Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN PERLINTASAN SEBIDANG JALAN REL DAN JALAN UMUM DI KOTA BANDUNG

View through CrossRef
Abstract   The problem of traffic congestion and the high risk of accidents at level crossings between railways and public roads in Bandung City requires urgent handling of these crossings. Ideally, the existence of these level crossings should be eliminated, to ensure the railway safety and the safety and smooth flow of traffic on public roads. Although handling level crossings to non-level crossings is a needed solution, its implementation requires high costs. Therefore, an objective analysis is needed to determine the level crossings that really need to be prioritized for handling. In this study, the handling of these level crossings is examined, using Multi-Criteria Analysis that integrates technical and non-technical aspects as determining parameters. This study shows that the level crossing on Jln. Laswi obtained the highest score, with a total score of 46.50, followed by the level crossing on Jln. Gedebage Selatan and the level crossing on Jln. A. Yani, with total scores of 42.50 and 39.00, respectively. Based on these results, it is recommended that these three level crossings be upgraded to non-level crossings.   Keywords: level crossing; railroad; road; traffic congestion; traffic safety     Abstrak   Permasalahan kemacetan lalu lintas dan tingginya risiko kecelakaan pada perlintasan sebidang antara jalan rel dan jalan umum di Kota Bandung menuntut adanya penanganan yang mendesak terhadap perlintasan tersebut. Idealnya, keberadaan perlintasan sebidang ini ditiadakan, untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api serta keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas di jalan umum. Meskipun penanganan perlintasan sebidang menjadi perlintasan tidak sebidang merupakan solusi yang dibutuhkan, implementasinya memerlukan biaya yang tinggi. Karena itu, perlu dilakukan analisis yang objektif sehingga dapat ditentukan perlintasan-perlintasan sebidang yang memang perlu mendapat prioritas untuk ditangani. Pada studi ini dikaji penanganan perlintasan sebidang tersebut, dengan menggunakan Multi-Criteria Analysis yang mengintegrasikan aspek teknis dan aspek nonteknis sebagai parameter penentu. Studi ini menunjukkan bahwa perlintasan sebidang di Jln. Laswi memperoleh skor tertinggi, dengan nilai total 46,50, diikuti oleh perlintasan sebidang di Jln. Gedebage Selatan dan perlintasan sebidang di  Jln. A. Yani, yang masing-masing bernilai total 42,50 dan 39,00. Berdasarkan hasil tersebut, ketiga perlintasan sebidang ini direkomendasikan untuk ditangani menjadi perlintasan tidak sebidang.   Kata-kata kunci: perlintasan sebidang; jalan rel; jalan; kemacetan lalu lintas; keselamatan lalu lintas
Title: PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN PERLINTASAN SEBIDANG JALAN REL DAN JALAN UMUM DI KOTA BANDUNG
Description:
Abstract   The problem of traffic congestion and the high risk of accidents at level crossings between railways and public roads in Bandung City requires urgent handling of these crossings.
Ideally, the existence of these level crossings should be eliminated, to ensure the railway safety and the safety and smooth flow of traffic on public roads.
Although handling level crossings to non-level crossings is a needed solution, its implementation requires high costs.
Therefore, an objective analysis is needed to determine the level crossings that really need to be prioritized for handling.
In this study, the handling of these level crossings is examined, using Multi-Criteria Analysis that integrates technical and non-technical aspects as determining parameters.
This study shows that the level crossing on Jln.
Laswi obtained the highest score, with a total score of 46.
50, followed by the level crossing on Jln.
Gedebage Selatan and the level crossing on Jln.
A.
Yani, with total scores of 42.
50 and 39.
00, respectively.
Based on these results, it is recommended that these three level crossings be upgraded to non-level crossings.
  Keywords: level crossing; railroad; road; traffic congestion; traffic safety     Abstrak   Permasalahan kemacetan lalu lintas dan tingginya risiko kecelakaan pada perlintasan sebidang antara jalan rel dan jalan umum di Kota Bandung menuntut adanya penanganan yang mendesak terhadap perlintasan tersebut.
Idealnya, keberadaan perlintasan sebidang ini ditiadakan, untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api serta keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas di jalan umum.
Meskipun penanganan perlintasan sebidang menjadi perlintasan tidak sebidang merupakan solusi yang dibutuhkan, implementasinya memerlukan biaya yang tinggi.
Karena itu, perlu dilakukan analisis yang objektif sehingga dapat ditentukan perlintasan-perlintasan sebidang yang memang perlu mendapat prioritas untuk ditangani.
Pada studi ini dikaji penanganan perlintasan sebidang tersebut, dengan menggunakan Multi-Criteria Analysis yang mengintegrasikan aspek teknis dan aspek nonteknis sebagai parameter penentu.
Studi ini menunjukkan bahwa perlintasan sebidang di Jln.
Laswi memperoleh skor tertinggi, dengan nilai total 46,50, diikuti oleh perlintasan sebidang di Jln.
Gedebage Selatan dan perlintasan sebidang di  Jln.
A.
Yani, yang masing-masing bernilai total 42,50 dan 39,00.
Berdasarkan hasil tersebut, ketiga perlintasan sebidang ini direkomendasikan untuk ditangani menjadi perlintasan tidak sebidang.
  Kata-kata kunci: perlintasan sebidang; jalan rel; jalan; kemacetan lalu lintas; keselamatan lalu lintas.

