Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH ABU SEKAM PADI DAN SUPERPLASTICIZER PADA MORTAR TERHADAP KUAT TEKAN
View through CrossRef
Limbah abu sekam padi merupakan limbah hasil pembakaran sekam padi yang mengandung senyawa terbesarnya adalah silika. Limbah abu sekam padi yang dicampur pada mortar tidak dapat serta merta meningkatkan kuat tekan, bahkan dapat mengurangi kuat tekan dari mortar normal karena sifatnya yang lapuk dapat mempengaruhi daya rekat. Penambahan limbah abu sekam padi yang berlebihan juga mempengaruhi kelecakan pada mortar jangka panjang, sehingga dibutuhkan bahan kimia yang dapat membantu mengurangi faktor air semen seperti superplasticizer. Superplasticizer dapat mengurangi penambahan air pada campuran mortar agar membantu menjaga kuat tekan dari mortar tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kuat tekan mortar dengan ukuran benda uji 5 cm x 5 cm x 5 cm yang berbentuk kubus. Penggunaan abu sekam padi sebesar 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% dari berat semen dengan kadar superplasticizer 1% dari berat semen. Setiap komposisi berjumlah 3 benda uji dengan total benda uji yang akan digunakan berjumlah 60 buah. Hasil kuat tekan tertinggi pada penelitian ini adalah 11,73 MPa pada mortar umur 7 hari dan 12,53 MPa pada mortar umur 28 hari dengan komposisi kadar abu sekam padi 2,5% dan superplasticizer 1%. Kuat tekan paling rendah pada penelitian ini adalah 5,2 MPa pada mortar umur 7 hari dan 6 MPa pada mortar umur 28 hari dengan komposisi abu sekam padi 10% tanpa superplasticizer.
Title: PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH ABU SEKAM PADI DAN SUPERPLASTICIZER PADA MORTAR TERHADAP KUAT TEKAN
Description:
Limbah abu sekam padi merupakan limbah hasil pembakaran sekam padi yang mengandung senyawa terbesarnya adalah silika.
Limbah abu sekam padi yang dicampur pada mortar tidak dapat serta merta meningkatkan kuat tekan, bahkan dapat mengurangi kuat tekan dari mortar normal karena sifatnya yang lapuk dapat mempengaruhi daya rekat.
Penambahan limbah abu sekam padi yang berlebihan juga mempengaruhi kelecakan pada mortar jangka panjang, sehingga dibutuhkan bahan kimia yang dapat membantu mengurangi faktor air semen seperti superplasticizer.
Superplasticizer dapat mengurangi penambahan air pada campuran mortar agar membantu menjaga kuat tekan dari mortar tersebut.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kuat tekan mortar dengan ukuran benda uji 5 cm x 5 cm x 5 cm yang berbentuk kubus.
Penggunaan abu sekam padi sebesar 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% dari berat semen dengan kadar superplasticizer 1% dari berat semen.
Setiap komposisi berjumlah 3 benda uji dengan total benda uji yang akan digunakan berjumlah 60 buah.
Hasil kuat tekan tertinggi pada penelitian ini adalah 11,73 MPa pada mortar umur 7 hari dan 12,53 MPa pada mortar umur 28 hari dengan komposisi kadar abu sekam padi 2,5% dan superplasticizer 1%.
Kuat tekan paling rendah pada penelitian ini adalah 5,2 MPa pada mortar umur 7 hari dan 6 MPa pada mortar umur 28 hari dengan komposisi abu sekam padi 10% tanpa superplasticizer.
Related Results
KEKUATAN PAVING BLOCK MENGGUNAKAN CAMPURAN ABU SEKAM PADI DAN KAPUR
KEKUATAN PAVING BLOCK MENGGUNAKAN CAMPURAN ABU SEKAM PADI DAN KAPUR
Abstrak : Paving block adalah suatu bahan bangunan yang dibuat dari campuran semen, agregat dan air atau bahan lainnya. Paving block dapat digunakan untuk konstruksi jalan dan terg...
Pengaruh Penambahan Abu Sekam Padi Terhadap Kuat Tekan Mortar
Pengaruh Penambahan Abu Sekam Padi Terhadap Kuat Tekan Mortar
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu sekam padi terhadap kuat tekan mortar dengan presentase variasi sebesar 5%, 10%, dan 15% pada berat semen, pada usia 7...
Studi Eksperimental Kuat Tekan Bata Merah dengan Variasi Penambahan Abu Sekam Padi
Studi Eksperimental Kuat Tekan Bata Merah dengan Variasi Penambahan Abu Sekam Padi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu sekam padi sebagai material tambahan dan pengaruh waktu pembakaran bata merah terhadap kuat tekan bata merah. Mode...
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
Tanaman edamame (Glycine max (L.) Merill) merupakan tanaman multiguna yang memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia. Optimalisasi lahan gambut untuk areal produ...
ANALISA PENGGUNAAN ABU ARANG KAYU PENGGANTI SEBAGIAN PASIR TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR
ANALISA PENGGUNAAN ABU ARANG KAYU PENGGANTI SEBAGIAN PASIR TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR
Mortar adalah salah satu bahan bangunan yang berfungsi sebagai perekat pasangan batu bata, batako, plesteran dan sebagainya. Saat ini mortar masih menggunakan agregat halus atau pa...
Studi Karakteristik Kuat Tekan Beton Geopolimer Berbahan Dasar Abu Sekam Padi
Studi Karakteristik Kuat Tekan Beton Geopolimer Berbahan Dasar Abu Sekam Padi
Beton geopolimer menjadikan alternatif ramah lingkungan bagi beton konvensional karena memiliki potensi untuk mengurangi emisi karbon. Abu sekam padi yang merupakan limbah pertania...
Pemanfaatan Serat Polypropylene untuk Meningkatkan Kuat Tekan Mortar dan Kuat Tekan Pasangan Bata
Pemanfaatan Serat Polypropylene untuk Meningkatkan Kuat Tekan Mortar dan Kuat Tekan Pasangan Bata
Kuat tekan mortar merupakan parameter utama untuk menentukan kualitas mortar. Kuat tekan didefinisikan sebagai perbandingan antara beban yang diberikan dan luas penampang sampel mo...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...

