Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Penerapan Asesmen Formatif Dalam Pembelajaran IPA Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan asesmen formatif dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada siswa Sekolah Menengah Pertama. Asesmen formatif merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran karena memberikan informasi tentang kemajuan belajar siswa serta menjadi dasar untuk perbaikan proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan guru dan siswa sebagai responden. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis secara statistik untuk melihat keterlaksanaan pada empat aspek utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan teknik asesmen, pemberian umpan balik, dan tindak lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek perencanaan dan pelaksanaan asesmen telah terlaksana dengan cukup baik, masing-masing memperoleh persentase tinggi dari guru dan siswa. Namun, aspek umpan balik dan tindak lanjut masih tergolong rendah, menunjukkan perlunya peningkatan pada bagian tersebut. Temuan ini memberikan implikasi bahwa asesmen formatif perlu diterapkan secara lebih menyeluruh agar dapat mendukung proses belajar yang reflektif, adaptif, dan berpusat pada siswa
Jompa Research and Development
Title: Evaluasi Penerapan Asesmen Formatif Dalam Pembelajaran IPA Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan asesmen formatif dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada siswa Sekolah Menengah Pertama.
Asesmen formatif merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran karena memberikan informasi tentang kemajuan belajar siswa serta menjadi dasar untuk perbaikan proses pembelajaran.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan guru dan siswa sebagai responden.
Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis secara statistik untuk melihat keterlaksanaan pada empat aspek utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan teknik asesmen, pemberian umpan balik, dan tindak lanjut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek perencanaan dan pelaksanaan asesmen telah terlaksana dengan cukup baik, masing-masing memperoleh persentase tinggi dari guru dan siswa.
Namun, aspek umpan balik dan tindak lanjut masih tergolong rendah, menunjukkan perlunya peningkatan pada bagian tersebut.
Temuan ini memberikan implikasi bahwa asesmen formatif perlu diterapkan secara lebih menyeluruh agar dapat mendukung proses belajar yang reflektif, adaptif, dan berpusat pada siswa.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
IMPLEMENTASI MATERI TEKS BERITA ASESMEN FORMATIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XI DI SMA NEGERI 12 KOTA JAMBI
IMPLEMENTASI MATERI TEKS BERITA ASESMEN FORMATIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XI DI SMA NEGERI 12 KOTA JAMBI
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan implementasi materi teks berita dalam pelaksanaan asesmen formatif pada pembelajaran bahasa indonesia di SMA Negeri 12 Kota Jam...
PERAN ASESMEN FORMATIF BERBASIS QUIZ PPT DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SEKOLAH DASAR
PERAN ASESMEN FORMATIF BERBASIS QUIZ PPT DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran asesmen formatif berbasis quiz PowerPoint (PPT) dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di seko...
Kedudukan Asesmen Bagi Konselor Profesional
Kedudukan Asesmen Bagi Konselor Profesional
ABSTRAKKEDUDUKAN ASESMEN BAGI KONSELOR PROFESIONAL Oleh: Drs. Yusri, M.Pd., Kons.Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri PadangAsesmen bagi konselor bimbingan dan konse...
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
Dalam sebuah proses pembelajaran komponen yang turut menentukan keberhasilan sebuah proses adalah evaluasi. Melalui evaluasi orang akan mengetahui sampai sejauh mana penyampaian pe...
PENYUSUNAN MODUL ASESMEN PEMBELAJARAN SEJARAH: PEMBELAJARAN PARADIGMA BARU
PENYUSUNAN MODUL ASESMEN PEMBELAJARAN SEJARAH: PEMBELAJARAN PARADIGMA BARU
Salah satu karakteristik utama dalam pembelajaran paradigma baru kurikulum merdeka belajar ini adalah mengacu pada pembelajaran yang terpusat pada siswa. Pada pembelaran paradigma ...
Implementasi Media Pembelajaran Video Animasi IPA Berbasis Karakter Melalui Analogy Learning
Implementasi Media Pembelajaran Video Animasi IPA Berbasis Karakter Melalui Analogy Learning
Pada era revolusi industri 4.0, seharusnya sekolah di sekitar pusat kota sudah melakukan pembelajaran berbasis teknologi. Namun, di SD Negeri 03 Rantau Selatan, hanya 1 dari 15 gur...
PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I TEMBILAHAN HULU
PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I TEMBILAHAN HULU
Pendidikan budi pekerti adalah upaya untuk membentuk perilaku peserta didik yang tercermin dalam kata, perbuatan, sikap, pikiran, perasaan, kerja, dan hasil karya berdasarkan nilai...

