Javascript must be enabled to continue!
Studi Eksperimental Kuat Tekan Bata Merah dengan Variasi Penambahan Abu Sekam Padi
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu sekam padi sebagai material tambahan dan pengaruh waktu pembakaran bata merah terhadap kuat tekan bata merah. Model uji yang telah dibuat diseleksi berdasarkan sifat tampak dan dimensinya sebelum pengujian kuat tekan dilakukan. Penelitian ini menggunakan sampel batu bata merah berbentuk balok dengan ukuran panjang 22 cm, lebar 10 cm dan tinggi 5 cm. variasi penambahan abu sekam padi yang digunakan adalah 0%, 5%, 10% dan 15%. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh bahwa semua sampel dengan variasi penambahan abu sekam padi 0%, 5%, 10% dan 15 % dengan lama waktu pembakaran selama 3 hari dan 7 hari menurut sifat tampak sesuai dengan SNI 15-2094-2000, sedangkan kuat tekan tidak memenuhi standar minimum di SNI 15-2094-2000. Nilai kuat tekan optimum yaitu 4,94 pada variasi penambahan abu sekam padi 0% dengan pembakaran selama 3 hari dan nilai kuat tekan minimum yaitu 3,16 dengan variasi penambahan abu sekam padi 15% dengan pembakaran selama 3 hari dan 7 hari. Batu bata merah dengan variasi penambahan abu sekam padi sebanyak 5%, pembakaran selama 3 hari dengan nilai kuat tekan 4,74 adalah model uji yang direkomendasikan digunakan dalam bidang kontruksi karena hasil kuat tekan mendekati kelas 50 SNI 15-2094-2000 yaitu 5 Mpa (5 N/mm2).
Center of Technology (COT)
Title: Studi Eksperimental Kuat Tekan Bata Merah dengan Variasi Penambahan Abu Sekam Padi
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu sekam padi sebagai material tambahan dan pengaruh waktu pembakaran bata merah terhadap kuat tekan bata merah.
Model uji yang telah dibuat diseleksi berdasarkan sifat tampak dan dimensinya sebelum pengujian kuat tekan dilakukan.
Penelitian ini menggunakan sampel batu bata merah berbentuk balok dengan ukuran panjang 22 cm, lebar 10 cm dan tinggi 5 cm.
variasi penambahan abu sekam padi yang digunakan adalah 0%, 5%, 10% dan 15%.
Berdasarkan hasil pengujian diperoleh bahwa semua sampel dengan variasi penambahan abu sekam padi 0%, 5%, 10% dan 15 % dengan lama waktu pembakaran selama 3 hari dan 7 hari menurut sifat tampak sesuai dengan SNI 15-2094-2000, sedangkan kuat tekan tidak memenuhi standar minimum di SNI 15-2094-2000.
Nilai kuat tekan optimum yaitu 4,94 pada variasi penambahan abu sekam padi 0% dengan pembakaran selama 3 hari dan nilai kuat tekan minimum yaitu 3,16 dengan variasi penambahan abu sekam padi 15% dengan pembakaran selama 3 hari dan 7 hari.
Batu bata merah dengan variasi penambahan abu sekam padi sebanyak 5%, pembakaran selama 3 hari dengan nilai kuat tekan 4,74 adalah model uji yang direkomendasikan digunakan dalam bidang kontruksi karena hasil kuat tekan mendekati kelas 50 SNI 15-2094-2000 yaitu 5 Mpa (5 N/mm2).
Related Results
KEKUATAN PAVING BLOCK MENGGUNAKAN CAMPURAN ABU SEKAM PADI DAN KAPUR
KEKUATAN PAVING BLOCK MENGGUNAKAN CAMPURAN ABU SEKAM PADI DAN KAPUR
Abstrak : Paving block adalah suatu bahan bangunan yang dibuat dari campuran semen, agregat dan air atau bahan lainnya. Paving block dapat digunakan untuk konstruksi jalan dan terg...
Pemanfaatan dan Pengaruh Fly Ash Batu Bara Sebagai Substitusi Sebagian Semen Terhadap Nilai Kuat Tekan Bata Ringan Jenis Cellular Lightweight Concrete (CLC)
Pemanfaatan dan Pengaruh Fly Ash Batu Bara Sebagai Substitusi Sebagian Semen Terhadap Nilai Kuat Tekan Bata Ringan Jenis Cellular Lightweight Concrete (CLC)
Bata ringan berdimensi seragam dan berukuran lebih besar daripada bata merah, bata ringan memiliki ketahanan sekuat beton dan bobot bata ringan juga lebih ringan daripada bata mera...
Pengaruh Campuran Pasir Terhadap Batu Bata Merah
Pengaruh Campuran Pasir Terhadap Batu Bata Merah
Pasir merupakan suatu partikel-parikel yang lebih kecil dari kerikil dan lebih besar dari butiran lempung yang berukuran 5-0,074 mm yang bersifat tidak plastis dan tidak kohesi. Pa...
Optimalisasi Kuat Tekan Bata Merah dengan Penambahan Fly Ash dan Abu Sekam Padi
Optimalisasi Kuat Tekan Bata Merah dengan Penambahan Fly Ash dan Abu Sekam Padi
Bata merah merupakan jenis batu bata yang umum digunakan di Indonesia untuk pembuatan rumah, pagar. Kelebihan dari bata merah adalah tahan cuaca dan tahan asam, polusi dan api. Sem...
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH ABU SEKAM PADI DAN SUPERPLASTICIZER PADA MORTAR TERHADAP KUAT TEKAN
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH ABU SEKAM PADI DAN SUPERPLASTICIZER PADA MORTAR TERHADAP KUAT TEKAN
Limbah abu sekam padi merupakan limbah hasil pembakaran sekam padi yang mengandung senyawa terbesarnya adalah silika. Limbah abu sekam padi yang dicampur pada mortar tida...
Pengaruh Pelapukan Tanah Liat Terhadap Kuat Tekan Bata Merah Di Dataran Tapus Kabupaten Rejang Lebong
Pengaruh Pelapukan Tanah Liat Terhadap Kuat Tekan Bata Merah Di Dataran Tapus Kabupaten Rejang Lebong
Bata merah merupakan material konstruksi yang banyak digunakan masyarakat Dataran Tapus Kabupaten Rejang Lebong. Kualitas bata merah sangat dipengaruhi oleh sifat tanah liat sebaga...
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
Tanaman edamame (Glycine max (L.) Merill) merupakan tanaman multiguna yang memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia. Optimalisasi lahan gambut untuk areal produ...
Pengaruh Penambahan Abu Sekam Padi Terhadap Kuat Tekan Mortar
Pengaruh Penambahan Abu Sekam Padi Terhadap Kuat Tekan Mortar
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu sekam padi terhadap kuat tekan mortar dengan presentase variasi sebesar 5%, 10%, dan 15% pada berat semen, pada usia 7...

