Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

THE EFFECT OF FOOT MASSAGE AND PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION ON SLEEP QUALITY IN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) PATIENTS AT GRANDMED LUBUK PAKAM HOSPITAL

View through CrossRef
Penyakit kardiovaskular, juga dikenal sebagai penyakit jantung, umumnya mengacu pada kondisi yang melibatkan penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung, nyeri dada (angina), atau stroke. Kondisi jantung lain yang memengaruhi otot, katup, atau ritme jantung juga dianggap sebagai bentuk penyakit jantung. Istirahat dan tidur merupakan bagian utama dari kesehatan fisik dan mental. Setiap individu yang berada di rumah sakit akan memiliki kualitas tidur yang kurang baik jika dilihat hasulnya dengan orang yang tidur di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pijat kaki dan relaksasi otot progresif terhadap kualitas tidur pada pasien gagal jantung kongestif (CHF) di bangsal CVCU RS GrandMed Lubuk Pacam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian semi-eksperimental (semi-trial) dengan  desain studi one-group pre-trial, intervensi yang dilaksanakan menggunakan metode ini menggunakan dua kelompok. Kelompok pertama terdiri dari pasien CHF dengan penurunan kualitas tidur dan pijat kaki. Kelompok kedua terdiri dari pasien CHF dengan penurunan kualitas tidur dan relaksasi otot bertahap. Berdasarkan uji Wilcoxon di atas diperoleh hasil pengujian dengan p-value: 0,004 berarti p< 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa pijat kaki dan otot progresif berpengaruh signifikan  terhadap kualitas tidur pasien serangan jantung kongestif (CHF) di RS GrandMed Lubuk PaKam.
Title: THE EFFECT OF FOOT MASSAGE AND PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION ON SLEEP QUALITY IN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) PATIENTS AT GRANDMED LUBUK PAKAM HOSPITAL
Description:
Penyakit kardiovaskular, juga dikenal sebagai penyakit jantung, umumnya mengacu pada kondisi yang melibatkan penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung, nyeri dada (angina), atau stroke.
Kondisi jantung lain yang memengaruhi otot, katup, atau ritme jantung juga dianggap sebagai bentuk penyakit jantung.
Istirahat dan tidur merupakan bagian utama dari kesehatan fisik dan mental.
Setiap individu yang berada di rumah sakit akan memiliki kualitas tidur yang kurang baik jika dilihat hasulnya dengan orang yang tidur di rumah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pijat kaki dan relaksasi otot progresif terhadap kualitas tidur pada pasien gagal jantung kongestif (CHF) di bangsal CVCU RS GrandMed Lubuk Pacam.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian semi-eksperimental (semi-trial) dengan  desain studi one-group pre-trial, intervensi yang dilaksanakan menggunakan metode ini menggunakan dua kelompok.
Kelompok pertama terdiri dari pasien CHF dengan penurunan kualitas tidur dan pijat kaki.
Kelompok kedua terdiri dari pasien CHF dengan penurunan kualitas tidur dan relaksasi otot bertahap.
Berdasarkan uji Wilcoxon di atas diperoleh hasil pengujian dengan p-value: 0,004 berarti p< 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa pijat kaki dan otot progresif berpengaruh signifikan  terhadap kualitas tidur pasien serangan jantung kongestif (CHF) di RS GrandMed Lubuk PaKam.

Related Results

Analysis Of The Implementation Of The National Health Insurance Standard Inpatient Class Program (KRIS) At Grandmed Hospital Lubuk Pakam
Analysis Of The Implementation Of The National Health Insurance Standard Inpatient Class Program (KRIS) At Grandmed Hospital Lubuk Pakam
Background: The Standard Inpatient Class (KRIS) Program in the National Health Insurance (JKN) aims to ensure fair and equitable health services for all BPJS Kesehatan participants...
Implementasi Foot Massage Pada Keluarga Dengan Masalah Hipertensi Di Kelurahan Kebon Pala
Implementasi Foot Massage Pada Keluarga Dengan Masalah Hipertensi Di Kelurahan Kebon Pala
Hipertensi merupakan penyakit berbahaya yang mendapat julukan The Silent Killer, karena hipertensi dapat menyerang tanpa adanya tanda atau gejala yang muncul pada tubuh. Penanganan...
Frequency of Common Chromosomal Abnormalities in Patients with Idiopathic Acquired Aplastic Anemia
Frequency of Common Chromosomal Abnormalities in Patients with Idiopathic Acquired Aplastic Anemia
Objective: To determine the frequency of common chromosomal aberrations in local population idiopathic determine the frequency of common chromosomal aberrations in local population...
Breathing pattern characterization in patients with respiratory and cardiac failure
Breathing pattern characterization in patients with respiratory and cardiac failure
El objetivo principal de la tesis es estudiar los patrones respiratorios de pacientes en proceso de extubación y pacientes con insuficiencia cardiaca crónica (CHF), a partirde la s...
Poster 247: Muscle ERRγ Overexpression Mitigates the Muscle Atrophy after ACL injury
Poster 247: Muscle ERRγ Overexpression Mitigates the Muscle Atrophy after ACL injury
Objectives: Anterior cruciate ligament (ACL) reconstruction is the 6th most common orthopedic procedure performed in the United States (1,2). There is substanti...

Back to Top