Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Kebiasaan Tidur dengan Pencapaian Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2019-2021

View through CrossRef
ABSTRACT Medical students are a subgroup of the general population who are prone to sleep deprivation, possibly due to high learning intensity, clinical tasks including night shifts, emotionally challenging work, and lifestyle choices. These factors can lead to poor sleep quality among medical students. Poor sleep quality not only determines academic performance but is also important in determining long-term effects on cognitive, psychosocial, behavioral, and physical health. This study aims to determine how the relationship between sleep habits and academic achievement in students of the Faculty of Medicine, Tarumanagara University. This study used a research design in the form of observational and cross-sectional analytic research as a research study design. Samples were collected by using simple random sampling obtained as many as 163 students of the Faculty of Medicine, the University of Tarumanaga as respondents in this study. Assessment of sleep quality using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire. Academic achievement is assessed based on the results of the GPA block completed. It was found that from 163 respondents from the Faculty of Medicine, Tarumanagara University, 50 (58.1%) had the habit of napping and getting good academic achievement. Nap habits and sleep quality on academic achievement were obtained (p>0.05) then the habit of sleeping with other people, eating, and using gadgets before bed (p>0.05). There was no relationship between nap habits and sleep quality on academic achievement was also a relationship between sleeping habits with other people, eating before bed, and using gadgets 30 minutes before bed on sleep quality. Keywords: Sleep Habbit, Sleep Pattern, Medical Student, Academic Achievement   ABSTRAK Mahasiswa Kedokteran merupakan subgrup dari populasi umum yang rentan terhadap kurang tidur, mungkin dikarenakan intensitas belajar yang tinggi, tugas klinis mencakup jaga malam, pekerjaan yang menantang secara emosional dan pilihan gaya hidup. Faktor-faktor tersebut dapat menyebabkan kualitas tidur yang buruk pada kalangan mahasiswa kedokteran. Kualitas tidur yang buruk tersebut tidak hanya menentukan kinerja akademik namun juga penting dalam menentukan efek jangka panjang kognitif, psikososial, prilaku serta Kesehatan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan kebiasaan tidur terhadap pencapaian akademik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Penelitian ini menggunakan desain penelitian berupa analitik observasional dan cross-sectional sebagai desain studi penelitian. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan didapatkan sebanyak 163 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanaga menjadi responden dalam penelitian ini. Penilaian kualitas tidur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Pencapaian akademik dinilai berdasarkan hasil Indeks Prestasi blok yang diselesaikan. Didapatkan dari 163 responden mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara didapatkan 50 (58,1%) memiliki kebiasaan tidur siang dan mendapatkan pencapaian akademik yang baik. Kebiasaan tidur siang dan kualitas tidur terhadap pencapaian akademik didapatkan (p>0,05) kemudian kebiasaan tidur bersama orang lain, makan dan penggunaan gadget sebelum tidur (p>0,05). Tidak didapatkan adanya hubungan kebiasaan tidur siang dan kualitas tidur terhadap pencapaian akademik dan juga adanya hubungan antara kebiasaan tidur bersama orang lain, makan sebelum tidur dan menggunakan gadget 30 menit sebelum tidur terhadap kualitas tidur. Kata Kunci: Kebiasaan Tidur, Pola Tidur, Mahasiswa Kedokteran, Pencapaian Akademik
Universitas Malahayati Bandar Lampung
Title: Hubungan Kebiasaan Tidur dengan Pencapaian Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2019-2021
Description:
ABSTRACT Medical students are a subgroup of the general population who are prone to sleep deprivation, possibly due to high learning intensity, clinical tasks including night shifts, emotionally challenging work, and lifestyle choices.
These factors can lead to poor sleep quality among medical students.
Poor sleep quality not only determines academic performance but is also important in determining long-term effects on cognitive, psychosocial, behavioral, and physical health.
This study aims to determine how the relationship between sleep habits and academic achievement in students of the Faculty of Medicine, Tarumanagara University.
This study used a research design in the form of observational and cross-sectional analytic research as a research study design.
Samples were collected by using simple random sampling obtained as many as 163 students of the Faculty of Medicine, the University of Tarumanaga as respondents in this study.
Assessment of sleep quality using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire.
Academic achievement is assessed based on the results of the GPA block completed.
It was found that from 163 respondents from the Faculty of Medicine, Tarumanagara University, 50 (58.
1%) had the habit of napping and getting good academic achievement.
Nap habits and sleep quality on academic achievement were obtained (p>0.
05) then the habit of sleeping with other people, eating, and using gadgets before bed (p>0.
05).
There was no relationship between nap habits and sleep quality on academic achievement was also a relationship between sleeping habits with other people, eating before bed, and using gadgets 30 minutes before bed on sleep quality.
 Keywords: Sleep Habbit, Sleep Pattern, Medical Student, Academic Achievement   ABSTRAK Mahasiswa Kedokteran merupakan subgrup dari populasi umum yang rentan terhadap kurang tidur, mungkin dikarenakan intensitas belajar yang tinggi, tugas klinis mencakup jaga malam, pekerjaan yang menantang secara emosional dan pilihan gaya hidup.
Faktor-faktor tersebut dapat menyebabkan kualitas tidur yang buruk pada kalangan mahasiswa kedokteran.
Kualitas tidur yang buruk tersebut tidak hanya menentukan kinerja akademik namun juga penting dalam menentukan efek jangka panjang kognitif, psikososial, prilaku serta Kesehatan fisik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan kebiasaan tidur terhadap pencapaian akademik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian berupa analitik observasional dan cross-sectional sebagai desain studi penelitian.
Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan didapatkan sebanyak 163 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanaga menjadi responden dalam penelitian ini.
Penilaian kualitas tidur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI).
Pencapaian akademik dinilai berdasarkan hasil Indeks Prestasi blok yang diselesaikan.
Didapatkan dari 163 responden mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara didapatkan 50 (58,1%) memiliki kebiasaan tidur siang dan mendapatkan pencapaian akademik yang baik.
Kebiasaan tidur siang dan kualitas tidur terhadap pencapaian akademik didapatkan (p>0,05) kemudian kebiasaan tidur bersama orang lain, makan dan penggunaan gadget sebelum tidur (p>0,05).
Tidak didapatkan adanya hubungan kebiasaan tidur siang dan kualitas tidur terhadap pencapaian akademik dan juga adanya hubungan antara kebiasaan tidur bersama orang lain, makan sebelum tidur dan menggunakan gadget 30 menit sebelum tidur terhadap kualitas tidur.
 Kata Kunci: Kebiasaan Tidur, Pola Tidur, Mahasiswa Kedokteran, Pencapaian Akademik.

