Javascript must be enabled to continue!
Kajian Teologis Tentang Sejarah Gereja Dalam Alkitab
View through CrossRef
Latar belakang masalah Krisis identitas gereja dirasakan oleh semua orang, kurang pengetahuan kepada sejarah gereja. Seseorang yang kehilangan atau tidak lagi tahu akan masa lalunya adalah seseorang yang tidak memiliki identitas. Kajian Teologis Tentang Sejarah Gereja Dalam Alkitab. Tujuan penulisan ini untuk mendeskripsikan Kajian teologis tentang sejarah dalam Alkitab. Dengan analisis teks sesuai dengan prinsip-prinsip eksegesis, Untuk mendapatkan makna dan hasil yang terkandung didalam konteks kajian teologis tentang sejarah gereja dalam alkitab. Hasil analisis deskriptif sejarah gereja dalam Alkitab yaitu pertama, Kejujuran. Alkitab mencatat baik keberhasilan maupun kegagalan dari para tokoh didalamnya. Kedua, Pemeliharaan, Alkitab adalah kitab yang sangat terbukti kebenarannya dalam sepanjang sejarah kuno, dengan masih adanya naskah-naskah yang masih bertahan lebih lama dari karya yang lain. Deskripsi kajian teologis tentang sejarah gereja dalam Alkitab terdiri atas: Pertama. Perjanjian Lama, Gereja memiliki relasi dengan umat Allah dalam Perjanjian Lama, dimana dalam Perjanjian Lama Tuhan memilih Abraham sebagai emrio lahirnya bangsa Israel yang merupakan bangsa pilihan Allah. fakta tersebut menunjukkan mengenai permulaan terbentuknya jemaat Perjanjian Lama, dimana dalam kisah tersebut inisiatif seluruhnya bersumber dari Allah. Secara lingustik pandangan diatas juga benar, karena kata Yunani ekklesia muncul berulang kali dalam kaitannya dengan Israel dalam terjemahan Septuaginta. Dalam Septuaginta, ekklesia pada uumnya menerjemahkan kepada orang-orang yang dipanggil keluar untuk dikumpulkan oleh Allah sebagai milik-Nya. Kedua. Perjanjian Baru, Perjanjian Baru untuk gereja adalah ekklesiatikal yang artinya mereka yang dipanggil keluar. Gereja dilihat sebagai kumpulan atau jemaat pilihan, yaitu mereka yang dipanggil Allah. keluar dari dunia, pergi dari dosa dan masuk ke dalam wilayah anugerah. Dalam konteks Perjanjian baru, para rasul yang menjadi juru bicara Allah juga mengklaim bahwa mereka sebagai penyambung lidah untuk menyampaikan firman Allah. Gereja yang adalah ciptaan Kristus dalam sejarah, memiliki akar dalam Perjanjian Lama dan tidak mungkin dipahami dengan tepat tanpa latar belakang itu. Ketiga. Analisis Alkitab,. Gereja adalah sebuah persekutuan yang di dalamnya orang Kristen untuk mendapat pengajaran tentang iman kristiani. Penulis Perjanjian Baru, memakai Perjanjian Lama secara theologis dua puluh tujuh kitab dalam Perjanjian Baru menunjukkan hubungan secara langsung dengan Perjanjian Lama. Yesus Kristus secara konsisten berbicara tentang Perjanjian Lama sebagai dasar dan penjelasan bagi pengajaran dan pelayanan-Nya. Kristus adalah pemilik gereja “Yesus membeli gereja dengan darah-Nya sendiri.
Title: Kajian Teologis Tentang Sejarah Gereja Dalam Alkitab
Description:
Latar belakang masalah Krisis identitas gereja dirasakan oleh semua orang, kurang pengetahuan kepada sejarah gereja.
Seseorang yang kehilangan atau tidak lagi tahu akan masa lalunya adalah seseorang yang tidak memiliki identitas.
Kajian Teologis Tentang Sejarah Gereja Dalam Alkitab.
Tujuan penulisan ini untuk mendeskripsikan Kajian teologis tentang sejarah dalam Alkitab.
Dengan analisis teks sesuai dengan prinsip-prinsip eksegesis, Untuk mendapatkan makna dan hasil yang terkandung didalam konteks kajian teologis tentang sejarah gereja dalam alkitab.
Hasil analisis deskriptif sejarah gereja dalam Alkitab yaitu pertama, Kejujuran.
Alkitab mencatat baik keberhasilan maupun kegagalan dari para tokoh didalamnya.
Kedua, Pemeliharaan, Alkitab adalah kitab yang sangat terbukti kebenarannya dalam sepanjang sejarah kuno, dengan masih adanya naskah-naskah yang masih bertahan lebih lama dari karya yang lain.
Deskripsi kajian teologis tentang sejarah gereja dalam Alkitab terdiri atas: Pertama.
