Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Kualitas Tidur dan Fungsi Kognitif Siswa MAN Binjai

View through CrossRef
Background: Sleep is a basic requirement of human beings. Sleeping brain is required to carry out adaptations to long-term structural and chemical needed to learn and remember. Rapid technological advances in recent times can reduce the duration of sleep especially in teenagers. A bad quality of sleep may affect cognitive function that will have an effect on students learning process. Objective: In general, this research aims to know the relationship between sleep quality with cognitive function of MAN Binjai student. Method: This research is a study of analytical method with cross sectional design. Data retrieval is performed only once for collecting primary data with the measuring instrument in the form of a questionnaire. Stratified random sampling technique was used to determine the number of samples. Results: on the analysis of correlation Sprearman obtained a value of 0.001 P (p< 0.05) indicating there is a relationship between sleep quality and cognitive  function. The correlation coefficient (r) is -0.764, which indicates medium relationship between sleep quality and cognitive function of MAN Binjai student. Conclusion:  There is a relationship that is directly proportional between the sleep quality with cognitive function in MAN Binjai students. Keywords: cognitive function, MoCA, PSQI, sleep quality, student   Latar Belakang: Tidur merupakan kebutuhan pokok manusia. Tidur diperlukan otak untuk melaksanakan penyesuaian-penyesuaian kimiawi dan struktural jangka panjang yang diperlukan untuk belajar dan mengingat. Kemajuan teknologi yang begitu pesat belakangan ini dapat mengurangi durasi tidur terutama pada remaja. Kualitas tidur yang buruk dapat memengaruhi fungsi kognitif yang akan berpengaruh terhadap proses belajar siswa. Tujuan: Secara  umum  penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  hubungan kualitas tidur dengan fungsi kognitif siswa MAN Binjai. Metode: Penelitian  ini  merupakan  penelitian  dengan  metode  analitik  dengan desain penelitian potong lintang. Pengambilan data dilakukan hanya sekali untuk mengumpulkan data primer dengan alat ukur berupa kuesioner MoCA dan PSQI. Teknik stratified random sampling digunakan untuk menentukan jumlah sampel. Sampel berjumlah 60 orang. Korelasi spearman digunakan dalam analisis data. Hasil: Dari studi didapatkan r = -0.76(p<0.05) yang menunjukkan adanya korelasi sedang dan berbanding terbalik antara kuesioner M0CA dan PSQI. Kesimpulan:  Terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan fungsi kognitif pada siswa MAN Binjai. Kata Kunci: fungsi kognitif, kualitas tidur, MoCA, PSQI, siswa
Title: Hubungan Kualitas Tidur dan Fungsi Kognitif Siswa MAN Binjai
Description:
Background: Sleep is a basic requirement of human beings.
Sleeping brain is required to carry out adaptations to long-term structural and chemical needed to learn and remember.
Rapid technological advances in recent times can reduce the duration of sleep especially in teenagers.
A bad quality of sleep may affect cognitive function that will have an effect on students learning process.
Objective: In general, this research aims to know the relationship between sleep quality with cognitive function of MAN Binjai student.
Method: This research is a study of analytical method with cross sectional design.
Data retrieval is performed only once for collecting primary data with the measuring instrument in the form of a questionnaire.
Stratified random sampling technique was used to determine the number of samples.
Results: on the analysis of correlation Sprearman obtained a value of 0.
001 P (p< 0.
05) indicating there is a relationship between sleep quality and cognitive  function.
The correlation coefficient (r) is -0.
764, which indicates medium relationship between sleep quality and cognitive function of MAN Binjai student.
Conclusion:  There is a relationship that is directly proportional between the sleep quality with cognitive function in MAN Binjai students.
Keywords: cognitive function, MoCA, PSQI, sleep quality, student   Latar Belakang: Tidur merupakan kebutuhan pokok manusia.
Tidur diperlukan otak untuk melaksanakan penyesuaian-penyesuaian kimiawi dan struktural jangka panjang yang diperlukan untuk belajar dan mengingat.
Kemajuan teknologi yang begitu pesat belakangan ini dapat mengurangi durasi tidur terutama pada remaja.
Kualitas tidur yang buruk dapat memengaruhi fungsi kognitif yang akan berpengaruh terhadap proses belajar siswa.
Tujuan: Secara  umum  penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  hubungan kualitas tidur dengan fungsi kognitif siswa MAN Binjai.
Metode: Penelitian  ini  merupakan  penelitian  dengan  metode  analitik  dengan desain penelitian potong lintang.
Pengambilan data dilakukan hanya sekali untuk mengumpulkan data primer dengan alat ukur berupa kuesioner MoCA dan PSQI.
Teknik stratified random sampling digunakan untuk menentukan jumlah sampel.
Sampel berjumlah 60 orang.
Korelasi spearman digunakan dalam analisis data.
Hasil: Dari studi didapatkan r = -0.
76(p<0.
05) yang menunjukkan adanya korelasi sedang dan berbanding terbalik antara kuesioner M0CA dan PSQI.
Kesimpulan:  Terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan fungsi kognitif pada siswa MAN Binjai.
Kata Kunci: fungsi kognitif, kualitas tidur, MoCA, PSQI, siswa.

