Javascript must be enabled to continue!
Penerjemahan Naskah: Problematika dan Solusi
View through CrossRef
Dalam bahasa Indonesia, manuskrip juga disebut naskah. Berkenaan dengan pengkajian naskah, ada tiga bidang ilmu terkait yang langsung, yaitu kodikologi, paleografi, dan filologi. Kodikologi mengkaji fisik naskah, paleografi meneliti sejarah dan perkembangan huruf dalam naskah, dan filologi membahas teks yang terkandung dalam naskah. Tujuan utama filologi mengungkapkan informasi, fungsi, dan nilai-nilai budaya yang tersimpan di dalam naskah. Untuk mencapai tujuan ini, naskah harus diterjemahkan. Berkenaan dengan ini, pertanyaan yang mucul adalah, apa yang harus dilakukan oleh seorang peneliti naskah agar terjemahannya dapat tepat sasaran, diterima dan dipahami oleh masyarakat masa kini. Dalam proses penerjemahan naskah, ada dua langkah kerja yang harus dilakukan oleh seorang penerjemah, yaitu membuat alih aksara teks dan terjemahannya. Seorang peneliti atau pengkaji naskah yang berperan sebagai penerjemah juga harus menjadi seorang pengalihaksara teks. Untuk menghasilkan terjemahan naskah yang baik, ia harus mempunyai tiga kemampuan, yaitu harus kenal pada huruf atau aksara yang digunakan dalam naskah, harus paham atau mengerti bahasa yang digunakan dalam naskah, dan ketiga harus memiliki pengetahuan budaya yang melatarbelakangi teks sumber serta berpengetahuan luas berkenaan dengan situasi kekinian agar hasil terjemahannya dapat sepadan dari segi kata, frasa, klausa, kalimat, dan makna.
Kata Kunci: naskah, transliterasi, terjemahan, kebudyaan.
Title: Penerjemahan Naskah: Problematika dan Solusi
Description:
Dalam bahasa Indonesia, manuskrip juga disebut naskah.
Berkenaan dengan pengkajian naskah, ada tiga bidang ilmu terkait yang langsung, yaitu kodikologi, paleografi, dan filologi.
Kodikologi mengkaji fisik naskah, paleografi meneliti sejarah dan perkembangan huruf dalam naskah, dan filologi membahas teks yang terkandung dalam naskah.
Tujuan utama filologi mengungkapkan informasi, fungsi, dan nilai-nilai budaya yang tersimpan di dalam naskah.
Untuk mencapai tujuan ini, naskah harus diterjemahkan.
Berkenaan dengan ini, pertanyaan yang mucul adalah, apa yang harus dilakukan oleh seorang peneliti naskah agar terjemahannya dapat tepat sasaran, diterima dan dipahami oleh masyarakat masa kini.
Dalam proses penerjemahan naskah, ada dua langkah kerja yang harus dilakukan oleh seorang penerjemah, yaitu membuat alih aksara teks dan terjemahannya.
Seorang peneliti atau pengkaji naskah yang berperan sebagai penerjemah juga harus menjadi seorang pengalihaksara teks.
Untuk menghasilkan terjemahan naskah yang baik, ia harus mempunyai tiga kemampuan, yaitu harus kenal pada huruf atau aksara yang digunakan dalam naskah, harus paham atau mengerti bahasa yang digunakan dalam naskah, dan ketiga harus memiliki pengetahuan budaya yang melatarbelakangi teks sumber serta berpengetahuan luas berkenaan dengan situasi kekinian agar hasil terjemahannya dapat sepadan dari segi kata, frasa, klausa, kalimat, dan makna.
Kata Kunci: naskah, transliterasi, terjemahan, kebudyaan.
Related Results
PENERJEMAHAN IDIOMATIS PETER NEWMARK DAN MILDRED LARSON
PENERJEMAHAN IDIOMATIS PETER NEWMARK DAN MILDRED LARSON
Abstrak
Bidang penerjemahan pada era globalisasi ini merupakan pengetahuan yang sangat bermanfaat untuk dikuasai. Melalui penguasaan teori penerjemahan berbagai kajian terjem...
Kajian Penerjemahan Berbasis Korpus
Kajian Penerjemahan Berbasis Korpus
Kehadiran linguistik korpus telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai penelitian yang mengkaji bahasa, tak terkecuali kajian penerjemahan. Dampak dari linguistik ko...
Analisis Metode Penerjemahan Subtitle Film Animasi White Snake
Analisis Metode Penerjemahan Subtitle Film Animasi White Snake
Terjemahan adalah mentransfer arti atau makna dari satu bahasa ke bahasa lain. Namun makna yang disampaikan tidak boleh melenceng agar terjemahannya dapat dipahami dan berterima. D...
Penerjemahan Drama Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya: Sebuah Kajian Penerjemahan Teatrikal
Penerjemahan Drama Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya: Sebuah Kajian Penerjemahan Teatrikal
Kajian penerjemahan terapan memberikan peluang kolaborasi antara ilmu penerjemahan dan disiplin ilmu lain. Kolaborasi kajian penerjemahan dan ilmu sastra, khususnya teaterologi, me...
STRATEGI PENERJEMAHAN PUISI-PUISI CHAIRIL ANWAR OLEH RAFFEL DALAM BUKU THE COMPLETE PROSE AND POETRY OF CHAIRIL ANWAR
STRATEGI PENERJEMAHAN PUISI-PUISI CHAIRIL ANWAR OLEH RAFFEL DALAM BUKU THE COMPLETE PROSE AND POETRY OF CHAIRIL ANWAR
This article discusses Indonesian—Poetry translation. The purpose of this article is to describe the strategies of translating poetry of Chairil Anwar by Raffel Raffel in “The Comp...
Teknik dan Ideologi Penerjemahan Pada Puisi Terjemahan ‘Huesca’ Karya Chairil Anwar
Teknik dan Ideologi Penerjemahan Pada Puisi Terjemahan ‘Huesca’ Karya Chairil Anwar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik dan ideologi penerjemahan yang diterapkan oleh Chairil Anwar dalam menerjemahkan kata, frasa, dan klausa pada puisi teks sumb...
Pesan dari Managing Editor
Pesan dari Managing Editor
Salam sejahtera,
Untuk volume 17 edisi 2 tahun 2019, Jurnal Psikologi Sosial (JPS) menerbitkan tujuh naskah dengan topik yang menyentuh berbagai fenomena di masyarakat Indonesia. ...