Perjanjian Lama, Gereja memiliki relasi dengan umat Allah dalam Perjanjian Lama, dimana dalam Perjanjian Lama Tuhan memilih Abraham sebagai emrio lahirnya bangsa Israel yang merupakan bangsa pilihan Allah.
fakta tersebut menunjukkan mengenai permulaan terbentuknya jemaat Perjanjian Lama, dimana dalam kisah tersebut inisiatif seluruhnya bersumber dari Allah.
Secara lingustik pandangan diatas juga benar, karena kata Yunani ekklesia muncul berulang kali dalam kaitannya dengan Israel dalam terjemahan Septuaginta.
Dalam Septuaginta, ekklesia pada uumnya menerjemahkan kepada orang-orang yang dipanggil keluar untuk dikumpulkan oleh Allah sebagai milik-Nya.
Kedua.
Perjanjian Baru, Perjanjian Baru untuk gereja adalah ekklesiatikal yang artinya mereka yang dipanggil keluar.
Gereja dilihat sebagai kumpulan atau jemaat pilihan, yaitu mereka yang dipanggil Allah.
keluar dari dunia, pergi dari dosa dan masuk ke dalam wilayah anugerah.
Dalam konteks Perjanjian baru, para rasul yang menjadi juru bicara Allah juga mengklaim bahwa mereka sebagai penyambung lidah untuk menyampaikan firman Allah.
Gereja yang adalah ciptaan Kristus dalam sejarah, memiliki akar dalam Perjanjian Lama dan tidak mungkin dipahami dengan tepat tanpa latar belakang itu.
Ketiga.
Analisis Alkitab,.
Gereja adalah sebuah persekutuan yang di dalamnya orang Kristen untuk mendapat pengajaran tentang iman kristiani.
Penulis Perjanjian Baru, memakai Perjanjian Lama secara theologis dua puluh tujuh kitab dalam Perjanjian Baru menunjukkan hubungan secara langsung dengan Perjanjian Lama.
Yesus Kristus secara konsisten berbicara tentang Perjanjian Lama sebagai dasar dan penjelasan bagi pengajaran dan pelayanan-Nya.
Kristus adalah pemilik gereja “Yesus membeli gereja dengan darah-Nya sendiri.
Related Results
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
Dampak Tingkat Pendidikan Teologi Pelayanan di GKII Daerah Kayan
Dampak Tingkat Pendidikan Teologi Pelayanan di GKII Daerah Kayan
Tujuan penelitian yang terkait dengan tingkat pendidikan tergambarnya paradigma umum tentang tugas dan fungsi Pekerja Gereja dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas penatalayan ...
Gereja Visioner Panggilan Memuridkan “Bangsa”
Gereja Visioner Panggilan Memuridkan “Bangsa”
A visionary church is the dream of every pastor and church congregation, but in the current reality the church is not doing what it wants and expected so that the visionary church...
KONTROVERSI PENGGUNAAN ALAT MUSIK DALAM PERIBADATAN GEREJA KRISTEN
KONTROVERSI PENGGUNAAN ALAT MUSIK DALAM PERIBADATAN GEREJA KRISTEN
Penggunaan alat musik dalam peribadatan gereja Kristen telah menjadi topik kontroversial selama bertahun-tahun. Beberapa denominasi gereja memperbolehkan penggunaan alat musik mode...
Kharismata dan Pertumbuhan Gereja: Analisis Teologis dan Praktis
Kharismata dan Pertumbuhan Gereja: Analisis Teologis dan Praktis
Abstrak
Penelitian ini mengkaji peran kharismata dalam pertumbuhan gereja dari perspektif teologis dan praktis dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan melip...
Tinjauan Teologi Dispensasi Tentang Perbedaan Gereja Kerajaan Dan Gereja Tubuh Kristus
Tinjauan Teologi Dispensasi Tentang Perbedaan Gereja Kerajaan Dan Gereja Tubuh Kristus
Artikel ini membahas tentang suatu perbedaan konseptual antara gereja Kerajaan dan gereja Tubuh Kristus di dalam teologi kristen, khususnya pada perspektif teologi dispensasi. Teol...
TEOLOGI SEBAGAI LANDASAN BAGI GEREJA DALAM MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN
TEOLOGI SEBAGAI LANDASAN BAGI GEREJA DALAM MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN
AbstrakGereja adalah persekutuan orang kudus. Gereja memiliki tugas dan panggilan untuk melakukan pengajaran yang benar kepada orang percaya yang sesuai dengan ajaran Alkitab. Tuga...
Kajian Teologis Peranan Gereja Dalam Memerdekakan Masyarakat Dari Kemiskinan
Kajian Teologis Peranan Gereja Dalam Memerdekakan Masyarakat Dari Kemiskinan
Poverty is a reality that exists within society and is an unavoidable aspect of human life. The Bible explicitly discusses poverty as a constant presence in human existence. The Ch...

