Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISISA CAMPURAN GREEN MATERIAL SEBAGAI ALTERNATIF PEMBUATAN BATA RINGAN UNTUK PEKERJAAN DINDING

View through CrossRef
Didalam dunia konstruksi, dinding merupakan elemen penting. Selain sebagai pembentuk utama suatu bangunan, fungsi lain dari dinding sebagai pemberi penampilan artistik dari bangunan. Sebagian besar proyek konstruksi menggunakan bata sebagai elemen penyusun dindingnya. Kebutuhan akan bata ini mendorong munculnya inovasi baru dalam pembuatan bata, salah satunya adalah bata ringan. Perkembangan  yang semakin pesat dan permintaan pasar, banyak proyek konstruksi yang dituntut untuk cepat dan tepat dalam hal pengerjaannya tanpa mengabaikan faktor kualitasnya. Kemajuan teknologi memungkinkan banyak bahan konstruksi baru yang dapat diciptakan berdampak kepada perkembangan material bahan bangunan seiring dengan tuntutan kebutuhan dalam mencapai biaya, waktu, mutu yang paling efektif dan efisien. Pemilihan mengenai bahan mana yang akan dipakai pada suatu proyek akan memberikan dampak yang cukup besar pada perencanaan jadwal dan biaya proyek. Bata ringan merupakan satu bahan bangunan yang kini mengalami peningkatan kebutuhan, dapat dikatakan sebagai produk bahan bangunan modern sebagai pengganti batu bata merah. Dalam pembuatan bata ringan untuk lebih menghemat bahan bakunya dapat menambahkan bahan-bahan hasil limbah atau bahan penyusunnya diganti dengan bahan limbah lainnya tanpa menurunkan kualitasnya.. Melimpahnya bahan sisa/limbah dari berbagai kegiatan seperti industri, pertanian, perkebunan, energi dan lain-lain perlu dimanfaatkan untuk bahan bangunan guna memenuhi kebutuhan dan pengurangan terhadap dampak lingkungan. Pemanfaatan limbah sebagai campuran bahan bata ringan merupakan salah satu alternatif untuk menghasilkan sebuah produk yang kreatif dan inovasi. Konsep material yang ramah lingkungan (green material) saat ini sedang berkembang di dunia konstruksi telah dibuat pedoman dan aturan perencanaan, pelaksanaan dan operasional bangunan yang betul-betul memperhatikan kondisi lingkungan dan dampak terhadap lingkungan yang timbul. Salah satu bagian penting dalam konsep ini adalah penggunaan material-material konstruksi yang ramah lingkungan. Dimana material konstruksi tersebut diambil, diproduksi, digunakan dan dirawat dengan seminimal mungkin berkontribusi pada kerusakan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan telaah literatur mengenai campuran bahan material yang ramah lingkungan sebagai bahan pembuatan bata ringan yang berpengaruh terhadap kuat tekan, daya serap. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan informasi dan rujukan untuk memanfaatkan limbah sebagai bahan tambahan atau pengganti pembuatan bata ringan dari bahan-bahan yang ramah lingkungan dan memenuhi kualitas yang disyaratkan  
Title: ANALISISA CAMPURAN GREEN MATERIAL SEBAGAI ALTERNATIF PEMBUATAN BATA RINGAN UNTUK PEKERJAAN DINDING
Description:
Didalam dunia konstruksi, dinding merupakan elemen penting.
Selain sebagai pembentuk utama suatu bangunan, fungsi lain dari dinding sebagai pemberi penampilan artistik dari bangunan.
Sebagian besar proyek konstruksi menggunakan bata sebagai elemen penyusun dindingnya.
Kebutuhan akan bata ini mendorong munculnya inovasi baru dalam pembuatan bata, salah satunya adalah bata ringan.
Perkembangan  yang semakin pesat dan permintaan pasar, banyak proyek konstruksi yang dituntut untuk cepat dan tepat dalam hal pengerjaannya tanpa mengabaikan faktor kualitasnya.
Kemajuan teknologi memungkinkan banyak bahan konstruksi baru yang dapat diciptakan berdampak kepada perkembangan material bahan bangunan seiring dengan tuntutan kebutuhan dalam mencapai biaya, waktu, mutu yang paling efektif dan efisien.
Pemilihan mengenai bahan mana yang akan dipakai pada suatu proyek akan memberikan dampak yang cukup besar pada perencanaan jadwal dan biaya proyek.
Bata ringan merupakan satu bahan bangunan yang kini mengalami peningkatan kebutuhan, dapat dikatakan sebagai produk bahan bangunan modern sebagai pengganti batu bata merah.
Dalam pembuatan bata ringan untuk lebih menghemat bahan bakunya dapat menambahkan bahan-bahan hasil limbah atau bahan penyusunnya diganti dengan bahan limbah lainnya tanpa menurunkan kualitasnya.
Melimpahnya bahan sisa/limbah dari berbagai kegiatan seperti industri, pertanian, perkebunan, energi dan lain-lain perlu dimanfaatkan untuk bahan bangunan guna memenuhi kebutuhan dan pengurangan terhadap dampak lingkungan.
Pemanfaatan limbah sebagai campuran bahan bata ringan merupakan salah satu alternatif untuk menghasilkan sebuah produk yang kreatif dan inovasi.
Konsep material yang ramah lingkungan (green material) saat ini sedang berkembang di dunia konstruksi telah dibuat pedoman dan aturan perencanaan, pelaksanaan dan operasional bangunan yang betul-betul memperhatikan kondisi lingkungan dan dampak terhadap lingkungan yang timbul.
Salah satu bagian penting dalam konsep ini adalah penggunaan material-material konstruksi yang ramah lingkungan.
Dimana material konstruksi tersebut diambil, diproduksi, digunakan dan dirawat dengan seminimal mungkin berkontribusi pada kerusakan lingkungan.
Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan telaah literatur mengenai campuran bahan material yang ramah lingkungan sebagai bahan pembuatan bata ringan yang berpengaruh terhadap kuat tekan, daya serap.
Hasil penelitian ini diharapkan memberikan informasi dan rujukan untuk memanfaatkan limbah sebagai bahan tambahan atau pengganti pembuatan bata ringan dari bahan-bahan yang ramah lingkungan dan memenuhi kualitas yang disyaratkan  .

