Javascript must be enabled to continue!
Analisis Penggunaan Dinding Façade Beton Precast Pada Gedung 4 Lantai
View through CrossRef
Pekerjaan dinding façade adalah pekerjaan dengan utilitas yang kompleks dan merupakan sumber aktifitas kerja yang dapat menimbulkan bahaya (Hazard) kecelakaan kerja yang tinggi. Pada pekerjaan dengan menggunakan façade sebagai pengganti dinding bata konvesional pada area façade berhasil mempercepat waktu pelaksanaan dari pekerjaan dinding facede, karena dengan system Precast waktu produksi bisa dilaksanakan pada squence waktu yang jauh sebelum pelaksanaan dinding akan dilaksanakan. Pada suatu pekerjaan façade harus direncanakan agar aktifitas dengan menggunakan banyak tenaga kerja diganti dengan aktifitas dengan produktifitas alat kerja dan analisa safety working dengan menggunakan pendekatan terhadap sistem keamanan salah satunya dengan menggunganakan alat pelindung diri (APD) dan Alat Pelindung Kerja (APK) sesuai dengan resiko work instruction pada pekerjaan di ketinggian dengan alat perancah bertumpuk terlalu tinggi. Pelaksanaan konstruksi menggunakan Dinding Facade Precast dilakukan untuk mempermudah dan mempercepat pelaksanaan pekerjaan dibandingkan dengan menggunakan rancangan Dinding Facade konvesional atau mengganti pekerjaan sipil non-struktur. Serta ditunjang dengan perencanaan yang terukur, mulai dari pengadaan, produksi, sampai pekerjaan erection precast serta pemodelan untuk metode angkat dan angkut yang efisien. Metode penelitian ini terdiri perbandingan komprehensif dari faktor waktu dari pelaksanaan pekerjaan dinding Façade dan dinding konvensional pada perimeter luar gedung lebih dari tiga lantai dari durasi pekerjaan. Hasil perbandingan antara metode dinding Façade dengan metode konvensional diperoleh rata -rata reduksi sebagai berikut: data secara biaya akan ada perbedaan dikarenakan kualitas bahan antara dinding bata ringan dengan dinding precast beton yang memang tidak equal akan tetapi untuk high rise building dengan jumlah lantai di atas 4 lantai diindikasikan akan sangat lebih ekonomis pelaksanaan dengan dinding façade beton karena faktor alat menjadi semakin besar pada penggunaan dinding bata. Lalu waktu pelaksanaan dinding façade beton pr ecast menjadi lebih cepat 50 s/d 70%, serta bahan yang lebih baik dari dinding bata ringan akan mengurangi rework karena minim keretakan, seperti pada pekerjaan plesteran pad a dinding bata, sehingga juga akan meengurangi biaya, kemudian dari elemen SMK3L sangat direkomendasikan melihat penggunaan dinding bata ringan sangat riskan terjadi penyimpangan SMK3L.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: Analisis Penggunaan Dinding Façade Beton Precast Pada Gedung 4 Lantai
Description:
Pekerjaan dinding façade adalah pekerjaan dengan utilitas yang kompleks dan merupakan sumber aktifitas kerja yang dapat menimbulkan bahaya (Hazard) kecelakaan kerja yang tinggi.
Pada pekerjaan dengan menggunakan façade sebagai pengganti dinding bata konvesional pada area façade berhasil mempercepat waktu pelaksanaan dari pekerjaan dinding facede, karena dengan system Precast waktu produksi bisa dilaksanakan pada squence waktu yang jauh sebelum pelaksanaan dinding akan dilaksanakan.
Pada suatu pekerjaan façade harus direncanakan agar aktifitas dengan menggunakan banyak tenaga kerja diganti dengan aktifitas dengan produktifitas alat kerja dan analisa safety working dengan menggunakan pendekatan terhadap sistem keamanan salah satunya dengan menggunganakan alat pelindung diri (APD) dan Alat Pelindung Kerja (APK) sesuai dengan resiko work instruction pada pekerjaan di ketinggian dengan alat perancah bertumpuk terlalu tinggi.
Pelaksanaan konstruksi menggunakan Dinding Facade Precast dilakukan untuk mempermudah dan mempercepat pelaksanaan pekerjaan dibandingkan dengan menggunakan rancangan Dinding Facade konvesional atau mengganti pekerjaan sipil non-struktur.