Related Results

Hubungan Kebiasaan Tidur dengan Pencapaian Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2019-2021
Hubungan Kebiasaan Tidur dengan Pencapaian Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2019-2021
ABSTRACT Medical students are a subgroup of the general population who are prone to sleep deprivation, possibly due to high learning intensity, clinical tasks including night shift...
Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan tidur pada umumnya sering kita temukan pada masyarakat awam, terutama pada orang dengan lanjut usia (lansia). Prevalensinya sekitar 76%. Kelompok lansia lebih sering menga...
Kualitas tidur dan gejala gangguan saluran pernapasan atas pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2019-2020
Kualitas tidur dan gejala gangguan saluran pernapasan atas pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2019-2020
Tidur dapat mempengaruhi sistem imun serta diatur oleh irama sirkadian yang menentukan waktu untuk tidur dan homeostasis tidur yang menentukan durasi tidur. Deprivasi tidur dan ins...
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS TANAH TINGGI KOTA BINJAI TAHUN 2023
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS TANAH TINGGI KOTA BINJAI TAHUN 2023
Diabetes mellitus merupakan penyakit degenerative yang  peningkatannya terjadi dengan cepat dan dapat menyerang hampir seluruh masyarakat. Penderita diabetes memiliki gejala yang m...
POTRET KEHIDUPAN MASYARAKAT BINJAI TAHUN 1930-1933
POTRET KEHIDUPAN MASYARAKAT BINJAI TAHUN 1930-1933
Abstrak: Penelitian ini  memiliki 3 (tiga) tujuan. Pertama, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kota Binjai saat terjadinya aktivitas perkebunan di Sumatera Timur. Kedua, pen...
Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Kualitas Tidur Pada Mahaiswa ITSK Dr Rs Soepraoen
Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Kualitas Tidur Pada Mahaiswa ITSK Dr Rs Soepraoen
Latar Belakang: Mahasiswa berada pada fase dewasa awal yang ditandai dengan berbagai tuntutan akademik dan penyesuaian sosial. Beban akademik yang tinggi, jadwal perkuliahan yang p...
HUBUNGAN PERILAKU DZIKIR DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANJUT USIA DI DESA CAMPAKAMULYA
HUBUNGAN PERILAKU DZIKIR DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANJUT USIA DI DESA CAMPAKAMULYA
Lansia merupakan individu yang berada pada tahapan dewasa akhir yang usianya dimulai dari 60 tahun keatas. Perubahan fungsi biologis pada lansia salah satunya adalah perubahan pola...

Back to Top