Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SD NEGERI 01 TAWANGHARJO GROBOGAN

View through CrossRef
Penelitian ini berfokus pada analisis kesulitan membaca permulaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pada  siswa kelas II SD Negeri 01 Tawangharjo Grobogan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas II SD Negeri 01 Tawangharjo Grobogan dan mendeskripsikan apa saja faktor-faktor yang memengaruhi membaca permulaan siswa kelas II SD Negeri 01 Tawangharjo Grobogan.  Metode penelitian yang digunakan  deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 5 siswa yang memiliki kemampuan membaca yang kurang dan 18 siswa yang sudah mampu membaca dengan baik. Siswa mengalami kesulitan membaca permulaan. Kesulitan dalam mengenal huruf, siswa mengalami kesulitan belum mampu membaca suku kata, siswa belum bisa mengeja, dan  siswa mengalami kesulitan belum mampu membaca kalimat dengan lancar. Faktor-faktor penyebab kesulitan membaca permulaan yaitu terdapat faktor internal meliputi faktor psikologis seperti minat baca yang rendah. Kemudian ada faktor eksternal meliputi faktor  keluarga dan sekolah. Faktor keluarga seperti orangtua yang  kurang perhatian kepada anaknya dan faktor sekolah seperti metode pembelajaran yang kurang efesien
Title: ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SD NEGERI 01 TAWANGHARJO GROBOGAN
Description:
Penelitian ini berfokus pada analisis kesulitan membaca permulaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pada  siswa kelas II SD Negeri 01 Tawangharjo Grobogan.
Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas II SD Negeri 01 Tawangharjo Grobogan dan mendeskripsikan apa saja faktor-faktor yang memengaruhi membaca permulaan siswa kelas II SD Negeri 01 Tawangharjo Grobogan.
  Metode penelitian yang digunakan  deskriptif kualitatif.
Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi.
Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 5 siswa yang memiliki kemampuan membaca yang kurang dan 18 siswa yang sudah mampu membaca dengan baik.
Siswa mengalami kesulitan membaca permulaan.
Kesulitan dalam mengenal huruf, siswa mengalami kesulitan belum mampu membaca suku kata, siswa belum bisa mengeja, dan  siswa mengalami kesulitan belum mampu membaca kalimat dengan lancar.
Faktor-faktor penyebab kesulitan membaca permulaan yaitu terdapat faktor internal meliputi faktor psikologis seperti minat baca yang rendah.
Kemudian ada faktor eksternal meliputi faktor  keluarga dan sekolah.
Faktor keluarga seperti orangtua yang  kurang perhatian kepada anaknya dan faktor sekolah seperti metode pembelajaran yang kurang efesien.

Related Results

ANALISIS KESULITAN BELAJAR MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 2 SD
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 2 SD
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas 2 SDN Dari 2 Plupuh, (2) mengetahui hambatan belajar membaca permulaan pada siswa kelas 2...
UPAYA MENGATASI KESULITAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
UPAYA MENGATASI KESULITAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Membaca merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang wajib dikuasai, terutama oleh siswa guna memudahkan proses pembelajaran di dalam kelas dan menyerap ilmu pengetahuan. Hal i...
Pengembangan Prototipe Instrumen Asesmen Membaca Permulaan bagi Siswa Tunagrahita Ringan di Sekolah Luar Biasa
Pengembangan Prototipe Instrumen Asesmen Membaca Permulaan bagi Siswa Tunagrahita Ringan di Sekolah Luar Biasa
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil identifikasi kebutuhan guru Sekolah Luar Biasa (SLB) terhadap prototipe asesmen kemampuan membaca permulaan secara tepat bagi siswa tunag...
Analisis Kesulitan Berhitung Siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Kanatang
Analisis Kesulitan Berhitung Siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Kanatang
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui  kesulitan berhitung siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Kanatang. Subyek yang digunakan da...
Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca dan Menulis di Sekolah Dasar
Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca dan Menulis di Sekolah Dasar
Menguasai kemampuan membaca sangat penting agar siswa dapat belajar dengan lebih mudah di kelas. karena sebaguian besar materi pembelajaran disampaikan melalui teks atau buku bacaa...
Analisis Kesulitan Membaca dan Menulis Pada Siswa Sekolah Dasar
Analisis Kesulitan Membaca dan Menulis Pada Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan membaca dan menulis siswa kelas tinggi dan faktor yang menghambat pembaca kelas atas. Subjek dalam penelitian ini adalah si...
Analisis Kesulitan Membaca dan Menulis Pada Siswa Sekolah Dasar
Analisis Kesulitan Membaca dan Menulis Pada Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan membaca dan menulis siswa kelas tinggi dan faktor yang menghambat pembaca kelas atas. Subjek dalam penelitian ini adalah si...

Back to Top