Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KOMPARASI UKURAN MORFOMETRIK PADA TIGA JENIS AYAM DOMESTIK (AYAM BURGO, AYAM KETARRAS, DAN AYAM KAMPUNG) JANTAN DI BENGKULU

View through CrossRef
Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai bulan Mei 2019. Dengan tujuan untuk mengetahui komparasi ukuran morfometrik pada tiga jenis ayam domestik (ayam Burgo, ayam Ketarras, dan ayam Kampung) di Bengkulu. Penelitian ini menggunakan 3 jenis ayam jantan domestik di Bengkulu yaitu ayam Burgo, ayam Ketarras, dan ayam Kampung. Ayam yang digunakan masing-masing 10 ekor. Variabel yang diamati adalah bobot badan, panjang shank, panjang dada, lingkar dada, panjang tubuh, panjang rentang sayap, panjang paha atas, panjang paha bawah, panjang jari tengah, dan lingkar shank. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa bobot badan ayam Burgo dewasa rata-rata 1,00 ± 0,10 kg, panjang Shank 65,44 ± 1,66 mm, panjang dada 12,65 ± 0,63 cm, lingkar dada 26,26 ± 0,54 cm, panjang tubuh 29,95 ± 0,37 cm, panjang rentang sayap 34,40 ± 1,58 cm, panjang paha atas 50,28 ± 1,28 mm, panjang paha bawah 87,81 ± 1,14 mm, panjang jari tengah 50,87 ± 0,67 mm, dan lingkar Shank 4,08 ± 0,35 cm. Untuk bobot ayam Ketarras dewasa rata-rata 1,23 ± 0,19 kg, panjang Shank 72,62 ± 2,17 mm, panjang dada 17,77 ± 0,42 cm, lingkar dada 30,10 ± 0,88 cm, panjang tubuh 40,05 ± 2,55 cm, panjang rentang sayap 41,90 ± 2,28 cm, panjang paha atas 98,14  ± 2,02 mm, panjang paha bawah 109,63 ± 0,80 mm, panjang jari tengah 66,94 ± 0,74 mm, dan lingkar Shank 3,99 ± 0,27 cm. Sedangkan ayam kampung dewasa rata –rata bobot badan 1,93 ± 0,16 kg, panjang Shank 74,53 ± 1,74 mm, panjang dada 20,35 ± 0,53 cm, lingkar dada 36,30 ± 0,54 cm, panjang tubuh 47,75 ± 2,34 cm, panjang rentang sayap 55,90 ± 2,28 cm, panjang paha atas 124,14 ± 1,20 mm, panjang paha bawah 159,61 ± 0,99 mm, panjang jari tengah 76,55 ± 0,60 mm, dan lingkar Shank 4,75 ± 0,49cm. Dapat disimpulkan secara umum morfometrik ayam Burgo, ayam Ketarras dan ayam  Kampung yang terdapat di provinsi Bengkulu berbeda, dimana ayam Burgo memiliki karakteristik morfometrik lebih kecil dibandingkan dengan Ketarras dan ayam Kampung.
Title: KOMPARASI UKURAN MORFOMETRIK PADA TIGA JENIS AYAM DOMESTIK (AYAM BURGO, AYAM KETARRAS, DAN AYAM KAMPUNG) JANTAN DI BENGKULU
Description:
Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai bulan Mei 2019.
Dengan tujuan untuk mengetahui komparasi ukuran morfometrik pada tiga jenis ayam domestik (ayam Burgo, ayam Ketarras, dan ayam Kampung) di Bengkulu.
Penelitian ini menggunakan 3 jenis ayam jantan domestik di Bengkulu yaitu ayam Burgo, ayam Ketarras, dan ayam Kampung.
Ayam yang digunakan masing-masing 10 ekor.
Variabel yang diamati adalah bobot badan, panjang shank, panjang dada, lingkar dada, panjang tubuh, panjang rentang sayap, panjang paha atas, panjang paha bawah, panjang jari tengah, dan lingkar shank.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa bobot badan ayam Burgo dewasa rata-rata 1,00 ± 0,10 kg, panjang Shank 65,44 ± 1,66 mm, panjang dada 12,65 ± 0,63 cm, lingkar dada 26,26 ± 0,54 cm, panjang tubuh 29,95 ± 0,37 cm, panjang rentang sayap 34,40 ± 1,58 cm, panjang paha atas 50,28 ± 1,28 mm, panjang paha bawah 87,81 ± 1,14 mm, panjang jari tengah 50,87 ± 0,67 mm, dan lingkar Shank 4,08 ± 0,35 cm.
Untuk bobot ayam Ketarras dewasa rata-rata 1,23 ± 0,19 kg, panjang Shank 72,62 ± 2,17 mm, panjang dada 17,77 ± 0,42 cm, lingkar dada 30,10 ± 0,88 cm, panjang tubuh 40,05 ± 2,55 cm, panjang rentang sayap 41,90 ± 2,28 cm, panjang paha atas 98,14  ± 2,02 mm, panjang paha bawah 109,63 ± 0,80 mm, panjang jari tengah 66,94 ± 0,74 mm, dan lingkar Shank 3,99 ± 0,27 cm.
Sedangkan ayam kampung dewasa rata –rata bobot badan 1,93 ± 0,16 kg, panjang Shank 74,53 ± 1,74 mm, panjang dada 20,35 ± 0,53 cm, lingkar dada 36,30 ± 0,54 cm, panjang tubuh 47,75 ± 2,34 cm, panjang rentang sayap 55,90 ± 2,28 cm, panjang paha atas 124,14 ± 1,20 mm, panjang paha bawah 159,61 ± 0,99 mm, panjang jari tengah 76,55 ± 0,60 mm, dan lingkar Shank 4,75 ± 0,49cm.
Dapat disimpulkan secara umum morfometrik ayam Burgo, ayam Ketarras dan ayam  Kampung yang terdapat di provinsi Bengkulu berbeda, dimana ayam Burgo memiliki karakteristik morfometrik lebih kecil dibandingkan dengan Ketarras dan ayam Kampung.

Related Results

Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas fisik telur ayam Arab, ayam Kampung dan ayam Ketarras serta akseptabilitas telur ayam Ketarras. Uji kualitas fisik telur menggu...
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performans keturunan ayam Arab dengan ayam Arras (Ayam Ketarras) umur 2-12 minggu. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 6 bulan, dim...
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa fase awal produksi pada ayam Ketarras dan ayam Arab betina. Penelitian terdiri 2 perlakuan dan 25 ulangan. Faktor jenis ayam di...
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Ayam Ketarras merupakan ayam dengan komposisi genetik 75% ayam Arab dan 25% ayam Ras petelur. Warna kerabang telur ayam Ketarras mirip dengan warna kerabang telur ayam Kampung. Nam...
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Keragaman Sifat Kualitatif Ayam Kampung Di Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi
Keragaman Sifat Kualitatif Ayam Kampung Di Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi
Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman sifat kualitatif ayam kampung di Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Bahan penelitian ini adalah ayam kampung jantan ...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...

Back to Top