Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Terhadap Potensi Campuran Abu Kulit Kakao dan Serbuk Cangkang Telur Sebagai Pengganti Pasir Silika Terhadap Kekuatan Tekan Bata Ringan

View through CrossRef
Salah satu bahan penyusun utama bata ringan kategori CLC (Cellular Lightweight Concrete) adalah Silika. Namun proses pembuatan bata ini relatif sangat mahal, karena untuk mendapatkan silika harus menempuh proses produksi tambahan. Dalam penelitian ini, silika digantikan sebagian dengan memanfaatkan limbah kulit kakao yang dijadikan abu (fly ash), dimana abu kulit kakao (AKK) banyak mengandung silika. Untuk mendapatkan hasil yang optimal dari proses hidrasi semen maka AKK dikombinasikan dengan serbuk cangkang telur (SCT) yang banyak mengandung Kalsium Karbonat, sehingga terbentuk material pozolan. Untuk itu, penelitian ini bertujuan utuk menyelidiki karakteristik kekuatan tekan bata ringan CLC akibat pengaruh penambahan campuran AKK+SCT sebagai alternatif pengganti pasir silika. Sementara eksperimen ini membuat empat variasi campuran yaitu: 0% AKK dan SCT, 10% (5% AKK+5%SCT), 15% (10% AKK+5%SCT) dan 20% (15% AKK+5%SCT). Presentasi pengganti variasi campuran AKK dan SCT adalah terhadap jumlah volume pasir silika. Perbandingan pasir-semen yaitu 1:4 dengan nilai rasio air-semen sebesar 0,6. Kuat tekan didapatkan dengan menggunakan metode uji tekan beton, karena pada prinsipnya bata ringan CLC adalah sama dengan beton CLC. Pengujian kuat tekan dilakukan saat umur bata ringan mencapai 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa proses bahan pozzolan AKK+SCT mempunyai kombinasi optimum terhadap proses hidrasi semen. Variasi 10% mempunyai nilai maksimum dibandingkan kombinasi lainnya dengan, kekuatannya meningkat sebesar 11.04% dari bata hebel konvensional. Dengan demikian campuran AKK dan SCT mempunyai potensi untuk memberikan kontribusi sebagai bahan alternatif pengganti pasir silika pada bata ringan CLC.
Title: Studi Terhadap Potensi Campuran Abu Kulit Kakao dan Serbuk Cangkang Telur Sebagai Pengganti Pasir Silika Terhadap Kekuatan Tekan Bata Ringan
Description:
Salah satu bahan penyusun utama bata ringan kategori CLC (Cellular Lightweight Concrete) adalah Silika.
Namun proses pembuatan bata ini relatif sangat mahal, karena untuk mendapatkan silika harus menempuh proses produksi tambahan.
Dalam penelitian ini, silika digantikan sebagian dengan memanfaatkan limbah kulit kakao yang dijadikan abu (fly ash), dimana abu kulit kakao (AKK) banyak mengandung silika.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal dari proses hidrasi semen maka AKK dikombinasikan dengan serbuk cangkang telur (SCT) yang banyak mengandung Kalsium Karbonat, sehingga terbentuk material pozolan.
Untuk itu, penelitian ini bertujuan utuk menyelidiki karakteristik kekuatan tekan bata ringan CLC akibat pengaruh penambahan campuran AKK+SCT sebagai alternatif pengganti pasir silika.
Sementara eksperimen ini membuat empat variasi campuran yaitu: 0% AKK dan SCT, 10% (5% AKK+5%SCT), 15% (10% AKK+5%SCT) dan 20% (15% AKK+5%SCT).
Presentasi pengganti variasi campuran AKK dan SCT adalah terhadap jumlah volume pasir silika.
Perbandingan pasir-semen yaitu 1:4 dengan nilai rasio air-semen sebesar 0,6.
Kuat tekan didapatkan dengan menggunakan metode uji tekan beton, karena pada prinsipnya bata ringan CLC adalah sama dengan beton CLC.
Pengujian kuat tekan dilakukan saat umur bata ringan mencapai 28 hari.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa proses bahan pozzolan AKK+SCT mempunyai kombinasi optimum terhadap proses hidrasi semen.
Variasi 10% mempunyai nilai maksimum dibandingkan kombinasi lainnya dengan, kekuatannya meningkat sebesar 11.
04% dari bata hebel konvensional.
Dengan demikian campuran AKK dan SCT mempunyai potensi untuk memberikan kontribusi sebagai bahan alternatif pengganti pasir silika pada bata ringan CLC.

Related Results

PENGARUH TEPUNG CANGKANG TELUR DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH TEPUNG CANGKANG TELUR DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH GAMBUT
Kedelai edamame (Glycine max (L) Merill.) termasuk salah satu jenis tanaman kacang-kacangan yang sangat potensial sebagai sumber protein nabati. Pertumbuhan, perkembangan dan hasil...
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas fisik telur ayam Arab, ayam Kampung dan ayam Ketarras serta akseptabilitas telur ayam Ketarras. Uji kualitas fisik telur menggu...
Pengaruh Campuran Pasir Terhadap Batu Bata Merah
Pengaruh Campuran Pasir Terhadap Batu Bata Merah
Pasir merupakan suatu partikel-parikel yang lebih kecil dari kerikil dan lebih besar dari butiran lempung yang berukuran 5-0,074 mm yang bersifat tidak plastis dan tidak kohesi. Pa...
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR ITIK TALANG BENIH
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR ITIK TALANG BENIH
Telur merupakan salah satu bahan makanan yang hampir sempurna karena mengandung kaya akan gizi, vitamin dan mineral. Telur memiliki kelemahan yaitu sifatnya cepat rusak, mempunyai ...
Analisis Kuat Tekan Bata Ringan (CLC) Berbahan Dasar Pasir Fakfak Dengan Penambahan Zat Aditif
Analisis Kuat Tekan Bata Ringan (CLC) Berbahan Dasar Pasir Fakfak Dengan Penambahan Zat Aditif
Bata ringan Celullar Lightweight Concrete (CLC) bahan konstruksi yang telah umum di pakai dalam pembangunan gedung-gedung bertingkat bahkan juga rumah tinggal. Dengan material dasa...
BETON NON-PASIR DENGAN AGREGAT CANGKANG KELAPA SAWIT
BETON NON-PASIR DENGAN AGREGAT CANGKANG KELAPA SAWIT
Penelitian ini dimaksudkan untuk memanfaatkan cangkang kelapa sawit sebagai alternatif agregat kasar pada beton non-pasir. Cangkang kelapa sawit mempunyai bobot yang ringan dan kul...

Back to Top