Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi tentang Kepemimpinan dalam Perjanjian Lama

View through CrossRef
Research aims to explain leadership in the Old Testament to find out ideally and pragmatically spiritual leadership has essential philosophical principles and in the pragmatic level the leadership is manifested in the light of philosophical principles with a theological ethical nuance. This attitude needs to be emphasized by noting that a Christian leader is an individual who has been redeemed by God, by whom he must be sure that he is called by God to assume the responsibility given. In writing this scientific paper, the writer uses the research method namely: The author obtains data through library research that is the writing books and lecture dictates. Based on the entire discussion, the following conclusions can be drawn: First, the Leader gives influence. This means that a church or organization without a leader will not produce an order of values and good results. Second, the leadership model. This means that there are several leadership models that can be applied in church leadership and leadership in non-Christian institutions. Abstrak Penelitian bertujuan untuk menjelaskan kepemimpinan dalam Perjanjian Lama untuk mengetahui secara idealis maupun pragmatis kepemimpinan rohani itu memiliki prinsip-prinsip filosofis yang esensial dan dalam tataran pragmatis kepemimpinan itu diwujudkan dalam terang prinsip-prinsip filosofis yang bernuansa etis teologis. Sikap ini perlu dipertegas dengan memperhatikan bahwa seorang pemimpin Kristen adalah seorang individu yang telah ditebus Allah, yang olehnya ia harus yakin bahwa ia terpanggil Allah untuk memangku tanggung jawab yang diberikan. Dalam penulisan karya ilmiah ini, penulis menggunakan metode penelitian yaitu: Penulis memperoleh data melalui penelitian kepustakaan yaitu buku-buku penulisan serta diktat-diktat perkuliahan. Berdasarkan seluruh pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Pertama, Pemimpin itumemberikan pengaruh. Artinya gereja atau organisasi tanpa pemimpin tidak akan menghasilkan tatanan nilai dan hasil yang baik. Kedua, model kepemimpinan. Artinya ada beberapa model kepemimpinan yang bisa diterapkan dalam kepemimpinan gereja dan kepemimpinan pada lembaga-lembaga non-Kristen.
Sekolah Tinggi Teologi Baptis Jakarta
Title: Studi tentang Kepemimpinan dalam Perjanjian Lama
Description:
Research aims to explain leadership in the Old Testament to find out ideally and pragmatically spiritual leadership has essential philosophical principles and in the pragmatic level the leadership is manifested in the light of philosophical principles with a theological ethical nuance.
This attitude needs to be emphasized by noting that a Christian leader is an individual who has been redeemed by God, by whom he must be sure that he is called by God to assume the responsibility given.
In writing this scientific paper, the writer uses the research method namely: The author obtains data through library research that is the writing books and lecture dictates.
Based on the entire discussion, the following conclusions can be drawn: First, the Leader gives influence.
This means that a church or organization without a leader will not produce an order of values and good results.
Second, the leadership model.
This means that there are several leadership models that can be applied in church leadership and leadership in non-Christian institutions.
Abstrak Penelitian bertujuan untuk menjelaskan kepemimpinan dalam Perjanjian Lama untuk mengetahui secara idealis maupun pragmatis kepemimpinan rohani itu memiliki prinsip-prinsip filosofis yang esensial dan dalam tataran pragmatis kepemimpinan itu diwujudkan dalam terang prinsip-prinsip filosofis yang bernuansa etis teologis.
Sikap ini perlu dipertegas dengan memperhatikan bahwa seorang pemimpin Kristen adalah seorang individu yang telah ditebus Allah, yang olehnya ia harus yakin bahwa ia terpanggil Allah untuk memangku tanggung jawab yang diberikan.
Dalam penulisan karya ilmiah ini, penulis menggunakan metode penelitian yaitu: Penulis memperoleh data melalui penelitian kepustakaan yaitu buku-buku penulisan serta diktat-diktat perkuliahan.
Berdasarkan seluruh pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Pertama, Pemimpin itumemberikan pengaruh.
Artinya gereja atau organisasi tanpa pemimpin tidak akan menghasilkan tatanan nilai dan hasil yang baik.
Kedua, model kepemimpinan.
Artinya ada beberapa model kepemimpinan yang bisa diterapkan dalam kepemimpinan gereja dan kepemimpinan pada lembaga-lembaga non-Kristen.

Related Results

Kajian Teologis Tentang Sejarah Gereja Dalam Alkitab
Kajian Teologis Tentang Sejarah Gereja Dalam Alkitab
Latar belakang masalah Krisis identitas gereja dirasakan oleh semua orang, kurang pengetahuan kepada sejarah gereja. Seseorang yang kehilangan atau tidak lagi tahu akan masa laluny...
KEPEMIMPINAN DEMOKRASI PADA MADRASAH
KEPEMIMPINAN DEMOKRASI PADA MADRASAH
Tujuan artikel ini untuk menjelaskan tentang kepemimpinan demokratis yang tepat untuk diterapkan di Madrasah. Masalah yang urgen di madrasah saat ini kepemimpinan belum menunjukkan...
Realiasi Hukum Perjanjian Dalam Dinamika Hukum Di Indonesia
Realiasi Hukum Perjanjian Dalam Dinamika Hukum Di Indonesia
Perjanjian merupakan kebutuhan masyarakat dalam upaya meningkatkan kebutuhan di bidang ekonomi. Perjanjian termasuk salah satu hal yang sangat penting bagi masyarakat untuk melakuk...
KLAUSULA EKSONERASI DALAM PERSPEKTIF PERLINDUNGAN KONSUMEN
KLAUSULA EKSONERASI DALAM PERSPEKTIF PERLINDUNGAN KONSUMEN
Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu berinteraksi dengan sesama manusia, interaksi tersebut seringkali diwujudkan dengan sebuah perjanjian, pada mulanya perjanjian dibuat secara...
Konsep Dosa dalam Perjanjian Lama dan Hubungannya dengan Konsep Perjanjian
Konsep Dosa dalam Perjanjian Lama dan Hubungannya dengan Konsep Perjanjian
Abstract. This article discusses the relationship between the concept of sin in the Old Testament and the concept of the covenant. The thesis of this article is that the concept of...
SIKAP INDONESIA TERHADAP PERJANJIAN INTERNASIONAL YANG DIBUAT PEMERINTAH BELANDA
SIKAP INDONESIA TERHADAP PERJANJIAN INTERNASIONAL YANG DIBUAT PEMERINTAH BELANDA
Untuk meneliti kedudukan dari perjanjian-perjanjian Internasional yang dibuat Pemerintah Belanda dan dinyatakan juga berlaku bagi wilayah Hindia Belanda dan sikap Indonesia terhada...
Kepastian Hukum Perjanjian Lisan Arisan Online dalam Perspektif Hukum Perdata
Kepastian Hukum Perjanjian Lisan Arisan Online dalam Perspektif Hukum Perdata
Perjanjian online secara lisan sangat beresiko terjadinya pelanggaran karena anggota yang ikut bisa saja lupa jumlah uang akan dibayarkan, dan aturan lain yang dibuat secara lisan ...
KLAUSULA BAKU DALAM PERJANJIAN ENDORSEMENT DIKAITKAN DENGAN ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK
KLAUSULA BAKU DALAM PERJANJIAN ENDORSEMENT DIKAITKAN DENGAN ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK
Abstract<br />This article aims to find out the validity of standard agreements in general and specially on endorsement  agreement. Validity of the endorsement agreement is r...

Back to Top