Javascript must be enabled to continue!
Peningkatan Kualitas Permukiman Melalui Program Kotaku Di Kelurahan Muara Bulian
View through CrossRef
Kabupaten Batanghari merupakan kabupaten yang memiliki permasalahan permukiman kumuh. Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas permukiman di kabupaten Batanghari Dirjen Cipta Karya melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jambi menetapkan lokasi Kelurahan Muara Bulian kabupaten Batanghari menjadi lokasi BPM Program Kotaku tahun 2020. Untuk menjaga kualitas permukiman di kelurahan Muara Bulian maka dibutuhkan suatu permukiman yang terencana, sistematis dan berkelanjutan. Hal ini akan tercapai dengan menerapkan prinsip perencanaan yang cepat, tepat, efektif dan efisien dalam pembangunan infrastruktur permukiman. Penelitian ini difokuskan pada lokasi yang dianggap kumuh Sesuai dengan SK Bupati Kabupaten Batanghari No.110 Tahun 2019 tentang penetapan lokasi lingkungan perumahan dan permukiman kumuh di kelurahan muara bulian kabupaten Batanghari seluas 11,0 7 Ha. Empat kategori kekumuhan ditetapkan menurut panduan Dirjen Cipta Karya yaitu: tidak kumuh (0-19), kumuh ringan (19-44), kumuh sedang (45-70) dan kumuh berat (71-95). Kekumuhan ditentukan berdasarkan 7 (tujuh) Indikator yang merupakanmenjadi faktor fisik meliputi kondisi bangunan gedung, jalan lingkungan, penyediaan air minum, drainase lingkungan, pengelolaan air limbah, pengelolaan persampahan, dan proteksi kebakaran. Faktor non fisik berupa sosial dan ekonomi juga menjadi acuan dalam penilaian ini kemudian menlihat hasil investasi dari kegiatan kotaku yang sudah dikerjakan pada tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan lokasi Kelurahan Muara Bulian pada total 37 RT mempunyai nilai 9 masuk kriteria kawasan tidak kumuh tetapi dirunut berdasarkan data per RT maka dapat disimpulkan ada 13 RT dengan katagori kumuh Ringan dan 1 RT dengan katagori kumuh sedang. faktor fisik dan non fisik dalam sangat berpengaruh terhadap tingkat kekumuhan di kelurahan Muara Bulian Kabupaten Batanghari. Dana BPM Program Kotaku tahun 2020 hanya melakukan investasi pengurungan kumuh pada 3 lokasi RT saja yaitu pada RT031 dengan nilai Kumuh Ringan memberikan kontribusi penanganan sebesar 18,55 %, RT003 Kumuh Ringan memberikan kontribusi penanganan sebesar 13,59 %, dan RT006 Kumuh Sedang memberikan kontribusi penanganan sebesar 0,69%. Dalam hal ini kegiatan investasi pengurangan kumuh pada tahun 2020 dilakukan dengan pekerjaan pembuatan jalan rigid beton sepanjang 1145 Meter.
Title: Peningkatan Kualitas Permukiman Melalui Program Kotaku Di Kelurahan Muara Bulian
Description:
Kabupaten Batanghari merupakan kabupaten yang memiliki permasalahan permukiman kumuh.
Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas permukiman di kabupaten Batanghari Dirjen Cipta Karya melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jambi menetapkan lokasi Kelurahan Muara Bulian kabupaten Batanghari menjadi lokasi BPM Program Kotaku tahun 2020.
Untuk menjaga kualitas permukiman di kelurahan Muara Bulian maka dibutuhkan suatu permukiman yang terencana, sistematis dan berkelanjutan.
Hal ini akan tercapai dengan menerapkan prinsip perencanaan yang cepat, tepat, efektif dan efisien dalam pembangunan infrastruktur permukiman.
Penelitian ini difokuskan pada lokasi yang dianggap kumuh Sesuai dengan SK Bupati Kabupaten Batanghari No.
110 Tahun 2019 tentang penetapan lokasi lingkungan perumahan dan permukiman kumuh di kelurahan muara bulian kabupaten Batanghari seluas 11,0 7 Ha.
Empat kategori kekumuhan ditetapkan menurut panduan Dirjen Cipta Karya yaitu: tidak kumuh (0-19), kumuh ringan (19-44), kumuh sedang (45-70) dan kumuh berat (71-95).
