Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ALASAN PEREMPUAN MELAKUKAN VICTIM BLAMING PADA KORBAN PELECEHAN SEKSUAL

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi perempuan Ex-Lokalisasi Dolly dalam menyikapi tindak pelecehan seksual dan kebiasaan victim blaming yang dilakukan oleh masyarakat Dolly. Jenis penelitian ini adalah kualitatif eksploratif dengan menggunakan desain studi kasus. Victim Blaming merupakan sebuah ideologi tentang peneguhan terhadap ketidakadilan dengan menemukan celah kesalahan pada korban ketidakadilan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sikap masyarakat khususnya perempuan Ex-Lokalisasi Dolly terhadap korban pelecehan seksual masih sangat disayangkan. Penormalisasian pelecehan seksual dan didukung  sifat permissive atau tak acuh terhadap lingkungan sekitar, yang membuat mereka bersikap tidak adil serta menyalahkan perempuan korban pelecehan seksual bahwa mereka adalah penyebab terjadinya tindak pelecehan seksual. Sebagian besar masyarakat khususnya perempuan tidak memiliki kesadaran dan edukasi yang cukup mengenai pelecehan seksual. Mayoritas perempuan Dolly dengan jenjang pendidikan rendah melakukan blaming the victim terhadap korban pelecehan seksual.Kata Kunci: Pelecehan Seksual, Wanita, Victim Blaming
Title: ALASAN PEREMPUAN MELAKUKAN VICTIM BLAMING PADA KORBAN PELECEHAN SEKSUAL
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi perempuan Ex-Lokalisasi Dolly dalam menyikapi tindak pelecehan seksual dan kebiasaan victim blaming yang dilakukan oleh masyarakat Dolly.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif eksploratif dengan menggunakan desain studi kasus.
Victim Blaming merupakan sebuah ideologi tentang peneguhan terhadap ketidakadilan dengan menemukan celah kesalahan pada korban ketidakadilan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sikap masyarakat khususnya perempuan Ex-Lokalisasi Dolly terhadap korban pelecehan seksual masih sangat disayangkan.
Penormalisasian pelecehan seksual dan didukung  sifat permissive atau tak acuh terhadap lingkungan sekitar, yang membuat mereka bersikap tidak adil serta menyalahkan perempuan korban pelecehan seksual bahwa mereka adalah penyebab terjadinya tindak pelecehan seksual.
Sebagian besar masyarakat khususnya perempuan tidak memiliki kesadaran dan edukasi yang cukup mengenai pelecehan seksual.
Mayoritas perempuan Dolly dengan jenjang pendidikan rendah melakukan blaming the victim terhadap korban pelecehan seksual.
Kata Kunci: Pelecehan Seksual, Wanita, Victim Blaming.

Related Results

Penerapan UU No. 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual di Muka Hukum Indonesia
Penerapan UU No. 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual di Muka Hukum Indonesia
Kasus pelecehan seksual merupakan permasalahan hukum yang kerap terjadi di muka hukum Indonesia. Hal ini bukan hanya karena opini semata melainkan banyaknya fakta-fakta kasus pelec...
Studi Kasus Dampak Pelecehan Oleh Keluarga Dekat Pada Perempuan
Studi Kasus Dampak Pelecehan Oleh Keluarga Dekat Pada Perempuan
Pelecehan seksual dapat terjadi kapanpun, dimanapun tidak mengenal tempat, waktu, ras, bahkan jenis kelamin. Beberapa data menunjukkan bahwa kebanyakan korban pelecehan seksual ada...
Perlindungan Hukum terhadap Anak Dibawah Umur Korban Tindak Pidana Pelecehan Seksual
Perlindungan Hukum terhadap Anak Dibawah Umur Korban Tindak Pidana Pelecehan Seksual
Perlindungan hukum bagi anak selaku korban merupakan usaha yang dilakukan seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan perlindungan yang bersifat yuridis. Penelitian ini diangkat dar...
Penerapan Pendidikan Multikultural dalam Membina Interaksi Sosial Siswa Melalui Layanan Bimbingan dan Konseling
Penerapan Pendidikan Multikultural dalam Membina Interaksi Sosial Siswa Melalui Layanan Bimbingan dan Konseling
Artikel ini membahas tentang implementasi konseling eksistensial dalam mengatasi trauma pada korban pelecehan seksual, dimana kita ketahui pada saat ini kasus pelecahan seksual dal...
Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Berbagai motif kejahatan seksual berkembang dalam dua dekade ini. Berkembangnya teknologi informasi serta arus globalisasi menambah kembali deretan modus operandi baru dalam kejaha...
Fenonema Victim Blaming pada Mahasiswa terhadap Korban Pelecehan Seksual
Fenonema Victim Blaming pada Mahasiswa terhadap Korban Pelecehan Seksual
Tujuan penelitian ini mendeskripsikan bentuk-bentuk victim blaming, faktor yang melatarbelakangi terjadinya victim blaming dan dampak victim blaming pada korban pelecehan seksual. ...
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TERHADAP PELECEHAN SEKSUAL KEPADA REMAJA DI SMAN 26 BATAM
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TERHADAP PELECEHAN SEKSUAL KEPADA REMAJA DI SMAN 26 BATAM
Latar Belakang : Kekerasan seksual adalah praktek seksual yang dinilai menyimpang karena dilakukan dengan cara-cara kekerasan, bertentangan dengan ajaran dan nilai-nilai agama sert...

Back to Top