Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Strategi Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan Sumedang

View through CrossRef
Abstract. Green open space has an important role in shaping the quality of sustainable urban life and ensuring the welfare of urban communities. However, currently Regional Governments face obstacles in managing Public Green Open Spaces in cities or urban areas. The Sumedang Urban Area is one of the urban areas that is currently developing. This growth is often accompanied by increased urbanization and infrastructure development. Public Green Open Space in the Sumedang Urban Area is currently still not optimal. Therefore, the author identifies existing public green open space management problems and formulates strategies that can be implemented. The aim of this research is to formulate a management strategy for Public Green Open Space in the Sumedang Urban Area so that it can be optimal. The method in this research uses Delphi analysis and SWOT analysis. Based on the Delphi analysis carried out, there are three aspects that are the main problems in the management of Public Green Open Spaces in the Sumedang Urban Area, namely, the provision of facilities and infrastructure in Public Green Open Spaces is still not available properly. The SWOT quadrant in the research is in quadrant I which indicates an aggressive growth strategy.  In an effort to improve the management of Public Green Open Space in the Sumedang Urban Area, there are strategies that can be implemented, namely by planning & developing Public Green Open Space, improving Public Green Open Space facilities and infrastructure as well as community participation in managing Public Green Open Space. Abstrak. Ruang Terbuka Hijau memiliki peran yang penting dalam membentuk kualitas kehidupan perkotaan yang berkelanjutan dan memastikan kesejahteraan masyarakat perkotaan. Namun, saat ini Pemerintah Daerah menghadapi kendala dalam mengelola Ruang Terbuka Hijau Publik yang ada di kota atau kawasan perkotaan. Kawasan Perkotaan Sumedang merupakan salah satu daerah perkotaan yang sedang berkembang. Pertumbuhan ini sering kali diikuti oleh peningkatan urbanisasi dan pembangunan infrastruktur. Ruang Terbuka Hijau Publik di Kawasan Perkotaan Sumedang saat ini masih belum optimal. Maka dari itu penulis mengidentifikasi permasalahan pengelolaan RTH Publik yang ada serta merumuskan strategi yang dapat dilakukan. Tujuan dari penelitian ini untuk merumuskan strategi pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Publik di Kawasan Perkotaan Sumedang agar dapat optimal. Metode pada penelitian ini menggunakan analisis Delphi dan analisis SWOT. Berdasarkan analisis delphi yang dilakukan, terdapat tiga aspek yang menjadi permasalahan utama pada pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Publik di Kawasan Perkotaan Sumedang, yaitu, penyediaan sarana dan prasarana pada Ruang Terbuka Hijau Publik masih belum tersedia dengan baik. Kuadran SWOT dalam penelitian berada pada kuadran I yang menandakan strategi pertumbuhan agresif.  Dalam upaya meningkatkan pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Publik di Kawasan Perkotaan Sumedang terdapat strategi yang dapat dilakukan yaitu dengan perencanaan & pengembangan RTH Publik, peningkatan sarana dan prasarana RTH Publik serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan RTH Publik.
Title: Strategi Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan Sumedang
Description:
Abstract.
Green open space has an important role in shaping the quality of sustainable urban life and ensuring the welfare of urban communities.
However, currently Regional Governments face obstacles in managing Public Green Open Spaces in cities or urban areas.
The Sumedang Urban Area is one of the urban areas that is currently developing.
This growth is often accompanied by increased urbanization and infrastructure development.
Public Green Open Space in the Sumedang Urban Area is currently still not optimal.
Therefore, the author identifies existing public green open space management problems and formulates strategies that can be implemented.
The aim of this research is to formulate a management strategy for Public Green Open Space in the Sumedang Urban Area so that it can be optimal.
The method in this research uses Delphi analysis and SWOT analysis.
Based on the Delphi analysis carried out, there are three aspects that are the main problems in the management of Public Green Open Spaces in the Sumedang Urban Area, namely, the provision of facilities and infrastructure in Public Green Open Spaces is still not available properly.
The SWOT quadrant in the research is in quadrant I which indicates an aggressive growth strategy.
  In an effort to improve the management of Public Green Open Space in the Sumedang Urban Area, there are strategies that can be implemented, namely by planning & developing Public Green Open Space, improving Public Green Open Space facilities and infrastructure as well as community participation in managing Public Green Open Space.
Abstrak.
Ruang Terbuka Hijau memiliki peran yang penting dalam membentuk kualitas kehidupan perkotaan yang berkelanjutan dan memastikan kesejahteraan masyarakat perkotaan.
Namun, saat ini Pemerintah Daerah menghadapi kendala dalam mengelola Ruang Terbuka Hijau Publik yang ada di kota atau kawasan perkotaan.
Kawasan Perkotaan Sumedang merupakan salah satu daerah perkotaan yang sedang berkembang.
Pertumbuhan ini sering kali diikuti oleh peningkatan urbanisasi dan pembangunan infrastruktur.
Ruang Terbuka Hijau Publik di Kawasan Perkotaan Sumedang saat ini masih belum optimal.
Maka dari itu penulis mengidentifikasi permasalahan pengelolaan RTH Publik yang ada serta merumuskan strategi yang dapat dilakukan.
Tujuan dari penelitian ini untuk merumuskan strategi pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Publik di Kawasan Perkotaan Sumedang agar dapat optimal.
Metode pada penelitian ini menggunakan analisis Delphi dan analisis SWOT.
Berdasarkan analisis delphi yang dilakukan, terdapat tiga aspek yang menjadi permasalahan utama pada pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Publik di Kawasan Perkotaan Sumedang, yaitu, penyediaan sarana dan prasarana pada Ruang Terbuka Hijau Publik masih belum tersedia dengan baik.
Kuadran SWOT dalam penelitian berada pada kuadran I yang menandakan strategi pertumbuhan agresif.
  Dalam upaya meningkatkan pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Publik di Kawasan Perkotaan Sumedang terdapat strategi yang dapat dilakukan yaitu dengan perencanaan & pengembangan RTH Publik, peningkatan sarana dan prasarana RTH Publik serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan RTH Publik.