Kekumuhan ditentukan berdasarkan 7 (tujuh) Indikator yang merupakanmenjadi faktor fisik meliputi kondisi bangunan gedung, jalan lingkungan, penyediaan air minum, drainase lingkungan, pengelolaan air limbah, pengelolaan persampahan, dan proteksi kebakaran.
Faktor non fisik berupa sosial dan ekonomi juga menjadi acuan dalam penilaian ini kemudian menlihat hasil investasi dari kegiatan kotaku yang sudah dikerjakan pada tahun 2020.
Hasil penelitian menunjukkan lokasi Kelurahan Muara Bulian pada total 37 RT mempunyai nilai 9 masuk kriteria kawasan tidak kumuh tetapi dirunut berdasarkan data per RT maka dapat disimpulkan ada 13 RT dengan katagori kumuh Ringan dan 1 RT dengan katagori kumuh sedang.
faktor fisik dan non fisik dalam sangat berpengaruh terhadap tingkat kekumuhan di kelurahan Muara Bulian Kabupaten Batanghari.
Dana BPM Program Kotaku tahun 2020 hanya melakukan investasi pengurungan kumuh pada 3 lokasi RT saja yaitu pada RT031 dengan nilai Kumuh Ringan memberikan kontribusi penanganan sebesar 18,55 %, RT003 Kumuh Ringan memberikan kontribusi penanganan sebesar 13,59 %, dan RT006 Kumuh Sedang memberikan kontribusi penanganan sebesar 0,69%.
Dalam hal ini kegiatan investasi pengurangan kumuh pada tahun 2020 dilakukan dengan pekerjaan pembuatan jalan rigid beton sepanjang 1145 Meter.
Related Results
Pola Sebaran Permukiman Terdampak Lumpur Lapindo Sidoarjo
Pola Sebaran Permukiman Terdampak Lumpur Lapindo Sidoarjo
Bencana lumpur lapindo merupakan peristiwa semburan lumpur panas yang terjadi sejak 29 Mei 2006, yang mana bencana tersebut menimbulkan berbagai permasalahan seperti tergenangnya k...
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Lingkungan permukiman Kekalik Timur mengalami pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan, hal ini dapat mempengaruhi ruang terbuka hijau dan ketersediaan prasarana lingkungan ya...
Peningkatan Motorik Halus Melalui Media Kolase Berbahan Alam Anak Usia 4-5 Tahun Di TK Kamboja Perumnas Muara Bulian
Peningkatan Motorik Halus Melalui Media Kolase Berbahan Alam Anak Usia 4-5 Tahun Di TK Kamboja Perumnas Muara Bulian
Latar belakang dari penlitian ini adalah perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TK Kamboja Perumnas Muara Bulian masih belum sepenuhnya berkembang. Hal ini terlihat dari...
Evaluasi program kotaku sebagai penanganan kumuh di kecamatan panjang
Evaluasi program kotaku sebagai penanganan kumuh di kecamatan panjang
Bandar Lampung merupakan salah satu kota di Indonesia yang terdapat kawasan kumuh. Kawasan kumuh Kota Bandar Lampung adalah 4.365,26 Ha, dimana 44,55 Ha kawasan kumuh berat, 2.073,...
PENATAAN PERMUKIMAN KUMUH MASYARAKAT PESISIR DI DESA SANGSIT
PENATAAN PERMUKIMAN KUMUH MASYARAKAT PESISIR DI DESA SANGSIT
Desa Sangsit merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Buleleng yang memiliki sumberdaya kelautan yang potensial. Kenyataan ini didukung dengan peningkatan produktivitas hasil tangka...
Efektivitas Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) di Kabupaten Sidoarjo
Efektivitas Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) di Kabupaten Sidoarjo
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas program KOTAKU dalam mengurangi luasan permukiman kumuh serta faktor pendukung dan penghambat efektiv...
PENERAPAN SPI–COSO ATAS PEMBERIAN KREDIT DANA BERGULIR KOTAKU
PENERAPAN SPI–COSO ATAS PEMBERIAN KREDIT DANA BERGULIR KOTAKU
“Kota Tanpa Kumuh” (KOTAKU) program is an advanced program of National Community Empowerment Program of Urban Mandiri that has accelerated program for handling urban slums and redu...
Pelaksanaan Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Permukiman (Studi di Kota Mataram)
Pelaksanaan Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Permukiman (Studi di Kota Mataram)
Pelaksanaan pembangunan perumahan dan permukiman, khususnya kawasan perkotaan harus senantiasa memperhatikan penataan ruang yang berlaku dikota yang bersangkutan. Sehingga terdapat...