Related Results

Kualitas tidur dan gejala gangguan saluran pernapasan atas pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2019-2020
Kualitas tidur dan gejala gangguan saluran pernapasan atas pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2019-2020
Tidur dapat mempengaruhi sistem imun serta diatur oleh irama sirkadian yang menentukan waktu untuk tidur dan homeostasis tidur yang menentukan durasi tidur. Deprivasi tidur dan ins...
Hubungan Kualitas Tidur dengan Tingkat Prestasi Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa
Hubungan Kualitas Tidur dengan Tingkat Prestasi Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa
Mahasiswa kedokteran memiliki angka prevalensi kualitas tidur yang buruk lebih tinggi dibandingkan dengan populasi mahasiswa lainnya. Adanya waktu tidur yang tidak normal dapat ber...
Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Kualitas Tidur Pada Mahaiswa ITSK Dr Rs Soepraoen
Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Kualitas Tidur Pada Mahaiswa ITSK Dr Rs Soepraoen
Latar Belakang: Mahasiswa berada pada fase dewasa awal yang ditandai dengan berbagai tuntutan akademik dan penyesuaian sosial. Beban akademik yang tinggi, jadwal perkuliahan yang p...
Hubungan Tindakan Bullying Dan Stres Terhadap Prestasi Akademik Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2022
Hubungan Tindakan Bullying Dan Stres Terhadap Prestasi Akademik Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2022
Bullying masih terjadi dalam berbagai bentuk di lingkungan pendidikan kedokteran. Umumnya, pelaku bullying adalah dosen atau senior, sedangkan korbannya adalah mahasiswa. Perilaku ...
Hubungan Penggunaan Smartphone Sebelum Tidur dengan Kualias Tidur Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
Hubungan Penggunaan Smartphone Sebelum Tidur dengan Kualias Tidur Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
Mahasiswa terutama mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) memiliki berbagai kegiatan yang perlu ditunjang dengan pemenuhan kualitas tidur yang baik. Kualitas tidur yang baik dapat memb...
Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan tidur pada umumnya sering kita temukan pada masyarakat awam, terutama pada orang dengan lanjut usia (lansia). Prevalensinya sekitar 76%. Kelompok lansia lebih sering menga...
Pengaruh status gizi terhadap kualitas tidur pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara
Pengaruh status gizi terhadap kualitas tidur pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara
Status gizi seseorang dipengaruhi oleh beberapa aspek keturunan, pola hidup, serta lingkungan sekitar. Kualitas tidur merupakan salah satu faktor yang disebabkan oleh pola hidup se...
Hubungan Asupan Lemak Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Di Wilayah Sukoharjo
Hubungan Asupan Lemak Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Di Wilayah Sukoharjo
Mahasiswa sering mengalami gangguan tidur akibat aktivitas yang padat, yang dapat meningkatkan konsumsi makanan pada malam hari. Kualitas tidur yang buruk berdampak pada kesehatan ...

Back to Top