Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Menggunakan Pendekatan Indeks Hijau-Biru Indonesia Di Kelurahan Tamalanrea

View through CrossRef
Abstract. The purpose of this study is to determine the availability of green open space in Tamalanrea Village and how the strategy to maximize green open space in Tamalanrea Village and can be an input or reference for the government as a policy determinant in development, private parties, social institutions, or communities that act as development implementation and for planners in terms of increasing development, especially in terms of providing green open space. This research is qualitative research with data collection techniques using observation, interview, documentation and literature study methods. The data obtained were then analyzed using spatial approach, qualitative descriptive analysis, and Indonesian Green-Blue Index (IHBI) approach. The conclusion of this study, is that the availability of green open space in Tamalanrea Village based on MINISTER OF ATR / BPN Number 14 of 2022 concerning the provision and utilization of green open space consisting of allotment areas or green open space zones, namely RT parks and green lanes, allotment areas or other zones, namely agricultural areas, green open spaces on plots, namely parcels in residential zones, parcels in office zones, and home yards, as well as blue open space areas, namely lakes whose availability needs to be maximized ecologically and socially based on MINISTER OF ATR / BPN Number 14 of 2022.   Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan ruang terbuka hijau di Kelurahan Tamalanrea dan bagaimana strategi memaksimalan ruang terbuka hijau di Kelurahan Tamalanrea serta dapat menjadi bahan masukan atau acuan bagi pemerintah sebagai penentu kebijakan dalam pembangunan, pihak swasta, lemabaga sosial, atau masyarakat yang bertindak sebagai pelaksanaan pembangunan dan bagi perencana dalam hal peningkatan pembangunan terutama dalam hal penyediaan ruang terbuka hijau. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan studi literatur. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan pendekatan spasial, analisis deskriptif kualitatif, dan pendekatan Indeks Hijau-Biru Indonesia (IHBI). Kesimpulan dari penelitian ini, adalah bahwa ketersediaan ruang terbuka hijau di Kelurahan Tamalanrea berdasarkan PERMEN ATR/BPN Nomor 14 Tahun 2022 tentang penyediaan dan pemanfaatan ruang terbuka hijau yang terdiri dari kawasan peruntukan atau zona ruang terbuka hijau yaitu taman RT dan jalur hijau, kawasan peruntukan atau zona lainnya yaitu kawasan pertanian, ruang terbuka hijau pada kavling yaitu persil pada zona perumahan, persil pada zona perkantoran, dan pekarangan rumah, serta kawasan ruang terbuka biru yaitu danau yang ketersediaannya perlu dimaksimalkan secara ekologis dan sosial berdasarkan PERMEN ATR/BPN Nomor 14 Tahun 2022.
Title: Analisis Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Menggunakan Pendekatan Indeks Hijau-Biru Indonesia Di Kelurahan Tamalanrea
Description:
Abstract.
The purpose of this study is to determine the availability of green open space in Tamalanrea Village and how the strategy to maximize green open space in Tamalanrea Village and can be an input or reference for the government as a policy determinant in development, private parties, social institutions, or communities that act as development implementation and for planners in terms of increasing development, especially in terms of providing green open space.
This research is qualitative research with data collection techniques using observation, interview, documentation and literature study methods.
The data obtained were then analyzed using spatial approach, qualitative descriptive analysis, and Indonesian Green-Blue Index (IHBI) approach.
The conclusion of this study, is that the availability of green open space in Tamalanrea Village based on MINISTER OF ATR / BPN Number 14 of 2022 concerning the provision and utilization of green open space consisting of allotment areas or green open space zones, namely RT parks and green lanes, allotment areas or other zones, namely agricultural areas, green open spaces on plots, namely parcels in residential zones, parcels in office zones, and home yards, as well as blue open space areas, namely lakes whose availability needs to be maximized ecologically and socially based on MINISTER OF ATR / BPN Number 14 of 2022.
  Abstrak.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan ruang terbuka hijau di Kelurahan Tamalanrea dan bagaimana strategi memaksimalan ruang terbuka hijau di Kelurahan Tamalanrea serta dapat menjadi bahan masukan atau acuan bagi pemerintah sebagai penentu kebijakan dalam pembangunan, pihak swasta, lemabaga sosial, atau masyarakat yang bertindak sebagai pelaksanaan pembangunan dan bagi perencana dalam hal peningkatan pembangunan terutama dalam hal penyediaan ruang terbuka hijau.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan studi literatur.
Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan pendekatan spasial, analisis deskriptif kualitatif, dan pendekatan Indeks Hijau-Biru Indonesia (IHBI).
Kesimpulan dari penelitian ini, adalah bahwa ketersediaan ruang terbuka hijau di Kelurahan Tamalanrea berdasarkan PERMEN ATR/BPN Nomor 14 Tahun 2022 tentang penyediaan dan pemanfaatan ruang terbuka hijau yang terdiri dari kawasan peruntukan atau zona ruang terbuka hijau yaitu taman RT dan jalur hijau, kawasan peruntukan atau zona lainnya yaitu kawasan pertanian, ruang terbuka hijau pada kavling yaitu persil pada zona perumahan, persil pada zona perkantoran, dan pekarangan rumah, serta kawasan ruang terbuka biru yaitu danau yang ketersediaannya perlu dimaksimalkan secara ekologis dan sosial berdasarkan PERMEN ATR/BPN Nomor 14 Tahun 2022.

Related Results

PERSEPSI  MASYARAKAT TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PALEMBANG
PERSEPSI  MASYARAKAT TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PALEMBANG
Ruang Terbuka Hijau (RTH) dapat didefinisikan sebagai ruang terbuka, dimana merupakan tempat tumbuh tanaman, baik tanaman yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja ditanam. Ru...
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi yang ada di lapangan (eksisting) ruang terbuka hijau di Kota Langsa, melihat perubahan ruang terbuka hijau di Kota Langsa ...
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
ABSTRAKRuang terbuka hijau (RTH) merupakan area yang wajib disediakan untuk wilayah kota dan perkotaan dengan proporsi sebesar 30% dari total wilayah. Fakta di lapangan menunjukkan...
Konsep Pemanfaatan Ruang Terbuka Di Kawasan Kota Lama Semarang
Konsep Pemanfaatan Ruang Terbuka Di Kawasan Kota Lama Semarang
ABSTRACTMorphologically, the Semarang Old Town area has a very important role in the development of Semarang City and also has an important value for the development of urban area ...
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Lingkungan permukiman Kekalik Timur mengalami pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan, hal ini dapat mempengaruhi ruang terbuka hijau dan ketersediaan prasarana lingkungan ya...
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
ABSTRACT The Covid-19 pandemic has changed economic conditions in various countries, including Indonesia. One of the sectors affected is the capital market sector which can also de...
Strategi Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan Sumedang
Strategi Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan Sumedang
Abstract. Green open space has an important role in shaping the quality of sustainable urban life and ensuring the welfare of urban communities. However, currently Regional Governm...

Back to Top