Serta ditunjang dengan perencanaan yang terukur, mulai dari pengadaan, produksi, sampai pekerjaan erection precast serta pemodelan untuk metode angkat dan angkut yang efisien.
Metode penelitian ini terdiri perbandingan komprehensif dari faktor waktu dari pelaksanaan pekerjaan dinding Façade dan dinding konvensional pada perimeter luar gedung lebih dari tiga lantai dari durasi pekerjaan.
Hasil perbandingan antara metode dinding Façade dengan metode konvensional diperoleh rata -rata reduksi sebagai berikut: data secara biaya akan ada perbedaan dikarenakan kualitas bahan antara dinding bata ringan dengan dinding precast beton yang memang tidak equal akan tetapi untuk high rise building dengan jumlah lantai di atas 4 lantai diindikasikan akan sangat lebih ekonomis pelaksanaan dengan dinding façade beton karena faktor alat menjadi semakin besar pada penggunaan dinding bata.
Lalu waktu pelaksanaan dinding façade beton pr ecast menjadi lebih cepat 50 s/d 70%, serta bahan yang lebih baik dari dinding bata ringan akan mengurangi rework karena minim keretakan, seperti pada pekerjaan plesteran pad a dinding bata, sehingga juga akan meengurangi biaya, kemudian dari elemen SMK3L sangat direkomendasikan melihat penggunaan dinding bata ringan sangat riskan terjadi penyimpangan SMK3L.
.
Related Results
De gevel – een intermediair element tussen buiten en binnen
De gevel – een intermediair element tussen buiten en binnen
This study is based on the fact that all people have a basic need for protection from other people (and animals) as well as from the elements (the exterior climate). People need a ...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
PENYELIDIKAN STRUKTUR UNTUK MENDAPATKAN DATA BAGI ANALISIS PENINGKATAN KAPASITAS GEDUNG
PENYELIDIKAN STRUKTUR UNTUK MENDAPATKAN DATA BAGI ANALISIS PENINGKATAN KAPASITAS GEDUNG
ABSTRACT
The number of students of Civil Engineering Department of Bali State Polytechnic has increased dramatically since the opening of Diploma IV program in 2013. ...
PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI PH AIR TERHDAPA KUAT TEKAN BETON NORMAL
PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI PH AIR TERHDAPA KUAT TEKAN BETON NORMAL
Dalam pembuatan betonair sangat diperlukan untuk memicu proses kimiawi semen, membasahi agregat halus, dan memberikan kemudahan dalam pekerjaan beton. Pada dasarnya air yang diguna...
STUDI AWAL PENGEMBANGAN METODE PERAWATAN BETON DENGAN METODE BIOMINERALISASI : LITERATURE REVIEW
STUDI AWAL PENGEMBANGAN METODE PERAWATAN BETON DENGAN METODE BIOMINERALISASI : LITERATURE REVIEW
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan referensi inovasi penggunaan bakteri dalam masa perawatan beton. Inovasi pada material beton dengan metode self-healing memungkinkan ...
Using a Biomimicry Approach in the Design of a Kinetic Façade to Regulate the Amount of Daylight Entering a Working Space
Using a Biomimicry Approach in the Design of a Kinetic Façade to Regulate the Amount of Daylight Entering a Working Space
At present, buildings are increasingly being designed with transparent materials, with glass paneling being especially popular as an installation material due to its architectural ...
PERHITUNGAN KAPASITAS LIFT SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI VERTIKAL PADA GEDUNG BERTINGKAT
PERHITUNGAN KAPASITAS LIFT SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI VERTIKAL PADA GEDUNG BERTINGKAT
Pada Gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi dengan tinggi 4 lantai pada gedung A dan C, tinggi 5 lantai pada gedung B masih menggunakan tangga sebagai alat transportasi vertikal u...
Analisa Laporan Keuangan Guna Mengukur Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Semen Di Bursa Efek Indonesia
Analisa Laporan Keuangan Guna Mengukur Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Semen Di Bursa Efek Indonesia
Kinerja keuangan pada perusahaan semen di Bursa Efek Indonesia ialah menganalisisa laporan keuangan perusahaan. Guna menelaah keadaan keuangan perusahaan caka patau tidak, dan mamp...

