Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PRIORITISASI PENANGANAN PERLINTASAN SEBIDANG PADA KRL COMMUTER LINTAS BOGOR MENGGUNAKAN PENDEKATAN MITIGASI RISIKO BERBASIS EXPOSURE DAN VULNERABILITY

View through CrossRef
Perlintasan sebidang pada jalur KRL Commuter Lintas Bogor menimbulkan risiko keselamatan tinggi akibat interaksi antara moda rel dan jalan. Penelitian ini bertujuan menyusun prioritas penanganan perlintasan sebidang berbasis mitigasi risiko dengan indikator exposure dan vulnerability menggunakan data sekunder yang mudah diakses. Studi ini meneliti perlintasan sebanyak 57 melalui metode skoring ordinal terhadap tujuh indikator. Hasilnya menyatakan perlintasan tergolong berisiko sedang sebesar 87,72% dan berisiko rendah sebesar 12,28%. Validasi oleh lima evaluator independen menunjukkan hasil konsisten dengan percentage agreement 93,33% dan ICC 0,828. Temuan dalam studi ini menunjukkan bahwa pendekatan sederhana berbasis data sekunder dapat menghasilkan penilaian risiko yang reliabel dan berguna bagi pengambilan keputusan dalam perencanaan infrastruktur transportasi perkotaan serta mendukung pengelolaan mobilitas yang lebih aman dan efisien.
Title: PRIORITISASI PENANGANAN PERLINTASAN SEBIDANG PADA KRL COMMUTER LINTAS BOGOR MENGGUNAKAN PENDEKATAN MITIGASI RISIKO BERBASIS EXPOSURE DAN VULNERABILITY
Description:
Perlintasan sebidang pada jalur KRL Commuter Lintas Bogor menimbulkan risiko keselamatan tinggi akibat interaksi antara moda rel dan jalan.
Penelitian ini bertujuan menyusun prioritas penanganan perlintasan sebidang berbasis mitigasi risiko dengan indikator exposure dan vulnerability menggunakan data sekunder yang mudah diakses.
Studi ini meneliti perlintasan sebanyak 57 melalui metode skoring ordinal terhadap tujuh indikator.
Hasilnya menyatakan perlintasan tergolong berisiko sedang sebesar 87,72% dan berisiko rendah sebesar 12,28%.
Validasi oleh lima evaluator independen menunjukkan hasil konsisten dengan percentage agreement 93,33% dan ICC 0,828.
Temuan dalam studi ini menunjukkan bahwa pendekatan sederhana berbasis data sekunder dapat menghasilkan penilaian risiko yang reliabel dan berguna bagi pengambilan keputusan dalam perencanaan infrastruktur transportasi perkotaan serta mendukung pengelolaan mobilitas yang lebih aman dan efisien.

Related Results

PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN PERLINTASAN SEBIDANG JALAN REL DAN JALAN UMUM DI KOTA BANDUNG
PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN PERLINTASAN SEBIDANG JALAN REL DAN JALAN UMUM DI KOTA BANDUNG
Abstract   The problem of traffic congestion and the high risk of accidents at level crossings between railways and public roads in Bandung City requires urgent handling of these...
ANALISIS TINGKAT KETEPATAN WAKTU KRL COMMUTER LINE TANAH ABANG - RANGKASBITUNG (STUDI KASUS: STASIUN TANAH ABANG)
ANALISIS TINGKAT KETEPATAN WAKTU KRL COMMUTER LINE TANAH ABANG - RANGKASBITUNG (STUDI KASUS: STASIUN TANAH ABANG)
KRL Commuter Line as one of the transportation options is preferred in Jabodetabek because of its ability to meet the needs of large quantity of passengers. The title of this thesi...
EFEKTIFITAS PENUTUPAN PERMANEN PERLINTASAN SEBIDANG (Studi Kasus : Perlintasan Sebidang Jl. K. H. Hasyim Ashari)
EFEKTIFITAS PENUTUPAN PERMANEN PERLINTASAN SEBIDANG (Studi Kasus : Perlintasan Sebidang Jl. K. H. Hasyim Ashari)
Perlintasan sebidang adalah perpotongan sebidang antara jalur kereta api dengan jalan. Perlintasan sebidang pada Jl. K. H. Hasyim Ashari ditutup permanen pada oktober 2017 yang lal...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Sosialisasi di Perlintasan Sebidang sebagai Upaya Meningkatkan Disiplin Pengguna Jalan
Sosialisasi di Perlintasan Sebidang sebagai Upaya Meningkatkan Disiplin Pengguna Jalan
Berdasarkan UU 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan pasal 114 menyatakan bahwa pengguna jalan raya harus mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama kepada ken...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Penerapan Computation Offloading Pada Sistem Deteksi Pelanggaran Perlintasan Sebidang Berbasis Komputasi Tepi
Penerapan Computation Offloading Pada Sistem Deteksi Pelanggaran Perlintasan Sebidang Berbasis Komputasi Tepi
Perlintasan sebidang masih menjadi permasalahan di beberapa kota akibat tingkat pelanggaran yang tinggi. Saat ini, pengawasan di perlintasan sebidang masih dilakukan secara konvens...
MEMINIMALISIR TINGKAT KECELAKAAN PADA PERLINTASAN KERETA API ILEGAL DENGAN PEMASANGAN KACA CEMBUNG
MEMINIMALISIR TINGKAT KECELAKAAN PADA PERLINTASAN KERETA API ILEGAL DENGAN PEMASANGAN KACA CEMBUNG
Perlintasan sebidang adalah perpotongan sebidang antara jalur kereta api dengan jalan raya. Isu kecelakaan dalam perlintasan sebidang merupakan kasus yang tinggi dalam kecelakaan l...

Back to Top