SHAHIH AL-BUKHARI DAN SHAHIH MUSLIM
Description:
Para ulama telah sepakat tentang keautentikan hadis-hadis yang termuat dalam kitab Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim.
Namun sekarang, sebagian ulama sudah mulai melakukan kritik dan penelitian ulang terhadap hadis-hadis yang ada dalam kedua kitab Shahih tersebut.
Nama lengkap al-Bukhari adalah Abu Abdillah Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin al-Mughirah bin Bardizbah al-Ja’fi al-Bukhari.
hafalan yang sangat kuat.
Ia menghafal 100.
000 hadis shahih dan 200.
000 hadis yang tidak shahih, di samping juga menguasai berbagai ilmu, terutama yang terkait dengan hadis.
Di antara buku-buku yang ditulis al-Bukhari, yang paling terkenal adalah al-Jami’ al-Shahih yang terkenal juga dengan nama Shahih al-Bukhari.
Sedang nama lengkap Muslim adalah Abu al-Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi al-Naisaburi.
Imam Muslim juga dikenal sebagai ahli hadis yang memiliki tingkat hafalan yang tinggi sebagaimana al-Bukhari.
Dari karya-karya Muslim, yang paling terkenal adalah kitab Jami’ al-Shahih atau dikenal dengan Shahih Muslim.
Dua kitab hadis shahih yang ditulis al-Bukhari dan Muslim (al-Shahihain) merupakan dua kitab hadis yang paling populer di kalangan umat Islam hingga sekarang dan diakui sebagai kitab yang paling autentik setelah al-Quran.
Meskipun dua kitab hadis shahih tersebut memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan hampir semua ulama hadis sepakat akan keautentikan hadis-hadis dalam kedua kitab tersebut, ternyata kedua kitab hadis ini tidak luput dari adanya kritik.
Kritik terhadap kedua kitab ini tidak hanya dilontarkan oleh para orientalis, tetapi juga dari para ulama hadis sendiri.
Kritik ini terkadang diarahkan kepada penulisnya, yakni al-Bukhari dan Muslim, dan terkadang juga diarahkan kepada metode yang digunakan oleh keduanya dalam penyusunan kedua kitab tersebut.
Kritik dan sorotan yang diarahkan kepada dua kitab al-Shahihain tersebut hingga kini masih muncul, terutama dalam hal matan atau isi hadisnya.

Related Results

PENDIDIKAN LITERASI DALAM KITAB HADITS SHAHIH MUSLIM
PENDIDIKAN LITERASI DALAM KITAB HADITS SHAHIH MUSLIM
The aim of this research is to explore literacy education in the Sahih Muslim Book. This research is qualitative research with the type of library research, and the data analysis t...
Aplikasi Hadist Shahih Berbasis Android
Aplikasi Hadist Shahih Berbasis Android
Hadits yang dapat dijadikan panduan adalah hadits yang diyakini kebenarannya. Salah satu hadits yang paling diyakini kebenarannya adalah hadits shahih. Hadits shahih dapat ditemuka...
Aplikasi Hadist Shahih Berbasis Android
Aplikasi Hadist Shahih Berbasis Android
Hadits merupakan perkataan, perbuatan, ketetapan dan persetujuan dari Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam yang dijadikan sebagai sumber hukum Islam kedua setelah Al Qur’an. ...
MANHAJ AHMAD LUTFI FATHULLAH DALAM HADIS-HADIS LEMAH DAN PALSU DALAM KITAB DURRATUN NASIHIN
MANHAJ AHMAD LUTFI FATHULLAH DALAM HADIS-HADIS LEMAH DAN PALSU DALAM KITAB DURRATUN NASIHIN
Kitab Durratun Nashihin merupakan salah satu kitab yang bercorak targhib dan tarhib, banyak digunakan oleh masyarakat muslim khususnya di Indonesia. Ternyata di dalamnya banyak mem...
PENETAPAN KANON KITAB SUCI PERJANJIAN LAMA DALAM GEREJA KATOLIK
PENETAPAN KANON KITAB SUCI PERJANJIAN LAMA DALAM GEREJA KATOLIK
Penetapan Kanon Kitab Suci Perjanjian Lama dalam Gereja Katolik merupakan sebuah proses panjang dan kompleks yang bertujuan untuk menentukan kitab-kitab mana yang secara sah diakui...
Hadis-Hadis Toleransi Beragama dalam Perspektif Kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim
Hadis-Hadis Toleransi Beragama dalam Perspektif Kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim
Religious Tolerance: on the background of the many people who do not understand the existence of differences, appreciate understandings that are different from their own, which lea...

Back to Top