Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengembangan Prototipe Instrumen Asesmen Membaca Permulaan bagi Siswa Tunagrahita Ringan di Sekolah Luar Biasa

View through CrossRef
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil identifikasi kebutuhan guru Sekolah Luar Biasa (SLB) terhadap prototipe asesmen kemampuan membaca permulaan secara tepat bagi siswa tunagrahita ringan. Rumusan masalah dalam artikel ini adalah 1) bagaimana tingkat kebutuhan guru terhadap pengembangan prototipe instrumen asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB?, 2) bagaimana rancangan pengembangan prototipe instrumen asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB?, 3) bagaimana kelayakan produk pengembangan prototipe instrumen asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB?. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa prototipe instrumen asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB. Pendekatan yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), namun penelitian ini dibatasi hanya sampai tahap Development sesuai fokus kebutuhan produk. Penelitian dilaksanakan secara nasional di seluruh Indonesia dengan responden berupa guru-guru yang mengajar siswa tunagrahita ringan di SLB. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) tingkat kebutuhan pengembangan prototipe instrumen asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB termasuk kategori tinggi, 2) Rancangan pengembangan prototipe instrumen asesmen membaca permulaan melalui kajian teori dan hasil penelitian. 3) hasil uji kelayakan produk melalui validasi ahli, validasi uji keterbacaan pengguna, dan FGD menunjukkan produk layak digunakan untuk melakukan asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB. Sebagai saran kebijakan dan program, peneliti merekomendasikan agar guru, orang tua, dan pemangku kepentingan pendidikan luar biasa menerapkan asesmen membaca permulaan sebagai dasar penyusunan strategi pembelajaran membaca yang tepat. Dengan adanya asesmen yang sesuai, kemampuan membaca anak tunagrahita ringan dapat dikembangkan secara optimal.
Title: Pengembangan Prototipe Instrumen Asesmen Membaca Permulaan bagi Siswa Tunagrahita Ringan di Sekolah Luar Biasa
Description:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil identifikasi kebutuhan guru Sekolah Luar Biasa (SLB) terhadap prototipe asesmen kemampuan membaca permulaan secara tepat bagi siswa tunagrahita ringan.
Rumusan masalah dalam artikel ini adalah 1) bagaimana tingkat kebutuhan guru terhadap pengembangan prototipe instrumen asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB?, 2) bagaimana rancangan pengembangan prototipe instrumen asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB?, 3) bagaimana kelayakan produk pengembangan prototipe instrumen asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB?.
Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa prototipe instrumen asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB.
Pendekatan yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), namun penelitian ini dibatasi hanya sampai tahap Development sesuai fokus kebutuhan produk.
Penelitian dilaksanakan secara nasional di seluruh Indonesia dengan responden berupa guru-guru yang mengajar siswa tunagrahita ringan di SLB.
Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Form.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) tingkat kebutuhan pengembangan prototipe instrumen asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB termasuk kategori tinggi, 2) Rancangan pengembangan prototipe instrumen asesmen membaca permulaan melalui kajian teori dan hasil penelitian.
3) hasil uji kelayakan produk melalui validasi ahli, validasi uji keterbacaan pengguna, dan FGD menunjukkan produk layak digunakan untuk melakukan asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB.
Sebagai saran kebijakan dan program, peneliti merekomendasikan agar guru, orang tua, dan pemangku kepentingan pendidikan luar biasa menerapkan asesmen membaca permulaan sebagai dasar penyusunan strategi pembelajaran membaca yang tepat.
Dengan adanya asesmen yang sesuai, kemampuan membaca anak tunagrahita ringan dapat dikembangkan secara optimal.

Related Results

UPAYA MENGATASI KESULITAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
UPAYA MENGATASI KESULITAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Membaca merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang wajib dikuasai, terutama oleh siswa guna memudahkan proses pembelajaran di dalam kelas dan menyerap ilmu pengetahuan. Hal i...
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 2 SD
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 2 SD
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas 2 SDN Dari 2 Plupuh, (2) mengetahui hambatan belajar membaca permulaan pada siswa kelas 2...
Kedudukan Asesmen Bagi Konselor Profesional
Kedudukan Asesmen Bagi Konselor Profesional
ABSTRAKKEDUDUKAN ASESMEN BAGI KONSELOR PROFESIONAL Oleh: Drs. Yusri, M.Pd., Kons.Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri PadangAsesmen bagi konselor bimbingan dan konse...
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SD NEGERI 01 TAWANGHARJO GROBOGAN
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SD NEGERI 01 TAWANGHARJO GROBOGAN
Penelitian ini berfokus pada analisis kesulitan membaca permulaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pada  siswa kelas II SD Negeri 01 Tawangharjo Grobogan. Tujuan penelitian adal...
KEMAMPUAN BERBICARA SISWA TUNAGRAHITA DI SDLB PK & PLK
KEMAMPUAN BERBICARA SISWA TUNAGRAHITA DI SDLB PK & PLK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan vokal dan konsonan anak tunagrahita siswa kelas V kelas ringan SDLB PK & PLK Galesong saat berbicara. Subjek penelitian ini ...
Model Estafet Games untuk Siswa Tunagrahita
Model Estafet Games untuk Siswa Tunagrahita
Kemampuan gerak dasar (fundamental) bagi tunagrahita harus dibentuk sejak usia dini. Salah satu bentuk upaya dan usaha untuk meningkatkan kemampuan gerak dasar bagi anak tunagrahit...
INSTRUMEN ASESMEN AUTENTIK PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR DENGAN TEKNIK PENUGASAN UNTUK SISWA SMA
INSTRUMEN ASESMEN AUTENTIK PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR DENGAN TEKNIK PENUGASAN UNTUK SISWA SMA
Asesmen merupakan proses pengumpulan data pembelajaran. Asesmen menjadi hal yang sangat penting agar dapat memperoleh informasi tentang hasil belajar siswa. Instrumen asesmen auten...

Back to Top