Related Results

PENENTUAN SKALA PRIORITAS PENANGANAN JALAN KOTA DI KOTA MATARAM
PENENTUAN SKALA PRIORITAS PENANGANAN JALAN KOTA DI KOTA MATARAM
Jalan adalah prasarana penting dalam pertumbuhan sosial dan ekonomi. Berdasarkan keputusan Walikota Mataram No. 1053/IX/2014, tanggal 22 September 2014, Kota Mataram memiliki 619 r...
EFEKTIFITAS PENUTUPAN PERMANEN PERLINTASAN SEBIDANG (Studi Kasus : Perlintasan Sebidang Jl. K. H. Hasyim Ashari)
EFEKTIFITAS PENUTUPAN PERMANEN PERLINTASAN SEBIDANG (Studi Kasus : Perlintasan Sebidang Jl. K. H. Hasyim Ashari)
Perlintasan sebidang adalah perpotongan sebidang antara jalur kereta api dengan jalan. Perlintasan sebidang pada Jl. K. H. Hasyim Ashari ditutup permanen pada oktober 2017 yang lal...
Sosialisasi di Perlintasan Sebidang sebagai Upaya Meningkatkan Disiplin Pengguna Jalan
Sosialisasi di Perlintasan Sebidang sebagai Upaya Meningkatkan Disiplin Pengguna Jalan
Berdasarkan UU 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan pasal 114 menyatakan bahwa pengguna jalan raya harus mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama kepada ken...
CAPERα Is a Novel Rel-TAD-Interacting Factor That Inhibits Lymphocyte Transformation by the Potent Rel/NF-κB Oncoprotein v-Rel
CAPERα Is a Novel Rel-TAD-Interacting Factor That Inhibits Lymphocyte Transformation by the Potent Rel/NF-κB Oncoprotein v-Rel
ABSTRACTThe Rel/NF-κB transcription factors are constitutively activated in many human cancers. The Rel proteins in this family are implicated in leukemia/lymphomagenesis, but the ...
Penerapan Computation Offloading Pada Sistem Deteksi Pelanggaran Perlintasan Sebidang Berbasis Komputasi Tepi
Penerapan Computation Offloading Pada Sistem Deteksi Pelanggaran Perlintasan Sebidang Berbasis Komputasi Tepi
Perlintasan sebidang masih menjadi permasalahan di beberapa kota akibat tingkat pelanggaran yang tinggi. Saat ini, pengawasan di perlintasan sebidang masih dilakukan secara konvens...
MEMINIMALISIR TINGKAT KECELAKAAN PADA PERLINTASAN KERETA API ILEGAL DENGAN PEMASANGAN KACA CEMBUNG
MEMINIMALISIR TINGKAT KECELAKAAN PADA PERLINTASAN KERETA API ILEGAL DENGAN PEMASANGAN KACA CEMBUNG
Perlintasan sebidang adalah perpotongan sebidang antara jalur kereta api dengan jalan raya. Isu kecelakaan dalam perlintasan sebidang merupakan kasus yang tinggi dalam kecelakaan l...
Pemahaman tentang Semboyan dan Rambu untuk Meningkatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang
Pemahaman tentang Semboyan dan Rambu untuk Meningkatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang
Pemahaman semboyan dan rambu dalam melintasi perlintasan sebidang harus dipahami oleh pengguna jalan raya untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang. Banyak kasus kecel...

Back to Top