Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD

View through CrossRef
Sunan Abu Dawud merupakan salah satu dari enam kitab hadis utama dalam tradisi hadis Sunni. Kitab ini disusun oleh Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Ash'ath al-Sijistani pada abad ke-3 Hijriyah. Kitab ini berisi hadis-hadis yang berkaitan dengan hukum-hukum Islam, disusun berdasarkan bab-bab fikih. Di sisi lain, Syeikh Muhammad Nasiruddin al-Albani adalah seorang ulama hadis pada abad ke-20 yang terkenal atas dedikasinya dalam mengkaji dan menilai otentisitas hadis-hadis yang terdapat dalam kitab-kitab hadis klasik, di samping sahihain. Dalam konteks Daif Sunan Abu Dawud, al-Albani melakukan penyaringan terhadap hadis-hadis yang terdapat dalam kitab Sunan Abu Dawud, memisahkan hadis-hadis yang dianggap lemah dari yang sahih atau hasan. Hadis-hadis yang dianggap sahih atau hasan kemudian dikumpulkan olehnya dalam buku terpisah yang dinamakan "Sahih Sunan Abu Dawud". Al-Albani juga memberikan penilaian dan komentarnya mengenai status otentisitas hadis-hadis tersebut. Melalui penelitian ini, peneliti bertujuan untuk menggali metode yang digunakan oleh Syeikh al-Albani dalam mendefinisikan status kelemahan hadis. Penelitian dilakukan dengan melakukan studi literatur pada beberapa hadis dalam kitab tersebut, kemudian mengamati dan menganalisis metode yang diterapkan oleh al-Albani. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode yang diterapkan oleh Syeikh al-Albani dalam mendaifkan hadis sejalan dengan metode yang digunakan oleh para ulama hadis klasik. Ketika sebuah hadis tidak memenuhi kriteria hadis sahih atau hasan, maka al-Albani menilainya sebagai hadis daif.
Title: METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
Description:
Sunan Abu Dawud merupakan salah satu dari enam kitab hadis utama dalam tradisi hadis Sunni.
Kitab ini disusun oleh Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Ash'ath al-Sijistani pada abad ke-3 Hijriyah.
Kitab ini berisi hadis-hadis yang berkaitan dengan hukum-hukum Islam, disusun berdasarkan bab-bab fikih.
Di sisi lain, Syeikh Muhammad Nasiruddin al-Albani adalah seorang ulama hadis pada abad ke-20 yang terkenal atas dedikasinya dalam mengkaji dan menilai otentisitas hadis-hadis yang terdapat dalam kitab-kitab hadis klasik, di samping sahihain.
Dalam konteks Daif Sunan Abu Dawud, al-Albani melakukan penyaringan terhadap hadis-hadis yang terdapat dalam kitab Sunan Abu Dawud, memisahkan hadis-hadis yang dianggap lemah dari yang sahih atau hasan.
Hadis-hadis yang dianggap sahih atau hasan kemudian dikumpulkan olehnya dalam buku terpisah yang dinamakan "Sahih Sunan Abu Dawud".
Al-Albani juga memberikan penilaian dan komentarnya mengenai status otentisitas hadis-hadis tersebut.
Melalui penelitian ini, peneliti bertujuan untuk menggali metode yang digunakan oleh Syeikh al-Albani dalam mendefinisikan status kelemahan hadis.
Penelitian dilakukan dengan melakukan studi literatur pada beberapa hadis dalam kitab tersebut, kemudian mengamati dan menganalisis metode yang diterapkan oleh al-Albani.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode yang diterapkan oleh Syeikh al-Albani dalam mendaifkan hadis sejalan dengan metode yang digunakan oleh para ulama hadis klasik.
Ketika sebuah hadis tidak memenuhi kriteria hadis sahih atau hasan, maka al-Albani menilainya sebagai hadis daif.

Related Results

PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
Peran Hadratus Syaikh Kh. Hasyim Asyari dalam Pengembangan Hadis di Indonesia
Peran Hadratus Syaikh Kh. Hasyim Asyari dalam Pengembangan Hadis di Indonesia
Sebagai negara yang penduduknya mayoritas Muslim, perkembangan hadis tentunya masuk ke Indonesia, menjadi menarik untuk dibahas karena sebagian besar penikmat ilmu hadis sendiri be...
ANALISIS KITAB RUJUKAN HADIS YANG DIGUNAKAN DALAM KITAB TA’LIM AL-MUTA’ALLIM OLEH SHAYKH AL-ZARNUJI
ANALISIS KITAB RUJUKAN HADIS YANG DIGUNAKAN DALAM KITAB TA’LIM AL-MUTA’ALLIM OLEH SHAYKH AL-ZARNUJI
<p class="06IsiAbstrak">Kitab <em>Ta’lim al-Muta’alim</em> yang dikarang oleh shaykh al-Zarnuji merupakan kitab klasik yang berisikan adab atau etika belajar dan ...
Kritik Hasan Al-Saqqaf terhadap Nasiruddin Al-Albani
Kritik Hasan Al-Saqqaf terhadap Nasiruddin Al-Albani
Riset ini menganalisis kritik dari Hassan bin Ali Assaqaf, seorang ulama kontemporer asal Yordania, kepada Nashiruddin Al-Albani soal penilaiannya terhadap hadits nabi. Metode pene...
Metode Penelitian Fiqh al-Hadis
Metode Penelitian Fiqh al-Hadis
Hadis Nabi dalam hierarki sumber hukum Islam berada pada kedudukan kedua selepas al-Quran. Hadis berfungsi untuk menjelaskan, menafsirkan apa yang terkandung dalam al-Qur...
HISTORITAS PERKEMBANGAN HADIS (DARI PERIODE KLASIK HINGGA KONTEMPORER)
HISTORITAS PERKEMBANGAN HADIS (DARI PERIODE KLASIK HINGGA KONTEMPORER)
ABSTRACT The history of the study of hadith from time to time experienced a very significant development, initially the study of hadith from oral to oral developed into writing, t...
POLARISASI SUFISTIK DAN HADIS PADA POPULARITAS IHYA’ ‘ULUMUDDIN DI NUSANTARA
POLARISASI SUFISTIK DAN HADIS PADA POPULARITAS IHYA’ ‘ULUMUDDIN DI NUSANTARA
<p><a name="_Hlk39758655"></a><span>Imam al-Ghazali sebagai pengarang kitab <em>Ihya’ ‘Ulumuddin </em>memiliki latar belakang hidup yang beragam...
Larangan Memukul Istri dalam Kajian Hadis
Larangan Memukul Istri dalam Kajian Hadis
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sikap Nabi berdasarkan hadis yang di riwayat Abu Dawud tentang larangan memukul isteri. yaitu Nabi melarang suami memukul isteri, kemudian memb...

Back to Top