Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Dinding Bata Terhadap Kapasitas Seismik Gedung Beton Bertulang Berlantai Banyak

View through CrossRef
Studi ini menjelaskan tentang pengaruh dinding bata terhadap kapasitas seismik gedung beton bertulang. Di kota Padang, dinding bata digunakan sebagai dinding non struktural pada sebagian besar gedung beton bertulang. Dalam hal ini, kontribusi dinding bata terhadap kinerja struktur gedung bertulang dianalisis. Bangunan beton bertulang sepuluh lantai dipilih sebagai model dalam penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui kapasitas seismik dan keamanan gedung ditinjau dari perpindahan, drift rasio, dan gaya geser dasar. Untuk mengevaluasi kapasitas seismik gedung beton bertulang digunakan 2 (dua) model. Bangunan dianalisis dan dibandingkan antara bangunan beton bertulang dengan dan tanpa dinding bata. Pemodelan dianalisa dengan menggunakan Push Over Analysis dengan menggunakan software yang disebut Struktural Earthquake Response Analysis 3D (STERA 3D), Analisis Pushover dilakukan dengan menggunakan distribusi beban UBC. Hasil analisis menunjukkan bahwa dinding  dalam rangka beton bertulang dapat meningkatkan gaya geser dasar sekitar 38% dan 25% pada arah X dan Y struktur dibandingkan dengan rangka beton bertulang tanpa dinding bata, dinding bata juga dapat meningkatkan titik kinerja dalam arah X dan Y struktur masing-masing sebesar 45% dan 32%. Dinding bata dapat mengurangi kerusakan pada komponen struktural. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan dinding bata dapat memberikan peningkatan terhadap kapasitas seismik bangunan beton bertulang secara signifikan
Title: Pengaruh Dinding Bata Terhadap Kapasitas Seismik Gedung Beton Bertulang Berlantai Banyak
Description:
Studi ini menjelaskan tentang pengaruh dinding bata terhadap kapasitas seismik gedung beton bertulang.
Di kota Padang, dinding bata digunakan sebagai dinding non struktural pada sebagian besar gedung beton bertulang.
Dalam hal ini, kontribusi dinding bata terhadap kinerja struktur gedung bertulang dianalisis.
Bangunan beton bertulang sepuluh lantai dipilih sebagai model dalam penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui kapasitas seismik dan keamanan gedung ditinjau dari perpindahan, drift rasio, dan gaya geser dasar.
Untuk mengevaluasi kapasitas seismik gedung beton bertulang digunakan 2 (dua) model.
Bangunan dianalisis dan dibandingkan antara bangunan beton bertulang dengan dan tanpa dinding bata.
Pemodelan dianalisa dengan menggunakan Push Over Analysis dengan menggunakan software yang disebut Struktural Earthquake Response Analysis 3D (STERA 3D), Analisis Pushover dilakukan dengan menggunakan distribusi beban UBC.
Hasil analisis menunjukkan bahwa dinding  dalam rangka beton bertulang dapat meningkatkan gaya geser dasar sekitar 38% dan 25% pada arah X dan Y struktur dibandingkan dengan rangka beton bertulang tanpa dinding bata, dinding bata juga dapat meningkatkan titik kinerja dalam arah X dan Y struktur masing-masing sebesar 45% dan 32%.
Dinding bata dapat mengurangi kerusakan pada komponen struktural.
Dapat disimpulkan bahwa penggunaan dinding bata dapat memberikan peningkatan terhadap kapasitas seismik bangunan beton bertulang secara signifikan.

Related Results

Pengaruh Dinding Bata terhadap Kapasitas Seismik Gedung Beton Bertulang Berlantai Banyak
Pengaruh Dinding Bata terhadap Kapasitas Seismik Gedung Beton Bertulang Berlantai Banyak
Studi ini menjelaskan tentang pengaruh dinding bata terhadap kapasitas seismik gedung beton bertulang. Di kota Padang, dinding bata digunakan sebagai dinding non struktural pada se...
ANALISA KAPASITAS SEISMIK DENGAN DAN TANPA DINDING BATA PADA GEDUNG BETON BERTULANG
ANALISA KAPASITAS SEISMIK DENGAN DAN TANPA DINDING BATA PADA GEDUNG BETON BERTULANG
Makalah ini menjelaskan pengaruh dinding bata terhadap kapasitas seismik gedung beton bertulang berlantai banyak. Di  Kota Padang, sebagian besar bangunan beton bertulang menggunak...
Analisis Penggunaan Dinding Façade Beton Precast Pada Gedung 4 Lantai
Analisis Penggunaan Dinding Façade Beton Precast Pada Gedung 4 Lantai
Pekerjaan dinding façade adalah pekerjaan dengan utilitas yang kompleks dan merupakan sumber aktifitas kerja yang dapat menimbulkan bahaya (Hazard) kece...
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mem...
Evaluasi Kapasitas Seismik Gedung Beton Bertulang dengan Metode Pushover Analysis
Evaluasi Kapasitas Seismik Gedung Beton Bertulang dengan Metode Pushover Analysis
Gedung Bedah dan Central Sterile Supply Department RSUD Kota Solok merupakan gedung beton bertulang yang baru saja selesai dibangun pada Januari 2024. Pada penelitian Ini akan dila...
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
Air laut memiliki kandungan garam yang tinggi yang dapat menggerogoti kekuatan dan keawetan beton. Hal ini disebabkan klorida yang terdapat pada air laut yang merupakan garam yang ...
Analisis Pengaruh Posisi Dinding Geser Terhadap Kapasitas Seismik Struktur Gedung Beton Bertulang Dengan Metode Analisis Pushover
Analisis Pengaruh Posisi Dinding Geser Terhadap Kapasitas Seismik Struktur Gedung Beton Bertulang Dengan Metode Analisis Pushover
Indonesia merupakan wilayah rawan gempa, sehingga diperlukan struktur bangunan yang mampu menahan beban lateral secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh...
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Beton merupakan material konstruksi yang bersifat getas. Kombinasinya dengan baja pada material beton bertulang menjadikan material beton yang getas getas menjadi daktail. Pada bet...

Back to Top