Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

STRATEGI KOMISI PENYIARAN INDONESIA DAERAH (KPID) PROVINSI BENGKULU DALAM MENSOSIALISASIKAN LITERASI MEDIA UNTUK MEWUJUDKAN PENYIARAN SEHAT

View through CrossRef
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) adalah lembaga independen yang didirikan di setiap provinsi di Indonesia dengan tujuan untuk mengatur penyelenggaraan penyiaran di daerah tersebut. Di Provinsi Bengkulu, salah satu fungsi KPID adalah memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mengurangi dampak negatif dari penyiaran. Penyiaran yang berkualitas rendah dapat merugikan perkembangan sumber daya manusia, terutama generasi muda yang merupakan penerus bangsa, sehingga perlu adanya perbandingan antara investasi sumber daya manusia dan efek yang ditimbulkannya.Penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi komunikasi KPID Bengkulu dalam mempromosikan literasi media untuk menciptakan penyiaran yang sehat.Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPID Provinsi Bengkulu melakukan sosialisasi literasi media dengan membentuk tim riset untuk menganalisis dampak penyiaran dari berbagai media terhadap masyarakat. Kegiatan sosialisasi tersebut mencakup pelaksanaan langsung serta program P3SPS. Kata Kunci:Strategi Komunikasi, Sosialisasi, Literasi Media, Penyiaran Sehat, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah
Title: STRATEGI KOMISI PENYIARAN INDONESIA DAERAH (KPID) PROVINSI BENGKULU DALAM MENSOSIALISASIKAN LITERASI MEDIA UNTUK MEWUJUDKAN PENYIARAN SEHAT
Description:
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) adalah lembaga independen yang didirikan di setiap provinsi di Indonesia dengan tujuan untuk mengatur penyelenggaraan penyiaran di daerah tersebut.
Di Provinsi Bengkulu, salah satu fungsi KPID adalah memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mengurangi dampak negatif dari penyiaran.
Penyiaran yang berkualitas rendah dapat merugikan perkembangan sumber daya manusia, terutama generasi muda yang merupakan penerus bangsa, sehingga perlu adanya perbandingan antara investasi sumber daya manusia dan efek yang ditimbulkannya.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi komunikasi KPID Bengkulu dalam mempromosikan literasi media untuk menciptakan penyiaran yang sehat.
Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPID Provinsi Bengkulu melakukan sosialisasi literasi media dengan membentuk tim riset untuk menganalisis dampak penyiaran dari berbagai media terhadap masyarakat.
Kegiatan sosialisasi tersebut mencakup pelaksanaan langsung serta program P3SPS.
Kata Kunci:Strategi Komunikasi, Sosialisasi, Literasi Media, Penyiaran Sehat, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah.

Related Results

Peran KPID Sulawesi Selatan Dalam Mengawasi Konten Siaran Televisi Lokal Di Kota Makassar
Peran KPID Sulawesi Selatan Dalam Mengawasi Konten Siaran Televisi Lokal Di Kota Makassar
Peran KPID Sulawesi Selatan adalah salah satu penunjang berjalan baiknya proses penyiaran di Sulawesi Selatan. Sebab itu Peneliti berhasrat dan terdorong untuk menggambarkan serta ...
Kewenangan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Tengah Dalam Pengawasan Siaran Iklan Kampanye Pemilu 2024 Di Televisi
Kewenangan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Tengah Dalam Pengawasan Siaran Iklan Kampanye Pemilu 2024 Di Televisi
This study aims to analyze the authority of the Regional Indonesian Broadcasting Commission (KPID) of Central Java in supervising television broadcasts of campaign advertisements f...
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
Keterbukaan informasi ini harus dikawal secara serentak oleh publik dan badan publik, keterbukaan informasi mampu mensejahterakan masyarakat, menjadi alat menuju pada percepatan pe...
URGENSI PENGATURAN HUKUM PENYIARAN ACEH BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGAKTUALISASI NILAI ISLAM DAN BUDAYA MASYARAKAT ACEH
URGENSI PENGATURAN HUKUM PENYIARAN ACEH BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGAKTUALISASI NILAI ISLAM DAN BUDAYA MASYARAKAT ACEH
Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1). Pengaturan Hukum Penyiaran Aceh dalam mengaktualisasi nilai keislaman dan Kearifan budaya local masyarakat Aceh (2) Program Penyiaran Ac...
Urgensi Pembaharuan Undang-Undang Penyiaran Mengenai Perizinan Penyiaran Berbasis Internet di Indonesia
Urgensi Pembaharuan Undang-Undang Penyiaran Mengenai Perizinan Penyiaran Berbasis Internet di Indonesia
Penelitian ini mengkaji mengenai urgensi terkait pembaharuan Undang-Undang Penyiaran mengenai perizinan penyiaran berbasis internet di Indonesia. Perkembangan internet yang terus b...
PEMETAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN (FISHING GROUND) NELAYAN KOTA BENGKULU, PROVINSI BENGKULU
PEMETAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN (FISHING GROUND) NELAYAN KOTA BENGKULU, PROVINSI BENGKULU
Sebagian besar kegiatan penangkapan ikan oleh nelayan di Kota Bengkulu masih menggunakan armada dan alat tangkap sederhana. Teknologi sederhana berdampak pada daerah penangkapan ik...
KEWENANGAN KOMISI PENYIARAN INDONESIA SEBAGAI LEMBAGA NEGARA INDEPENDEN DALAM MEWUJUDKAN TAYANGAN TELEVISI YANG EDUKATIF DAN RAMAH ANAK
KEWENANGAN KOMISI PENYIARAN INDONESIA SEBAGAI LEMBAGA NEGARA INDEPENDEN DALAM MEWUJUDKAN TAYANGAN TELEVISI YANG EDUKATIF DAN RAMAH ANAK
Artikel ini akan mengkaji tentang kewenangan Komisi Penyiaran Indonesia Sebagai Lembaga Negara Independen dalam mewujudkan tayangan televisi yang edukatif dan ramah anak, Dalam art...

Back to Top