Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tingkat Kualitas Tidur Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif (CHF) Dengan Posisi Tidur Semi Fowler, Semi Fowler Miring Kanan, Dan Semi Fowler Miring Kiri di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong

View through CrossRef
Latar Belakang: Gangguan kualitas tidur seseorang sangat salah satunya dipengaruhi oleh posisi tidur. Posisi tidur yang baik menurut Rosulullah SAW adalah posisi tidur miring kanan. Secara kesehatan posisi tidur miring kanan akan mengurangi beban kerja jantung sehingga peredaran darah ke tubuh menjadi lebih baik. Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti tertarik untuk membandingkan kualitas tidur pada pasien gagal jantung kongestif dengan posisi tidur semi fowler, semi fowler miring kanan, dan semi fowler miring kiri.Tujuan: Mengetahui pengaruh tingkat kualitas tidur pada pasien gagal jantung kongestif dengan posisi tidur semi fowler, semi fowler miring kanan, dan semi fowler miring kiri.Metode Peneitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif, dengan menggunakan metode penelitian Randomized Controlled Trial (RCT) yaitu kelompok kontrol dan kelompok terapan. Sebanyak 53 pasien dengan gagal jantung kongestif berpartisipasi sebagai sampel penelitian ini. Analisis data menggunakan Mann whitney.Hasil penelitan: Sebanyak 54,7% sampel mengalami kualitas tidur baik dan sebanyak 18,8% sampel mengalami kualitas tidur kurang baik. Hasil analisis menggunakan Maan Whitney pada kualitas tidur posisi semi fowler dan semi fower miring kanan didapatkan nilai -0,421 dengan taraf signifikansi ρ = 0,674 (>0,05) serta pada kualitas posisi semi fowler dan semi fowler miring kiri didapatkan nilai -0,55 dengan taraf signifikasi ρ = 0,956 (>0,05).Kesimpulan: Gambaran kualitas tidur pasien gagal jantung kogestif pada penelitian ini didapatkan kualitas baik (54,7%), cukup (26,4%), dan kurang baik (18,8%).Rekomendasi: Diharapkan dalam mengobservasi kualitas tidur pada pasien diharapkan untuk  melengkapi observasi teresbut dengan alat video recorder dan hasil photo rontgen. Kata Kunci:Gagal jantung kongestif, posisi tidur, kualitas tidur.
Title: Tingkat Kualitas Tidur Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif (CHF) Dengan Posisi Tidur Semi Fowler, Semi Fowler Miring Kanan, Dan Semi Fowler Miring Kiri di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong
Description:
Latar Belakang: Gangguan kualitas tidur seseorang sangat salah satunya dipengaruhi oleh posisi tidur.
Posisi tidur yang baik menurut Rosulullah SAW adalah posisi tidur miring kanan.
Secara kesehatan posisi tidur miring kanan akan mengurangi beban kerja jantung sehingga peredaran darah ke tubuh menjadi lebih baik.
Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti tertarik untuk membandingkan kualitas tidur pada pasien gagal jantung kongestif dengan posisi tidur semi fowler, semi fowler miring kanan, dan semi fowler miring kiri.
Tujuan: Mengetahui pengaruh tingkat kualitas tidur pada pasien gagal jantung kongestif dengan posisi tidur semi fowler, semi fowler miring kanan, dan semi fowler miring kiri.
Metode Peneitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif, dengan menggunakan metode penelitian Randomized Controlled Trial (RCT) yaitu kelompok kontrol dan kelompok terapan.
Sebanyak 53 pasien dengan gagal jantung kongestif berpartisipasi sebagai sampel penelitian ini.
Analisis data menggunakan Mann whitney.
Hasil penelitan: Sebanyak 54,7% sampel mengalami kualitas tidur baik dan sebanyak 18,8% sampel mengalami kualitas tidur kurang baik.
Hasil analisis menggunakan Maan Whitney pada kualitas tidur posisi semi fowler dan semi fower miring kanan didapatkan nilai -0,421 dengan taraf signifikansi ρ = 0,674 (>0,05) serta pada kualitas posisi semi fowler dan semi fowler miring kiri didapatkan nilai -0,55 dengan taraf signifikasi ρ = 0,956 (>0,05).
Kesimpulan: Gambaran kualitas tidur pasien gagal jantung kogestif pada penelitian ini didapatkan kualitas baik (54,7%), cukup (26,4%), dan kurang baik (18,8%).
Rekomendasi: Diharapkan dalam mengobservasi kualitas tidur pada pasien diharapkan untuk  melengkapi observasi teresbut dengan alat video recorder dan hasil photo rontgen.
 Kata Kunci:Gagal jantung kongestif, posisi tidur, kualitas tidur.

Related Results

GAMBARAN TINGKAT PENERAPAN PRINSIP ETIK KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP KELAS III RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG
GAMBARAN TINGKAT PENERAPAN PRINSIP ETIK KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP KELAS III RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG
GAMBARAN TINGKAT PENERAPAN PRINSIP ETIK KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP KELAS III RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG Afton Feriadi1, Ery Purwanti2, Eka Novyriana31STIKES Muhammad...
PERANAN DIMENSI KUALITAS PELAYANAN DALAM MENDUKUNG KEPUASAN PASIEN
PERANAN DIMENSI KUALITAS PELAYANAN DALAM MENDUKUNG KEPUASAN PASIEN
Setiap rumah sakit berusaha untuk menyajikan pelayanan semaksimal untuk mewujudkan kepuasan pasien. Namun demikian, masih ada kesan pada masyarakat bahwa rumah sakit swasta umumnya...
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ONLINE DAN TINGKAT KEPUASAN SERTA MOTIVASI SISWA TKR DI SMK NEGERI 1 GOMBONG
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ONLINE DAN TINGKAT KEPUASAN SERTA MOTIVASI SISWA TKR DI SMK NEGERI 1 GOMBONG
Abstrak Pada keadaan pandemi Covid-19 sekarang ini setiap sekolah menerapkan pembelajaran online. Salah satunya adalah SMK Negeri 1 Gombong. Pada pelaksanaan pembelajaran online m...
Analisis Marketing Mix (Bauran Pemasaran) Dalam Meningkatkan Penggunaan Tempat Tidur Di Rumah Sakit Tandun Tahun 2019
Analisis Marketing Mix (Bauran Pemasaran) Dalam Meningkatkan Penggunaan Tempat Tidur Di Rumah Sakit Tandun Tahun 2019
Bauran pemasaran merupakan strategi mencampur kegiatan-kegiatan marketing yang meliputi product, price, place, dan promotion, agar dicari kombinasi maksimal sehingga mendatangkan h...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
<p>Rumah Sakit mcmiliki kewajiban untuk memberikan pertolongan (emergency)tanpa mengharuskan pembayaran uang muka terlebih dahulu, hal ini tertuang dalam Pasal 32 ayat (1) da...

Back to Top