Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HUBUNGAN DURASI TIDUR DENGAN FUNGSI KOGNITIF GERIATRI

View through CrossRef
Penurunan fungsi kognitif berkaitan dengan usia tua merupakan fenomena yang tidak terhindarkan. Penurunan fungsi ini salah satunya disebabkan perubahan struktur otak yang mengalami atrofi. Pola tidur juga diketahui mengalami perubahan seiring dengan proses penuaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan durasi tidur dengan fungsi kognitif geriatri berdasarkan skor Mini-Mental State Examination (MMSE) versi Indonesia dan  The Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-Ina). durasi tidur dengan fungsi kognitif geriatri berdasarkan skor Mini-Mental State Examination (MMSE) versi Indonesia dan  The Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-Ina). Durasi tidur diukur menggunakan instrumen  Sleep Diary Test. Desain penelitian ini adalah  analitik observasional dengan jumlah sampel 55 orang. Hasil penelitian meninjukkan  hubungan yang secara signifikan bermakna antara durasi tidur dengan skor MMSE (p=0.003) vs skor MoCA-Ina (p=0.002) dengan menggunakan uji oneway ANOVA.
Title: HUBUNGAN DURASI TIDUR DENGAN FUNGSI KOGNITIF GERIATRI
Description:
Penurunan fungsi kognitif berkaitan dengan usia tua merupakan fenomena yang tidak terhindarkan.
Penurunan fungsi ini salah satunya disebabkan perubahan struktur otak yang mengalami atrofi.
Pola tidur juga diketahui mengalami perubahan seiring dengan proses penuaan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan durasi tidur dengan fungsi kognitif geriatri berdasarkan skor Mini-Mental State Examination (MMSE) versi Indonesia dan  The Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-Ina).
durasi tidur dengan fungsi kognitif geriatri berdasarkan skor Mini-Mental State Examination (MMSE) versi Indonesia dan  The Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-Ina).
Durasi tidur diukur menggunakan instrumen  Sleep Diary Test.
Desain penelitian ini adalah  analitik observasional dengan jumlah sampel 55 orang.
Hasil penelitian meninjukkan  hubungan yang secara signifikan bermakna antara durasi tidur dengan skor MMSE (p=0.
003) vs skor MoCA-Ina (p=0.
002) dengan menggunakan uji oneway ANOVA.

Related Results

Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan tidur pada umumnya sering kita temukan pada masyarakat awam, terutama pada orang dengan lanjut usia (lansia). Prevalensinya sekitar 76%. Kelompok lansia lebih sering menga...
Hubungan Kebiasaan Tidur dengan Pencapaian Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2019-2021
Hubungan Kebiasaan Tidur dengan Pencapaian Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2019-2021
ABSTRACT Medical students are a subgroup of the general population who are prone to sleep deprivation, possibly due to high learning intensity, clinical tasks including night shift...
Keterkaitan Pola Tidur Yang Buruk Meningkatkan Risiko Hipertensi Terhadap Pecandu Game Online Pada Remaja Putra
Keterkaitan Pola Tidur Yang Buruk Meningkatkan Risiko Hipertensi Terhadap Pecandu Game Online Pada Remaja Putra
AbstrakPola tidur yang buruk yaitu gangguan tidur, kualitas tidur yang buruk, dan durasi tidur yang pendek dapat meningkatkan risiko hipertensi. Hipertensi sendiri kini menjadi pen...
Kualitas tidur dan gejala gangguan saluran pernapasan atas pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2019-2020
Kualitas tidur dan gejala gangguan saluran pernapasan atas pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2019-2020
Tidur dapat mempengaruhi sistem imun serta diatur oleh irama sirkadian yang menentukan waktu untuk tidur dan homeostasis tidur yang menentukan durasi tidur. Deprivasi tidur dan ins...
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI SEREH TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI SEREH TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
Latar Belakang : Lansia dengan hipertensi sering mengalami gangguan kualitas tidur akibat perubahan fisiologis, aktivasi sistem saraf simpatik, serta faktor psikologis seperti kece...
Monitoring Dan Controlling Aktivitas Tidur Menggunakan Smart Belt Berbasis Internet of Things
Monitoring Dan Controlling Aktivitas Tidur Menggunakan Smart Belt Berbasis Internet of Things
Tidur adalah aktivitas penting untuk pemulihan energi, perbaikan sel, dan pengaturan hormon. Tidur yang nyenyak dan optimal bergantung pada posisi tidur yang nyaman dan durasi yang...

Back to Top