Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Evaluasi program kotaku sebagai penanganan kumuh di kecamatan panjang

View through CrossRef
Bandar Lampung merupakan salah satu kota di Indonesia yang terdapat kawasan kumuh. Kawasan kumuh Kota Bandar Lampung adalah 4.365,26 Ha, dimana 44,55 Ha kawasan kumuh berat, 2.073,05 Ha kawasan kumuh sedang dan 2.247,66 Ha kawasan kumuh ringan. Salah satu kawasan kumuh di Kota Bandar Lampung terletak di kawasan pesisir teluk lampung yaitu di Kecamatan Panjang. Dengan keterlibatan masyarakat dalam penanganan kawasan kumuh akan membuat pembangunan program KOTAKU berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan program KOTAKU dalam penanganan permasalahan kumuh di Kecamatan Panjang dengan sasaran mengidentifikasi program KOTAKU terhadap penanganan kawasan kumuh di Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, menganalisa kond isi fisik dari program penanganan kawasan kumuh di Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, dan, mengevaluasi keberhasilan program KOTAKU dalam penanganan kawasan kumuh di Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian campuran, dimana akan mengkombinasikan penelitian kuantitatif dan kualitatif. Hal ini dapat dilihat bahwasanya penanganan kumuh di Kelurahan Way Lunik yang semula kategori kumuh ringan menjadi tidak kumuh, sedangkan Kelurahan Ketapang tetap pada kategori kumuh ringan namun setiap permasalahan sudah mengalami penurunan kondisi kumuh, dan evaluasi terhadap penanganan kumuh di Kelurahan Ketapang dan Kelurahan Way Lunik memberikan dampak terhadap lingkungan permukiman dan perbaikan infrastruktur dasar serta meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mengurangi kondisi kumuh di lingkungan permukiman di kelurahan masyarakat masing masing.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: Evaluasi program kotaku sebagai penanganan kumuh di kecamatan panjang
Description:
Bandar Lampung merupakan salah satu kota di Indonesia yang terdapat kawasan kumuh.
Kawasan kumuh Kota Bandar Lampung adalah 4.
365,26 Ha, dimana 44,55 Ha kawasan kumuh berat, 2.
073,05 Ha kawasan kumuh sedang dan 2.
247,66 Ha kawasan kumuh ringan.
Salah satu kawasan kumuh di Kota Bandar Lampung terletak di kawasan pesisir teluk lampung yaitu di Kecamatan Panjang.
Dengan keterlibatan masyarakat dalam penanganan kawasan kumuh akan membuat pembangunan program KOTAKU berkelanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan program KOTAKU dalam penanganan permasalahan kumuh di Kecamatan Panjang dengan sasaran mengidentifikasi program KOTAKU terhadap penanganan kawasan kumuh di Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, menganalisa kond isi fisik dari program penanganan kawasan kumuh di Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, dan, mengevaluasi keberhasilan program KOTAKU dalam penanganan kawasan kumuh di Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.
Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian campuran, dimana akan mengkombinasikan penelitian kuantitatif dan kualitatif.
Hal ini dapat dilihat bahwasanya penanganan kumuh di Kelurahan Way Lunik yang semula kategori kumuh ringan menjadi tidak kumuh, sedangkan Kelurahan Ketapang tetap pada kategori kumuh ringan namun setiap permasalahan sudah mengalami penurunan kondisi kumuh, dan evaluasi terhadap penanganan kumuh di Kelurahan Ketapang dan Kelurahan Way Lunik memberikan dampak terhadap lingkungan permukiman dan perbaikan infrastruktur dasar serta meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mengurangi kondisi kumuh di lingkungan permukiman di kelurahan masyarakat masing masing.

Related Results

Peningkatan Kualitas Permukiman Melalui Program Kotaku Di Kelurahan Muara Bulian
Peningkatan Kualitas Permukiman Melalui Program Kotaku Di Kelurahan Muara Bulian
Kabupaten Batanghari merupakan kabupaten yang memiliki permasalahan permukiman kumuh. Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas permukiman di kabupaten Batanghari Dirjen Cipta...
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI KOTA TANPA KUMUH NEIGBORHOOD UPGRADING AND SHELTER SECTOR PROJECT (NUSSP) DI KOTA BIMA
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI KOTA TANPA KUMUH NEIGBORHOOD UPGRADING AND SHELTER SECTOR PROJECT (NUSSP) DI KOTA BIMA
Judul penelitian ini adalah : “Implementasi Kebijakan Revitalisasi Kota Tanpa Kumuh Neigborhood Upgrading And Shelter Sector Project (NUSSP) di   Kota Bima. Dengan tujuan   untuk m...
ARAHAN PENINGKATAN KUALITAS LINGKUNGAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI KABUPATEN JEMBER
ARAHAN PENINGKATAN KUALITAS LINGKUNGAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI KABUPATEN JEMBER
Abstrak: Keberadaan SK kumuh Kabupaten Jember nomor 188.45/439/1.12/2020 mengalami kenaikan persebaran titik dan luasan yang sangat tinggi, khususnya Kecamatan Sumbersari. Pada SK ...
Rencana Pencegahan Dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh Dan Permukiman Kumuh Perkotaan ( RP2KPKPK ) Kabupaten Musi Rawas Utara
Rencana Pencegahan Dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh Dan Permukiman Kumuh Perkotaan ( RP2KPKPK ) Kabupaten Musi Rawas Utara
Penyusunan Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh Perkotaan (RP2KPKPK) Merupakan pendukung Rencana Strategis Kementerian PUPR tahun 2020 –...
Efektivitas Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) di Kabupaten Sidoarjo
Efektivitas Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) di Kabupaten Sidoarjo
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas program KOTAKU dalam mengurangi luasan permukiman kumuh serta faktor pendukung dan penghambat efektiv...
ANALISIS PENANGANAN PERMUKIMAN KUMUH DI KECAMATAN MEDAN DENAI
ANALISIS PENANGANAN PERMUKIMAN KUMUH DI KECAMATAN MEDAN DENAI
AbstractSlum has still been a problem in the City of Medan. However, the effort in dealing with it is suspected to be inadequate. Thus, study aims to find out the rate of slum in D...
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERADAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI SURAKARTA
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERADAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI SURAKARTA
<p class="Style1">Kawasan permukiman kumuh merupakan kawasan yang terabaikan dari pembangunan kota dengan kondisi lingkungan permukiman yang mengalami penurunan kualitas fisi...
KOMPARASI UKURAN MORFOMETRIK PADA TIGA JENIS AYAM DOMESTIK (AYAM BURGO, AYAM KETARRAS, DAN AYAM KAMPUNG) JANTAN DI BENGKULU
KOMPARASI UKURAN MORFOMETRIK PADA TIGA JENIS AYAM DOMESTIK (AYAM BURGO, AYAM KETARRAS, DAN AYAM KAMPUNG) JANTAN DI BENGKULU
Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai bulan Mei 2019. Dengan tujuan untuk mengetahui komparasi ukuran morfometrik pada tiga jenis ayam domestik (ayam Burgo, ayam Ketarra...

Back to Top