Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG ZAKAT PERTANIAN, PEMBEKAMAN SAAT BERPUASA DAN MASALAH ZUNUB SAAT BERPUASA

View through CrossRef
Semua hadis rasulullah SAW yang telah sampai pada kita terlebih dahulu diperhatikan dari aspek kualitasnya, Baik yang diterapkan maupun tidak. Dilihat dari kualitasnya hadis bisa dipecah kedalam 3 bagian (hadis shahih, hadis hasan,dan hadis dha’if), 2istilah yang pertama disebut sebagai hadis maqbul, artinya hadis yang boleh/harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dijadikan dalil, dan yang disebutkan (hadis dhaif) yaitu hadis mardud yang artinya tidak boleh dikerjakan atau hadis tersebut tidak diterima. Hadis-hadis Nabi SAW yang kualitasnya dapat diterima seringkali kurang jelas/dipahami untuk diimplementasikan atau diamalkan. Itu terjadi karena seringkali ditemukan beberapa hadis yangmana membahas suatu pembahasan dan hadis tersebutberbantahkan secara zahir nya dengan hadis lainnya atau dengan dalil-dalil yang tertuang dalam Al-Quran. Hal ini tentu menarik perhatian serius para ulama hadis, yang secara seksama mempelajari hadis yang bertentangan (Mukhtalif) agar kedua hadis tersebut dapat diamalkan. Para ulama hadis membangun kerangka teoritis untuk menyelesaikan hadis yang bertentangan,yang mana telah dituangkan didalam 1 bagianilmu hadis yang disebut dengan “Ilmu Mukhtalif Al-Hadis”.
Center for Open Science
Title: PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG ZAKAT PERTANIAN, PEMBEKAMAN SAAT BERPUASA DAN MASALAH ZUNUB SAAT BERPUASA
Description:
Semua hadis rasulullah SAW yang telah sampai pada kita terlebih dahulu diperhatikan dari aspek kualitasnya, Baik yang diterapkan maupun tidak.
Dilihat dari kualitasnya hadis bisa dipecah kedalam 3 bagian (hadis shahih, hadis hasan,dan hadis dha’if), 2istilah yang pertama disebut sebagai hadis maqbul, artinya hadis yang boleh/harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dijadikan dalil, dan yang disebutkan (hadis dhaif) yaitu hadis mardud yang artinya tidak boleh dikerjakan atau hadis tersebut tidak diterima.
Hadis-hadis Nabi SAW yang kualitasnya dapat diterima seringkali kurang jelas/dipahami untuk diimplementasikan atau diamalkan.
Itu terjadi karena seringkali ditemukan beberapa hadis yangmana membahas suatu pembahasan dan hadis tersebutberbantahkan secara zahir nya dengan hadis lainnya atau dengan dalil-dalil yang tertuang dalam Al-Quran.
Hal ini tentu menarik perhatian serius para ulama hadis, yang secara seksama mempelajari hadis yang bertentangan (Mukhtalif) agar kedua hadis tersebut dapat diamalkan.
Para ulama hadis membangun kerangka teoritis untuk menyelesaikan hadis yang bertentangan,yang mana telah dituangkan didalam 1 bagianilmu hadis yang disebut dengan “Ilmu Mukhtalif Al-Hadis”.

Related Results

Politik Hukum Lembaga Pengelola Zakat
Politik Hukum Lembaga Pengelola Zakat
Tulisan ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan memberikan sudut pandang mengenai politik hukum lembaga pengelola zakat. Seperti yang telah diktahui zakat merupakan salah satu ...
Mispersepsi Masyarakat Desa Pelem, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo terhadap Konsep Amil Zakat
Mispersepsi Masyarakat Desa Pelem, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo terhadap Konsep Amil Zakat
It is suspected that the community in Pelem Village do not fully understand the concept of amil zakat as well as the duties, rights and obligations of amil zakat itself and the ami...
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
PENGARUH KEPERCAYAAN DAN PENGETAHUAN TENTANG ZAKAT TERHADAP MINAT MASYARAKAT MEMBAYAR ZAKAT DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KABUPATEN BEKASI
PENGARUH KEPERCAYAAN DAN PENGETAHUAN TENTANG ZAKAT TERHADAP MINAT MASYARAKAT MEMBAYAR ZAKAT DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KABUPATEN BEKASI
During the last 4 years there has been an increase in receipt of zakat funds at the Bekasi Regency National Amil Zakat Agency. The increase in receipt of zakat funds for 4 years is...
PENGELOLAAN INFAQ ZAKAT DAN SEDEKAH
PENGELOLAAN INFAQ ZAKAT DAN SEDEKAH
Abstrak Pokok masalah penelitian ini bagaimana pengelolalan zakat infaq dan sedekah. Dari pokok masalah tersebut maka dirumuskanlah sub masalah yaitu: Bagaimana proses pengelolaan...
Aplikasi Konsep Wakalah dalam Pembayaran Zakat Simpanan: Kajian di Bank Islam Malaysia Berhad (BIMB)
Aplikasi Konsep Wakalah dalam Pembayaran Zakat Simpanan: Kajian di Bank Islam Malaysia Berhad (BIMB)
Zakat has played an important role in the socio-economic development of Muslims to reduce income and wealth inequality among the people of a country. The contribution of zakat for ...
MUKHTALIF HADIS DALAM KAJIAN HADIS: ANALISIS DAN METODE PEYELESAIANNYA
MUKHTALIF HADIS DALAM KAJIAN HADIS: ANALISIS DAN METODE PEYELESAIANNYA
Hadist berkedudukan penting dalam agama Islam. Posisi hadist ditingkatan ke dua dari Qur’an selaku naskah pedoman Islam. Selain menjadi penjelas daripada Qur’an, Hadist menentukk...

Back to Top