Related Results

PERSEPSI  MASYARAKAT TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PALEMBANG
PERSEPSI  MASYARAKAT TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PALEMBANG
Ruang Terbuka Hijau (RTH) dapat didefinisikan sebagai ruang terbuka, dimana merupakan tempat tumbuh tanaman, baik tanaman yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja ditanam. Ru...
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
ABSTRAKRuang terbuka hijau (RTH) merupakan area yang wajib disediakan untuk wilayah kota dan perkotaan dengan proporsi sebesar 30% dari total wilayah. Fakta di lapangan menunjukkan...
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi yang ada di lapangan (eksisting) ruang terbuka hijau di Kota Langsa, melihat perubahan ruang terbuka hijau di Kota Langsa ...
Analisis Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Menggunakan Pendekatan Indeks Hijau-Biru Indonesia Di Kelurahan Tamalanrea
Analisis Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Menggunakan Pendekatan Indeks Hijau-Biru Indonesia Di Kelurahan Tamalanrea
Abstract. The purpose of this study is to determine the availability of green open space in Tamalanrea Village and how the strategy to maximize green open space in Tamalanrea Villa...
Konsep Pemanfaatan Ruang Terbuka Di Kawasan Kota Lama Semarang
Konsep Pemanfaatan Ruang Terbuka Di Kawasan Kota Lama Semarang
ABSTRACTMorphologically, the Semarang Old Town area has a very important role in the development of Semarang City and also has an important value for the development of urban area ...
Analisis Tingkat Kebisingan Lalu Lintas Berdasarkan Variasi Guna Lahan (Studi Kasus : Jalan AH Nasution Kota Metro)
Analisis Tingkat Kebisingan Lalu Lintas Berdasarkan Variasi Guna Lahan (Studi Kasus : Jalan AH Nasution Kota Metro)
Pada ruas Jalan AH Nasution adalah kawasan yang diperuntukkan sebagai kawasan perdagangan, perkantoran, ruang terbuka hijau, pemerintahan, perkantoran, dan sekolah. Dengan adanya j...
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Perceraian di Pengadilan Agama Sumedang
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Perceraian di Pengadilan Agama Sumedang
Abstract. In living a married life, married couples often face various problems, ranging from mild to severe, which can threaten the integrity of the household and lead to divorce....
Perubahan Pengelolaan Diseminasi Informasi dalam Rangka Transformasi Digital di Komisi Pemilihan Umum
Perubahan Pengelolaan Diseminasi Informasi dalam Rangka Transformasi Digital di Komisi Pemilihan Umum
Abstract. KPU has the responsibility to serve the public, but because there are several indicators of changes in information management that are not good enough to make the Public ...

Back to Top