Javascript must be enabled to continue!
PENYUSUNAN MODUL ASESMEN PEMBELAJARAN SEJARAH: PEMBELAJARAN PARADIGMA BARU
View through CrossRef
Salah satu karakteristik utama dalam pembelajaran paradigma baru kurikulum merdeka belajar ini adalah mengacu pada pembelajaran yang terpusat pada siswa. Pada pembelaran paradigma baru ini, asesmen merupakan bagian yang terintegrasi pada pembelajaran. Asesmen dilakukan berdasarkan azas, assessment as learning (asesmen sebagai pembelajaran), assessment for learning (asesmen untuk pembelajaran) dan assessment of learning (asesmen untuk pembelajaran). Asesmen dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang dijabarkan dalam Profil Pelajar Pancasila yang terdiri dari 6 dimensi yaitu, Bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa, Berkebhinekaan Global, Gotong Royong, Mandiri, Bernalar Kritis dan Kreatif. Penyusunan modul ini disusun sebagai salah satu bahan ajar untuk mata kuliah Evaluasi Pembelajaran Sejarah di Universitas PGRI Palembang, Program Studi Pendidikan Sejarah. Terdiri dari bab empat bab utama yaitu; 1) Pembelajaran Paradigma Baru; 2) Karakteristik Pembelajaran Sejarah; 3) Merancang Modul ajar dan asesmen kurikulum paradigma baru; 4) Merencanakan dan menyusun instrument asesmen; 5) Guru Inovatif: Aplikasi alternative Tes Online. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengembangan yang terdiri dari 5 tahapan penelitian yaitu Need assessment yang dilakukan dengan wawancara pada guru dan mahasiswa pendidikan sejarah, literature review, untuk mencari referensi, Develop Preminary Form of Product, preminary field test serta revisi untuk menghasilkan prototype modul asesmen pembelajaran sejarah.
Universitas PGRI Palembang
Title: PENYUSUNAN MODUL ASESMEN PEMBELAJARAN SEJARAH: PEMBELAJARAN PARADIGMA BARU
Description:
Salah satu karakteristik utama dalam pembelajaran paradigma baru kurikulum merdeka belajar ini adalah mengacu pada pembelajaran yang terpusat pada siswa.
Pada pembelaran paradigma baru ini, asesmen merupakan bagian yang terintegrasi pada pembelajaran.
Asesmen dilakukan berdasarkan azas, assessment as learning (asesmen sebagai pembelajaran), assessment for learning (asesmen untuk pembelajaran) dan assessment of learning (asesmen untuk pembelajaran).
Asesmen dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang dijabarkan dalam Profil Pelajar Pancasila yang terdiri dari 6 dimensi yaitu, Bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa, Berkebhinekaan Global, Gotong Royong, Mandiri, Bernalar Kritis dan Kreatif.
Penyusunan modul ini disusun sebagai salah satu bahan ajar untuk mata kuliah Evaluasi Pembelajaran Sejarah di Universitas PGRI Palembang, Program Studi Pendidikan Sejarah.
Terdiri dari bab empat bab utama yaitu; 1) Pembelajaran Paradigma Baru; 2) Karakteristik Pembelajaran Sejarah; 3) Merancang Modul ajar dan asesmen kurikulum paradigma baru; 4) Merencanakan dan menyusun instrument asesmen; 5) Guru Inovatif: Aplikasi alternative Tes Online.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengembangan yang terdiri dari 5 tahapan penelitian yaitu Need assessment yang dilakukan dengan wawancara pada guru dan mahasiswa pendidikan sejarah, literature review, untuk mencari referensi, Develop Preminary Form of Product, preminary field test serta revisi untuk menghasilkan prototype modul asesmen pembelajaran sejarah.
Related Results
Kedudukan Asesmen Bagi Konselor Profesional
Kedudukan Asesmen Bagi Konselor Profesional
ABSTRAKKEDUDUKAN ASESMEN BAGI KONSELOR PROFESIONAL Oleh: Drs. Yusri, M.Pd., Kons.Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri PadangAsesmen bagi konselor bimbingan dan konse...
PENGEMBANGAN E-MODUL PEMBELAJARAN TEMATIK BERBANTUAN CANVA UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IV
PENGEMBANGAN E-MODUL PEMBELAJARAN TEMATIK BERBANTUAN CANVA UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IV
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan e-modul pembelajaran tematik berbantuan canva, mengetahui kelayakan e-modul pembelajaran tematik berbantuan canva, ...
SIFAT-SIFAT MODUL SOFT
SIFAT-SIFAT MODUL SOFT
Suatu himpunan tak kosong disebut modul atas suatu ring dengan elemen satuan jika himpunan tersebut merupakan grup komutatif yang tertutup terhadap perkalian skalar yang memenuhi b...
Pengembangan Modul Ajar Berdiferensiasi Berbasis Sad Kerti Loka Bali pada Mata Pelajaran IPAS untuk Meningkatkan Kompetensi 4C Siswa Kelas V Gugus II Kecamatan Busungbiu Tahun Pelajaran 2024/2025
Pengembangan Modul Ajar Berdiferensiasi Berbasis Sad Kerti Loka Bali pada Mata Pelajaran IPAS untuk Meningkatkan Kompetensi 4C Siswa Kelas V Gugus II Kecamatan Busungbiu Tahun Pelajaran 2024/2025
Kemampuan 4C yang rendah pada siswa kelas lima akibat kurangnya pembelajaran kontekstual memerlukan dukungan pembelajaran dari berbagai aspek, termasuk modul pembelajaran yang digu...
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
Perkembangan disiplin ilmu sejarah buat sekian lama memusatkan perbahasannya kepada falsafah “tiada dokumen, tiada sejarah” sebagai wadah merealisasikan matlamat sejarawan untuk me...
Pengembangan Prototipe Instrumen Asesmen Membaca Permulaan bagi Siswa Tunagrahita Ringan di Sekolah Luar Biasa
Pengembangan Prototipe Instrumen Asesmen Membaca Permulaan bagi Siswa Tunagrahita Ringan di Sekolah Luar Biasa
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil identifikasi kebutuhan guru Sekolah Luar Biasa (SLB) terhadap prototipe asesmen kemampuan membaca permulaan secara tepat bagi siswa tunag...
Pemanfaatan Aplikasi Kahoot dalam Asesmen Pembelajaran PAI pada Materi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI): Studi Literatur
Pemanfaatan Aplikasi Kahoot dalam Asesmen Pembelajaran PAI pada Materi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI): Studi Literatur
Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran mendorong perlunya inovasi pada proses asesmen, khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada materi Sejarah Kebud...

