Javascript must be enabled to continue!
Peran Hadratus Syaikh Kh. Hasyim Asyari dalam Pengembangan Hadis di Indonesia
View through CrossRef
Sebagai negara yang penduduknya mayoritas Muslim, perkembangan hadis tentunya masuk ke Indonesia, menjadi menarik untuk dibahas karena sebagian besar penikmat ilmu hadis sendiri belum mengetahui bagaimana sejarah perkembangan hadis di Indonesia.
Adapun studi tentang sejarah perkembangan kajian hadis di Nusantara, dapat dikatakan masih sangat jarang dilakukan, padahal di samping ilmu-ilmu keislaman lainnya seperti tafsir, kalam, dan tasawuf, hadis juga memegang perananan yang sangat penting dalam kajian Islam, karena ia merupakan ajaran Islam setelah alquran. Pada umumnya, kajian hadis masih berpusat pada karya-karya ulama klasik, pembahasan yang dilakukan masih sekitar sejarah perkembangan hadis abad ke-2 H, sampai abad ke-4 H. Di samping itu, pembahasan juga diarahkan pada pelacakan dan pengajuan status keshahihan hadis.
Namun demikian tidak menutup kemungkinan bahwa studi tentang hadis di Indonesia mengalami kebangkitan. Bukti dari kebangkitan hadis terletak pada penulisan kitab-kitab hadis oleh ulama Indonesia, baik yang berupa terjemahan dari kitab yang berbahasa arab maupun kitab hadis yang ditulis berdasarkan pemikiran yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi masyarakat pada saat itu, yang dijadikan sebagai pedoman untuk melakukan ritual ibadah sehari-hari oleh masyarakat. Seperti kitab hadis yang berjudul Risālah Ahl al-Sunnah wa al-Jamā‘ah yang ditulis oleh K.H. Hasyim Asy‘ari seorang ulama ahli hadis yang sangat berpengaruh, sebagai bentuk jawaban dari keberagaman masyarakat pada saat itu. Kitab ini juga berperan sebagai jawaban masyarakat dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin modern.
Dalam penelitian yang dilakukan oleh Martin Van Bruinessen, kitab-kitab yang digunakan dalam dunia pesantren pada abad ke-19 tidak mencantumkan kitab hadis. Oleh karena itu K.H. Hasyim Asy’ari tercatat sebagai pelopor hadis yang pertama kali yang memperkenalkan dan mengajarkan hadis di dunia pesantren.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Title: Peran Hadratus Syaikh Kh. Hasyim Asyari dalam Pengembangan Hadis di Indonesia
Description:
Sebagai negara yang penduduknya mayoritas Muslim, perkembangan hadis tentunya masuk ke Indonesia, menjadi menarik untuk dibahas karena sebagian besar penikmat ilmu hadis sendiri belum mengetahui bagaimana sejarah perkembangan hadis di Indonesia.
Adapun studi tentang sejarah perkembangan kajian hadis di Nusantara, dapat dikatakan masih sangat jarang dilakukan, padahal di samping ilmu-ilmu keislaman lainnya seperti tafsir, kalam, dan tasawuf, hadis juga memegang perananan yang sangat penting dalam kajian Islam, karena ia merupakan ajaran Islam setelah alquran.
Pada umumnya, kajian hadis masih berpusat pada karya-karya ulama klasik, pembahasan yang dilakukan masih sekitar sejarah perkembangan hadis abad ke-2 H, sampai abad ke-4 H.
Di samping itu, pembahasan juga diarahkan pada pelacakan dan pengajuan status keshahihan hadis.
Namun demikian tidak menutup kemungkinan bahwa studi tentang hadis di Indonesia mengalami kebangkitan.
Bukti dari kebangkitan hadis terletak pada penulisan kitab-kitab hadis oleh ulama Indonesia, baik yang berupa terjemahan dari kitab yang berbahasa arab maupun kitab hadis yang ditulis berdasarkan pemikiran yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi masyarakat pada saat itu, yang dijadikan sebagai pedoman untuk melakukan ritual ibadah sehari-hari oleh masyarakat.
Seperti kitab hadis yang berjudul Risālah Ahl al-Sunnah wa al-Jamā‘ah yang ditulis oleh K.
H.
Hasyim Asy‘ari seorang ulama ahli hadis yang sangat berpengaruh, sebagai bentuk jawaban dari keberagaman masyarakat pada saat itu.
Kitab ini juga berperan sebagai jawaban masyarakat dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin modern.
Dalam penelitian yang dilakukan oleh Martin Van Bruinessen, kitab-kitab yang digunakan dalam dunia pesantren pada abad ke-19 tidak mencantumkan kitab hadis.
Oleh karena itu K.
H.
Hasyim Asy’ari tercatat sebagai pelopor hadis yang pertama kali yang memperkenalkan dan mengajarkan hadis di dunia pesantren.
.
Related Results
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
<p>Artikel ini akan membahas tentang kontribusi Ali Mustafa Yaqub dalam dinamika kajian hadis di Indonesia. Ia adalah salah seorang pakar di bidang hadis. Hadis-hadis yang di...
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
Abstract: The Tahfiz Hadis program is one of the extracurricular programs carried out at the Al Falah Puteri Islamic Boarding School Banjarbaru. This program was formed because of ...
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
Hadis disepakati sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah al-Qur’an. Namun, untuk dapat menjadikannya sebagai dasar ajaran, hadis harus melewati uji naqd al-hadis dan fiqh al-hadi...
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
Sunan Abu Dawud merupakan salah satu dari enam kitab hadis utama dalam tradisi hadis Sunni. Kitab ini disusun oleh Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Ash'ath al-Sijistani pada abad ke-...
WACANA SAINTIFIK HADIS DALAM KONSTRUKSI KESAHIHAN HADIS
WACANA SAINTIFIK HADIS DALAM KONSTRUKSI KESAHIHAN HADIS
Penelitian ini bermaksud menjelaskan penelitian hadis menurut standar prosedur ilmiah penelitian hadis yang disebut saintifik hadis. Wacana saintifik hadis dalam konstruksi kesahih...
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG ZAKAT PERTANIAN, PEMBEKAMAN SAAT BERPUASA DAN MASALAH ZUNUB SAAT BERPUASA
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG ZAKAT PERTANIAN, PEMBEKAMAN SAAT BERPUASA DAN MASALAH ZUNUB SAAT BERPUASA
Semua hadis rasulullah SAW yang telah sampai pada kita terlebih dahulu diperhatikan dari aspek kualitasnya, Baik yang diterapkan maupun tidak. Dilihat dari kualitasnya hadis bisa d...
KIPRAH KYAI HASYIM ASYARI DALAM DISKURSUR HADITS DI INDONESIA
KIPRAH KYAI HASYIM ASYARI DALAM DISKURSUR HADITS DI INDONESIA
"> Tulisan ini ingin menjelaskan bagaimana pemikiran kyai Hasyim Asyari tengtang hadis, sebagai ulamayang banyak menimba ilmu dari berbagai pesantren di tanah jawa dan diakhiri ...

