Javascript must be enabled to continue!
Analisis Kesulitan Berhitung Siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Kanatang
View through CrossRef
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui kesulitan berhitung siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Kanatang. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 5 siswa.Penelitian ini dilakukan melalui wawancara semistruktur serta pengamatan respon dari siswa selama wawancara berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan berhitung yang terbentuk oleh setiap siswa adalah berbeda.Terdapat 3 siswa mengalami asosiasi visual-motor, dan semua siswa kesulitan dalam menyebutkan tanda dan membedakan tanda.Kesulitan dalam membedakan angka juga dialami oleh 2 dari 5 siswa. Selanjutnya terdapat kesulitan lain diluar aspek yang diteliti yaitu perseverasi yang terjadi pada 2 siswa dan berdampak pada hasil pekerjaan akhir siswa.Pola kesulitan berhitung yang pertama adalah asosiasi visual-motor, kesulitan menyebutkan tanda, kesulitan membedakan tanda, kesulitan menggunakan operasi hitung bilangan disertai kesulitan lainnya yaitu perseverasi. Kesulitan berhitung yang kedua adalah asosiasi visual-motor, kesulitan membedakan angka, kesulitan menyebutkan tanda, kesulitan membedakan tanda, dan berakhir pada kesulitan menggunakan operasi hitung bilangan. Kesulitan berhitung yang ketiga adalah asosiasi visual-motor, kesulitan membedakan angka, kesulitan menyebutkan angka, kesulitan menyebutkan tanda, kesulitan membedakan tanda, dan kesulitan menggunakan operasi hitung bilangan. Pola kesulitan berhitung yang keempat adalah kesulitan menyebutkan tanda, kesulitan membedakan tanda, kesulitan menggunakan operasi hitung bilangan disertai kesulitan lainnya yaitu perseverasi.
Title: Analisis Kesulitan Berhitung Siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Kanatang
Description:
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui kesulitan berhitung siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Kanatang.
Subyek yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 5 siswa.
Penelitian ini dilakukan melalui wawancara semistruktur serta pengamatan respon dari siswa selama wawancara berlangsung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan berhitung yang terbentuk oleh setiap siswa adalah berbeda.
Terdapat 3 siswa mengalami asosiasi visual-motor, dan semua siswa kesulitan dalam menyebutkan tanda dan membedakan tanda.
Kesulitan dalam membedakan angka juga dialami oleh 2 dari 5 siswa.
Selanjutnya terdapat kesulitan lain diluar aspek yang diteliti yaitu perseverasi yang terjadi pada 2 siswa dan berdampak pada hasil pekerjaan akhir siswa.
Pola kesulitan berhitung yang pertama adalah asosiasi visual-motor, kesulitan menyebutkan tanda, kesulitan membedakan tanda, kesulitan menggunakan operasi hitung bilangan disertai kesulitan lainnya yaitu perseverasi.
Kesulitan berhitung yang kedua adalah asosiasi visual-motor, kesulitan membedakan angka, kesulitan menyebutkan tanda, kesulitan membedakan tanda, dan berakhir pada kesulitan menggunakan operasi hitung bilangan.
Kesulitan berhitung yang ketiga adalah asosiasi visual-motor, kesulitan membedakan angka, kesulitan menyebutkan angka, kesulitan menyebutkan tanda, kesulitan membedakan tanda, dan kesulitan menggunakan operasi hitung bilangan.
Pola kesulitan berhitung yang keempat adalah kesulitan menyebutkan tanda, kesulitan membedakan tanda, kesulitan menggunakan operasi hitung bilangan disertai kesulitan lainnya yaitu perseverasi.
Related Results
DIAGNOSTIK KESULITAN DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PADA SISWA KELAS IV MI MA’ARIF POLOREJO
DIAGNOSTIK KESULITAN DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PADA SISWA KELAS IV MI MA’ARIF POLOREJO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar untuk siswa yang bergaya belajar visual, auditori, dan kinestetik dalam menyelesaikan masalah kontektual, perbedaan kesu...
PROGRAM PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN (PLP) 2 SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN LITERASI DAN NUMERASI PADA KELAS V DI SDI TUREKISA
PROGRAM PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN (PLP) 2 SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN LITERASI DAN NUMERASI PADA KELAS V DI SDI TUREKISA
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengembangan kemampuan literasi numerasi siswa SD Terkhususnya di SDI Turekisa serta dampak yang diperoleh. Beberapa siswa dari k...
DESKRIPSI KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL SMP KEPULAUAN SELAYAR
DESKRIPSI KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL SMP KEPULAUAN SELAYAR
Penelitan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dialami siswa dan faktor penyebab kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel ...
PENGARUH PERMAINAN KELERENG TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK
PENGARUH PERMAINAN KELERENG TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK
Dalam perkembangan kognitif anak melibatkan keterampilan belajar pada anak yang terjadi melalui proses dan kegiatan mental internal yang kompleks. Anak yang berkembang baik aspek k...
PELATIHAN IDENTIFIKASI KESULITAN FUNGSIONAL BELAJAR SISWA UNTUK GURU-GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN PLAMPANG KABUPATEN SUMBAWA
PELATIHAN IDENTIFIKASI KESULITAN FUNGSIONAL BELAJAR SISWA UNTUK GURU-GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN PLAMPANG KABUPATEN SUMBAWA
Pendidikan inklusif di sekolah memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk dapat melaksanakan proses pembelajaran tanpa adanya diskriminasi. Di tiap sekolah/madrasah di ...
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Kelas VIII MTsN 1 ABDYA pada Mata Pelajaran Fiqih Bab Zakat
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Kelas VIII MTsN 1 ABDYA pada Mata Pelajaran Fiqih Bab Zakat
Salah satu bentuk respons dari banyaknya siswa yang mendapat kesulitan belajar di kelas VIII MTsN 1 Abdya pada pelajaran fiqih, terkhusus di bagian zakat, maka penelitian ini dilak...
Dianogsis Anak Didik Dalam Kasus Kesulitan Belajar
Dianogsis Anak Didik Dalam Kasus Kesulitan Belajar
Learning difficulties are conditions where students experience difficulty in learning. In the learning process, it is possible that there are students who experience difficulties i...
Analisis Kesulitan Siswa Kelas V dalam Menentukan Ide Pokok Paragraf
Analisis Kesulitan Siswa Kelas V dalam Menentukan Ide Pokok Paragraf
Kesulitan dalam belajar merupakan kesulitan yang selalu dialami oleh siswa dalam proses pembelajaran di Sekolah Dasar. Kesulitan dalam membuat paragraf seringkali menjadi masalah y...