Related Results

Analisis Penggunaan Dinding Façade Beton Precast Pada Gedung 4 Lantai
Analisis Penggunaan Dinding Façade Beton Precast Pada Gedung 4 Lantai
Pekerjaan dinding façade adalah pekerjaan dengan utilitas yang kompleks dan merupakan sumber aktifitas kerja yang dapat menimbulkan bahaya (Hazard) kece...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Pengaruh Berat Volume terhadap Sifat Fisis dan Mekanis Bata Ringan CLC
Pengaruh Berat Volume terhadap Sifat Fisis dan Mekanis Bata Ringan CLC
Untuk keperluan konstruksi yang ringan di tanah lempung (lunak) dan gambut, maka diperlukan suatu inovasi dalam mengurangi berat suatu konstruksi. Terutama sekali adalah berat send...
Optimalisasi Kuat Tekan Bata Merah dengan Penambahan Fly Ash dan Abu Sekam Padi
Optimalisasi Kuat Tekan Bata Merah dengan Penambahan Fly Ash dan Abu Sekam Padi
Bata merah merupakan jenis batu bata yang umum digunakan di Indonesia untuk pembuatan rumah, pagar. Kelebihan dari bata merah adalah tahan cuaca dan tahan asam, polusi dan api. Sem...
Analisa Perbandingan Biaya Pada Kuda Kuda Baja Ringan Dengan Kuda-Kuda Kayu (Gedung Dengan Desain Atap Pelana Dan Luas Atap 554 M2)
Analisa Perbandingan Biaya Pada Kuda Kuda Baja Ringan Dengan Kuda-Kuda Kayu (Gedung Dengan Desain Atap Pelana Dan Luas Atap 554 M2)
Atap adalah salah satu bagian yang penting pada suatu bangunan. Salah satu bagian dari konstruksi atap adalah kuda-kuda. Material kuda-kuda yang paling sering dijumpai di kalangan ...

Back to Top